Sidikalang, djpbn.kemenkeu.go.id,- Bertempat di aula KPPN Sidikalang, pada hari Rabu dan Kamis tanggal 20- 21 Mei 2014, KPPN Sidikalang melaksanakan bimbingan teknis Aplikasi Sistem Laporan Bendahara Instansi (SILABI) dan Layanan Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik (MPN G-2) yang dihadiri oleh para Bendahara satker di wilayah pembayaran KPPN Sidikalang.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala KPPN Sidikalang, Suparyanto. Dalam sambutannya, Suparyanto menekankan pentingnya bendahara untuk memahami tugas dan tanggung jawab terhadap uang yang dikelolanya begitupun secara tertib menyetorkan penerimaan negara. Beliau berharap agar seluruh peserta dapat mengikuti acara dengan baik dan penuh semangat karena aplikasi SILABI merupakan hal baru yang akan mempermudah pekerjaan bendahara. Demikian juga dengan layanan MPN G-2 berbasis web, bendahara dapat melakukan pendaftaran terhadap setoran yang akan dilakukan dan membayar melalui ATM, Internet Banking dll tanpa harus datang ke bank persepsi. Oleh karena itu, diharapkan para bendahara dapat terus belajar dan menambah pengetahuan tentang pengelolaan keuangan negara agar laporan yang dihasilkan terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selanjutnya, materi pertama disampaikan Saut Siahaan dan Rafles Purba yang memaparkan materi SILABI yaitu tatacara pembukuan bendahara, mulai dari buku kas umum sampai penerbitan LPJ Bendahara, serta mengingatkan satuan kerja untuk menyampaikan LPJ bendahara ke KPPN secara tertib dan tepat waktu. Kemudian pada Aplikasi SILABI dijelaskan mulai dari pencatatan semua transaksi yang dilakukan oleh bendahara sampai bisa menghasilkan LPJ bendahara dan meminta satuan kerja mempelajari aplikasi tersebut dan apabila menemui kendala segera menghubungi petugas KPPN.
Pada materi kedua yaitu Layanan MPN G-2, selain Kepala Seksi Bank, Moh. Rahman sebagai narasumber, KPPN Sidikalang juga bersinergi dengan pihak eksternal yaitu Kepala KP2KP Sidikalang, yaitu Herry Dirgantara dan Lisda dari Bank BRI. Dalam materinya Moh. Rahman menyampaikan gambaran umum sistem penerimaan negara secara elektronik (MPN G-2) yang merupakan penyempurnaan sistem MPN dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas data transaksi penerimaan negara. Dengan sistem yang baru ini akan diperoleh manfaat antara lain akuntabilitas, fleksibilitas, kecepatan penguasaan kas, ketersediaan layanan tanpa tergantung waktu dan tempat. Selain itu disimulasikan pula tata cara penyetoran PNBP secara billing sistem melalui portal yang dikembangkan oleh Ditjen Anggaran, mulai dari cara melakukan registrasi sampai mendapatkan id billing melalui website www.simponi.kemenkeu.go.id.
Herry Dirgantara juga menjelaskan mengenai tata cara penyetoran pajak secara billing sistem serta mensimulasikan cara registrasi sampai mendapatkan id billing melalui website http://sse.pajak.go.id yang tentunya bermuara pada penyetoran pajak itu sendiri. Sementara Lisda menyampaikan materi mengenai tata cara penyetoran menggunakan media layanan yang disediakan oleh Bank BRI melalui ATM/EDC/Internet Banking.
Pada akhir acara, Kepala KPPN Sidikalang berharap seluruh peserta bimtek dapat memahami materi yang telah disampaikan oleh para narasumber sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah menghadiri kegiatan Bimtek ini sehingga bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Oleh: Kontributor KPPN Sidikalang Kontributor KPPN Sidikalang












