Sumbawa Besar, djpbn.kemenkeu.go.id, - Seorang peserta Capacity Building ditanya bagaimana anda mensikapi hidup ini ? “Ah kalau saya sih seperti air mengalir saja“. Kepentingan kita bukanlah menentukan Benar atau salah jawaban itu. “Kita akan menemukannya jawabannya pada kegiatan Capacity Building hari ini”, demikian kalimat pembuka dari Supriyanto, trainer PPSDM Kementerian Keuangan.
Bertempat di Aula KPP Pratama Sumbawa Besar, keluarga besar KPPN Sumbawa Besar dan KPPN Bima bersinergi dalam acara Capacity Building. “Kita bersyukur bisa mendatangkan seorang motivator senior ke Sumbawa ini. Untuk itu kita perlu antusias dalam mengikuti setiap kegiatan dalam acara ini. Dengan harapan dapat memberikan pengaruh positif dalam keseharian kita, baik di kantor maupun di luar kantor”, demikian sambutan Kepala KPPN Sumbawa Besar, Wahyu Harmono.
“Hanya ikan mati yang hanyut terbawa arus,” ungkapan yang disampaikan Supriyanto di awal acara. Ya ikan mati menjadi sesuatu yang tidak menarik. Bahkan tidak memberikan pengaruh baik bagi yang lainnya. Beliau pun mereview ulang pengalamannya dahulu. Ketika integritas menjadi barang langka saat itu. “Saya memang bukan orang bersih, tapi akan kah selamanya menjadi orang kotor ?” sebuah argument yang pernah dilontarkannya pada saat menolak gratifikasi atas perintah atasannya.
Beliau menekankan bahwa kesejahteraan dan kecantikan yang sesungguhnya sangat tergantung dari sejauh mana kita menghargai diri sendiri. Bukan dengan uang semata dan berhias. “Bapak/ibu adalah para pelaku sejarah reformasi di Ditjen Perbendaharaan. Untuk mengawal proses itu maka perlu ada perbaikan terus menerus,” ungkap Supriyanto, widyaiswara PPSDM BPPK. Beberapa permainanpun dilakukan untuk mengeksplor kekompakan, keterbukaan, dan semangat berkompetisi dari para peserta.
Acara yang digelar mulai pagi hari Sabtu tanpa terasa jarum jam telah menyentuh angka 15.00 WITA. Mulai dari Kepala Kantor sampai SATPAM kantor dari KPPN Sumbawa Besar dan KPPN Bima ikut dalam kegiatan ini. Ada sekitar 18 orang peserta dari KPPN Sumbawa Besar dan 20 orang peserta dari KPPN Bima. Kelelahan telah terbayar dengan pesan-pesan moral dan motivasi dari trainer. Kesan dan pesan para peserta dituangkan dalam selembar karton panitia. Biarlah kesan acara dibawa panitia. Tapi pesan-pesan selama acara semoga memperbaiki alam bawah sadar para peserta.
Oleh: Tim Media KPPN Sumbawa Besar












