Manna, perbendaharaan.go.id - KPPN Manna melaksanakan evaluasi Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) dan sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 252/PMK.05/2014 di aula KPPN Manna (25–26/2).
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan satuan kerja terkait pengelolaan rekening kementerian/lembaga, serta menyampaikan evaluasi terkait implementasi SPAN yang telah dilaksanakan sejak tanggal 2 Januari 2015.
Kegiatan ini dihadiri oleh para petugas satuan kerja dan dibuka oleh Kepala KPPN Manna, R. Bagus Nursalim. Dalam pembukaannya, Bagus, demikian biasa disapa menyampaikan kepada satker tentang perlunya pemahaman mengenai pengelolaan rekening kementerian/lembaga serta hal-hal yang harus disesuaikan terkait dengan implementasi SPAN. ”SPAN merupakan penyempurnaan sistem pengelolaan keuangan negara melalui integrasi sistem manajemen, penyatuan database, serta kemudahan akses bagi pengguna”, demikian paparnya.
Selanjutnya secara berurutan disampaikan paparan tentang Optimalisasi OMSPAN, Evaluasi Pelaksanaan SPAN, dan Aplikasi SAS oleh Kasi Pencairan Dana dan Manajemen Satker, Abdul Latif dan tim, serta paparan PMK Nomor 252/PMK.05/2014 oleh Kasi Bank, Edi dan tim.
Di akhir setiap sesi diberikan kesempatan untuk sesi tanya jawab dan diskusi. Hal menarik disampaikan oleh satker dalam sesi ini terkait dengan implementasi SPAN. Di satu sisi mereka menyampaikan betapa mereka merasa lebih ribet dalam menyesuaikan dengan sistem baru ini, proses antrian yang lebih lama, SPM sering tertolak, dan beberapa keluhan lainnya. Namun demikian, terdapat hal yang sangat positif tentang SPAN ini. Masih menurut mereka, sistem SPAN ini sangat teliti dan detil, sehingga membantu mereka untuk meminimalisasi kesalahan-kesalahan.
Dengan kegiatan sosialisasi ini, diharapkan satker menjadi lebih terbantu dan lancar dalam menyesuaikan diri dengan berbagai kebijakan pengelola keuangan negara menuju Indonesia yang lebih baik dan sejahtera. Semoga.
Oleh : Kontributor KPPN Manna











