Bertempat di aula gedung yang telah menenerapkan konsep fresh office KPPN Surakarta, pada Kamis pagi 18 Agustus 2022 dilaksanakan penyerahan plakat apresiasi dan piagam penghargaan atas kinerja pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran kepada satker-satker serta Pemerintah Daerah dalam wilayah kerja KPPN Surakarta. Rangkaian acara tersebut diawali dengan Press Release Realisasi APBN sampai dengan pertengahan bulan Agustus 2022, yang disampaikan oleh perwakilan dari Kanwil DJP Jateng II, Kepala KPPN, Kepala KPPBC dan Kepala KPKNL Surakarta. Kolaborasi yang melibatkan gabungan unit Vertikal eselon I Kemenkeu di wilayah Surakarta ini dilaksanakan sebagai perwujudan Kemenkeu 1 dalam pelaksanaan transparansi publik dan penyampaian informasi pengelolaan Keuangan Negara.
 |
 |
Kabid Pendataan Ekstensifikasi dan Penilaian, Basuki Rakhmad menyampaikan bahwa memasuki pertengahan bulan Agustus tahun 2022 Realisisasi Penerimaan Pajak di wilayah kerja Kanwil DJP Jateng II telah mencapai Rp 845.608.950.496 atau sebesar 75,18% dari target. Selanjutnya penerimaan dari cukai dipaparkan oleh Budi Santosa, Kepala KPPBC Surakarta dengan capaian kinerja penerimaan mencapai Rp 1.333.708.929.417,- atau sebesar 63,84% dari target yang dSitetapkan. Adi Wibowo, Kepala KPKNL Surakarta, mengutarakan bahwa untuk Bea Lelang yang terkumpul diinformasikan mencapai nilai Rp. 14.600.000.000,- secara yoy. Ini merupakan suatu pertumbuhan positif yang menggembirakan dibandingkan capaian tahun 2021.
Dari sisi belanja negara yang meliputi Belanja Pemerintah dan Tranfer ke Daerah dan Dana Desa dipaparkan oleh Kepala KPPN Surakarta, Hartana, dari pagu anggaran sebesar Rp. 6,117 Milyar yang dialokasikan telah terealisasi sebesar Rp.3,178 Milyar atau 51,96%. Belanja TKDD yang didalamnya terdapat penyaluran Dana Desa termasuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat telah terealisasikan sebesar Rp.585,67 M atau 60,03% dari pagu yang dialokasikan.
Rangkaian kegiatan press release dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada mitra kerja KPPN Surakarta atas capaian kinerja pelaksanaan anggaran. Penghargaan diberikan dengan beberapa kriteria penghargaan yaitu penghargaan atas kinerja IKPA, Kinerja LPJ bendahara, Kinerja implementasi KKP, implementasi Digipay, partisipasisatker dalam kinerja uji kompetensi PPK dan PPSPM dan penghargaan atas capaian kinerja DFDD oleh Pemerintah Daerah/Kabupaten.
Di akhir kegiatan dilakukan launching inovasi layanan yaitu Bilik Informasi Mandiri (BIMA), yang merupakan optimalisasi pemanfaatan media WA Auto Reply untuk layanan informasi. KPPN Surakarta terus berkomitmen secara berkelanjutan mengimplementasikan program Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) secara konsisten, dan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dengan standar ISO 37001:2016.
