Berita

Seputar Kanwil DJPb

KANWIL DJPb KALSEL GELAR SOSIALISASI PENCEGAHAN RADIKALISME DAN TERORISME DILINGKUNGAN ASN

Banjarmansin, 18/1/2022, Bintalnas Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan sharing session/sosialisasi “Upaya Bersama Menangkal Paham Radikal dan Pencegahan Terorisme di Lingkungan Kita”. Acara ini digelar secara hybrid bertempat di aula lt II Kanwil DJPb Kalsel dan secara daring yang diikuti oleh pegawai Kementerian Keuangan provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian Sambutan oleh Kepala Kanwil DJPb Kalsel Bpk Sulaimansyah, beliau menyampaikan tentang pentingnya pencegahan aksi radikalisme dan terorisme khususnya dikalangan ASN, upaya ini menjadi tanggung jawab kita Bersama. ita harus waspada terhadap permasalahan yang bisa mengancam persatuan bangsa dalam bentuk gerakan saparatisme,gerakan radikal kanan dan kiri serta terorisme. Untuk itu perlunya kita mengetahui tentang apa itu radikalisme dan terorisme, ciri-cirinya dan bagaimana pencegahannya. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi  oleh Narasumber  Ketua FKPT Kalsel Drs Aliansyah Mahadi, M.AP yang dimoderatori oleh Kasi Kepatuhan Internal Srudono. Aliansyah menyampaikan bagaimana menangkal radikalisme di lingkungan sekitar kita. Faktor radikalisme dapat berkembang di Indonesia adalah faktor kesenjangan ekonomi, keberanekaragaman Indonesia dan faktor pemkembangan media sosial. Pola penyebaran radikalisme yaitu melalui media sosial, media diskusi, keluarga dan lembaga pendidikan. Pemerintah telah memblokir konten radikal yang apabila tidak diblokir akan sangat mempermudah ajaran paham radikal berkembang karena tidak ada filter yang tepat dimasyarakat. Radikalisme menyebabkan runtuhnya bidang ekonomi, keamanan, politik dan tentunya menimbulkan sentimen negatif antar agama. Radikalisme pada dasarnya bertujuan untuk mengubah cara pandang dan norma-norma kebenaran. Terorisme Masih menjadi ancaman serius terhadap Toleransi dan Kerukunan Bangsa. Ciri-ciri gerakan radikal adalah Mengklaim kebenaran tunggal, Mengutamakan ibadah secara penampilan jihad dan menggunakan cara-cara kekerasan. Sikap cinta tanah air sangat berperan penting dalam menangkal radikalisme berkembang. Sedangkan masalah terorisme di Indonesia masih merupakan persoalan yang serius walaupun sudah banyak pelaku teror yang berhasil ditangkap dan diproses hukum, serta sel-sel dan jaringan teroris yang dihancurkan. Akan tetapi eskalasi konflik dibeberapa negara, khususnya di wilayah Timur Tengah yang menunjukkan tanda-tanda mereda, maka potensi radikalisme dan munculnya aksi-aksi terorisme dikhawatirkan akan terus ada karena jaringan teroris selalu menyebarkan jaringannya keseluruh dunia termasuk Indonesia.

Acara dilanjutkan sesi tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Antusiasme audiens di acara ini sangatlah tinggi terbukti berdasarkan dari banyaknya pertanyaan yang muncul dan ditujukan kepada narasumber. Pada akhir acara terdapat pemberian cinderamata oleh Bpk Sualimansyah kepada Drs Aliansyah Mahadi. Semoga dengan diadakannya acara ini, dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita kedepannya.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

Search