Kulonprogo, djpbn.kemenkgu.go.id kehadiran KPPN Wates ditengah percepatan perekonomian daerah Wates dan sekitarnya terasa. Aktifitas perekonomian dan pemerintahan yang dibiayai oleh APBN dapat dilaksanakan tanpa hambatan dari sisi pencairan APBN.
Stakeholder atau pemangku kepentingan dari KPPN Wates puas dengan pelayanan yang diberikan dengan transparan, cepat, dan tanpa biaya. "pelayanan publik harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel oleh setiap unit pelayanan instansi pemerintah karena kualitas kinerja birokrasi pelayanan publik memiliki implikasi yang luas dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. "Kata Sri Sultan Hamengkubuwono X saat penetapan ISO 9001:2008 (24/02).
Dengan ditepakan berstandar ISO 9001:2008 Sistem Manajemen Mutu, KPPN Wates dinyatakan telah menerapkan standar internasional untuk seluruh pelayanan yang diberikan kepada satker mitra kerja KPPN. &ldquoSertifikasi ISO 9001:2008 bertujuan untuk menjamin kualitas proses pengelolaan organisasi (perencanaan, penerapan, evaluasi dan penyempurnaan), yang ditujukan untuk menghasilkan output yang sesuai dengan harapan pelanggan/pengguna/stakeholders.&rdquo Kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjo Wiryono.
Sebuah Prestasi dan sekaligus tantangan bagi KPPN Wates untuk menjaga standar pada ISO 9001:2008 dapat selalu dilaksanakan. &ldquopenerapan Standar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 diharapkan seluruh pejabat dan pegawai KPPN Wates akan dapat terus meningkatkan kinerja layanannya dengan tetap memegang teguh nilai-nilai Kementerian Keuangan &ldquo kata Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Provinsi DIY Alfiah.
KPPN wates merupakan KPPN ke Dua sebagai KPPN yang ditetapkan berstandar ISO 9001:2008, sesudah KPPN Semarang II. Pada awal tahun 2015 ini ada empat KPPN yang ditetapkan sebagai KPPN berstandar ISO 9001:2008 yaitu KPPN Semarang II, KPPN Wates, KPPN Makassar II dan KPPN Malang.
Oleh: Media Center Ditjen Perbendaharaan











