Jl. Pramuka No. 63 Bekasi 

Berita

Seputar KPPN Bekasi

JEJAK DIGITALISASI DJPB 2004-2025

Perjalanan digitalisasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan. Digitalisasi dimulai dari fase ketika sistem masih sangat terbatas dan berfungsi untuk mendukung administrasi dasar perbendaharaan, dengan proses yang dominan manual dan berbasis lokal.

Seiring waktu, aplikasi mulai distandardisasi di tingkat satuan kerja, meskipun masih berdiri sendiri dan belum terintegrasi antarproses. Digitalisasi kemudian berkembang dengan menyentuh proses inti penerimaan dan monitoring, sekaligus membangun integrasi eksternal sebagai fondasi sistem perbendaharaan yang lebih andal.

Pada fase berikutnya, pengelolaan APBN beralih ke sistem terintegrasi secara end-to-end, memungkinkan data realisasi tersedia secara near real time. Fragmentasi aplikasi satker pun diakhiri, sehingga seluruh siklus keuangan kementerian dan lembaga berada dalam satu alur data yang terhubung ke pusat.

Kini, digitalisasi DJPb bergerak menuju pemanfaatan data, otomatisasi proses, peningkatan kapasitas sistem, serta perluasan layanan dengan arsitektur yang semakin modern.

Kamu masuk DJPb di fase yang mana?

Desclaimer: konten ini merupakan hasil generate AI #IndonesianTreasury #TransformasiDigitalisasi #BersamaDJPb #HariBaktiPerbendaharaan

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

   

Search