Liputan Rakor Evaluasi Capaian Kinerja Semester I 2013 pada KPPN Lingkup Kanwil DJPBN Prov. D.I. Yogyakarta
Yogyakarta,Perbendaharaan.go.id - Kanwil DJPBN Provinsi D.I. Yogyakarta menyelenggarakan Rakor Evaluasi Capaian Kinerja Semester I 2013 pada hari Senin (29/7). Rakor yang dipimpin oleh Kepala Kanwil DJPBN Prov. D.I. Yogyakarta, Alfiah, dilaksanakan dalam rangka evaluasi atas capaian kinerja KPPN pada semester I 2013. Rakor kali ini juga dilakukan sebagai peningkatan kinerja dan kontribusi masing-masing unit untuk pencapaian kinerja semester berikutnya. Selain itu, rakor dimaksudkan sebagai ajang memperkenalkan profil masing-masing KPPN kepada Kepala Kanwil di masa awal penugasannya. Hadir pada rakor tersebut Kepala Bagian Umum, seluruh Kepala Bidang, Kepala KPPN dan Kepala Subbagian/ Seksi Lingkup Kanwil serta beberapa Kepala Seksi KPPN dan staf.
Rakor yang dimoderatori oleh Kabag Umum, Istu Wahudi, diawali dengan pemaparan profil dan capaian kinerja masing-masing KPPN pada semester I 2013 oleh para Kepala KPPN. Dari paparan yang disampaikan, secara umum capaian kinerja sudah cukup memuaskan dan mencapai target yang telah ditetapkan. Dari 25 IKU KPPN terdapat 2 IKU yang memerlukan perhatian serius yaitu IKU “Penyerapan Belanja Negara dalam DIPA Satker” dan “Ketepatan Pola Penarikan Dana dalam DIPA Satker”.
IKU “Penyerapan Belanja Negara dalam DIPA Satker” pada KPPN Yogyakarta berstatus merah, dari target 40% pada semester I baru tercapai sekitar 25%, sedangkan pada KPPN Wonosari dan Wates sudah hijau dengan masing-masing capaian 46,5% dan 40%. Namun secara agregat realisasi baru 27%, masih merah karena pagu DIPA terbesar disumbangkan dari KPPN Yogyakarta.
Satu IKU lainnya yang masih berstatus merah pada ketiga KPPN adalah “Ketepatan Pola Penarikan Dana dalam DIPA Satker”. IKU ini menggunakan polarisasi stabilize sehingga capaian yang masih kurang maupun yang sudah terlampaui akan berdampak sama.
Menanggapi paparan para Kepala KPPN tersebut, Kepala Kanwil memberikan apresiasi atas prestasi yang sudah dicapai dan berharap agar KPPN dapat mempertahankannya serta terhadap kinerja yang belum tercapai, Kepala KPPN beserta jajaran agar melakukan upaya yang serius. Beliau juga menginstruksikan agar jajaran Kanwil juga mendukung peningkatan kinerja KPPN. Hal lain yang mendapat perhatian beliau adalah terkait retur SP2D, khususnya yang terjadi pada tahun 2005-2011 agar dapat diselesaikan secepatnya sehingga tidak menyebabkan catatan pada Laporan Keuangan.Terkait dengan kinerja Bank Operasional dan Persepsi mitra kerja, Alfiah menginstruksikan agar Kepala KPPN tegas dan tidak segan memberikan teguran kepada Bank yang melakukan pelanggaran dan berkinerja tidak sesuai dengan ketentuan kontrak kerja.
Pada bagian akhir rakor, Kepala Bidang SKKI, M.I. Sri Nuryati menyampaikan paparan tentang Evaluasi Hasil Pemantauan Pengendalian Internal pada KPPN. Secara umum dari evaluasi dan penilaian yang dilakukan UKI-W, KPPN telah melaksanakan pengendalian internal di unit masing-masing dengan baik dan sesuai ketentuan KEP-34/PB/2013. Hasil evaluasi menempatkan KPPN Wates pada posisi teratas dengan nilai 3,5 (sangat baik) disusul KPPN Yogyakarta dan Wonosari dengan poin sama yaitu 3,33 (baik).
Oleh: Sri Purwaningsih – Kontributor Kanwil DJPB Prov. D.I.Yogyakarta




