O P I N I

Disclaimer: “Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan instansi/organisasi manapun.

Air, Minyak dan Emulgator: Sebuah Metafora…

Oleh: Andi Dzul Ikhram Nur (Kantor Wilayah DJPb Sulawesi Tenggara)

 

Atalanta vs Sampdoria

Kompetisi sepak bola di negeri pizza atau Italia sudah merupakan hal yang tidak asing bagi banyak orang. Dalam lanjutan kompetisi Serie A (kompetisi sepak bola tertinggi di Italia) yang mempertemukan klub Atalanta melawan klub Sampdoria pada tanggal 1 Maret 2022 lalu, klub Atalanta berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 4-0. Terdapat hal menarik dalam pertandingan tersebut, yaitu setelah Miranchuk berhasil mencetak gol keempat bagi tim Atalanta, ia melakukan selebrasi anti-perang dengan menampilkan gestur meminta maaf seolah menggambarkan bahwa dia tidak mendukung invasi militer Rusia ke wilayah Ukraina. 1

Miranchuk merupakan pemain kebangsaan Rusia. Miranchuk bukanlah pemain klub Atalanta pertama yang melakukan selebrasi anti-perang sebagai bentuk penolakan invasi militer Rusia ke wilayah Ukraina. Adalah Ruslan Malinovsky, seorang pemain klub Atalanta berkebangsaan Ukraina yang melakukan selebrasi dengan mengangkat kostum Atalanta untuk menunjukkan pesan bertuliskan "No War In Ukraine". Hal itu dilakukan Malinovsky saat mencetak gol ke gawang tim Olympiakos pada 25 Februari 2022.2

Kehadiran dua pemain yakni Miranchuk dari Rusia dan Malinovsky dari Ukraina di tim Atalanta yang saling menguatkan merupakan bentuk persahabatan yang seyogianya dapat ditunjukkan oleh Rusia dan Ukraina sebagai suatu hal yang harusnya terjadi.

 

Invasi Rusia ke Ukraina

24 Oktober 2022 menandai delapan bulan masa invasi Rusia ke Ukraina. 24 Februari 2022 lalu Rusia mulai menginvasi Ukraina dari tiga front serangan terbesar terhadap sebuah negara Eropa sejak Perang Dunia II.3 Invasi dimulai  ketika Presiden Rusia, Vladimir Putin mengumumkan “operasi militer khusus” untuk “demiliterisasi dan denazifikasi” Ukraina. Beberapa menit kemudian, serangan rudal dan udara dimulai di seluruh Ukraina, termasuk di ibu kota Kyiv, yang kemudian disertai invasi darat skala besar dari berbagai arah. 

Invasi tersebut mendapat banyak kritik internasional. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengesahkan resolusi yang mengkritik invasi dan menuntut pemunduran penuh pasukan Rusia. Mahkamah Internasional memerintahkan Rusia untuk menghentikan operasi-operasi militer dan Majelis Eropa mengeluarkan Rusia. Banyak negara menetapkan sanksi terhadap Rusia, yang memengaruhi ekonomi Rusia dan dunia, dan memberi bantuan kemanusiaan dan militer ke Ukraina. 4 Hingga saat ini diperkirakan jumlah korban jiwa telah mencapai puluhan ribu orang baik dari pihak Ukraina maupun dari pihak Rusia, baik dari pihak militer maupun dari pihak sipil.

 

Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Indonesia menganut politik luar negeri bebas aktif. Secara bahasa, politik adalah segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dan sebagainya) mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain. Luar negeri adalah negeri luar atau negeri asing. Sedangkan bebas adalah merdeka (tidak dijajah, diperintah, atau tidak dipengaruhi oleh negara lain atau kekuasaan asing). Adapun aktif adalah giat bekerja atau berusaha.5 Penjelasan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, mengatur bahwa yang dimaksud dengan "bebas aktif" adalah politik luar negeri yang pada hakikatnya bukan merupakan politik netral, melainkan politik luar negeri yang bebas menentukan sikap dan kebijaksanaan terhadap permasalahan internasional dan tidak mengikatkan diri secara a priori pada satu kekuatan dunia serta secara aktif memberikan sumbangan, baik dalam bentuk pemikiran maupun partisipasi aktif dalam menyelesaikan konflik, sengketa dan permasalahan dunia lainnya, demi terwujudnya ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. 6

Air, Minyak dan Emulgator

Air dan minyak tidak dapat bersatu. Demikian hal umum yang banyak orang ketahui. Dilansir dari Scientific American, air dan minyak tidak bisa bercampur karena sifat molekulnya yang berbeda.7 Namun demikian, terdapat zat yang ternyata dapat menyatukan keduanya, ialah zat emulgator. Emulgator adalah senyawa yang membantu untuk mengemulsikan kedua zat minyak dan air untuk dapat menyatu. 8

Ada dua jenis emulgator yaitu surfaktan dan hidrokoloid. Surfaktan adalah zat yang dapat berada di permukaan cairan atau antar muka dua cairan dengan cara teradsorbsi. Sedangkan hidrokoloid adalah emulgator yang bekerja dengan membentuk lapisan yang kaku dan bersifat viskoelastik pada permukaan minyak-air. 9 Konsep air dan minyak yang tidak dapat bersatu merupakan metafora dari Rusia dan Ukraina yang saat ini sedang berperang dan tentunya sulit untuk bersatu. Namun demikian, terdapat zat emulgator yang dapat menyatukan air dan minyak. Dalam konteks ini, Indonesia berada pada posisi sebagai zat emulgator. Terdapat dua hal pada zat emulgator yaitu surfaktan dan hidrokoloid, dalam hal ini Indonesia memiliki politik luar negeri bebas aktif dan Presidensi G-20 yang baru saja berakhir.

Sebagaimana diamanatkan oleh Konstitusi, melalui politik luar negeri bebas aktif Indonesia diamanatkan untuk berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan konflik, sengketa dan permasalahan dunia demi terwujudnya ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Adapun konflik Rusia-Ukraina saat ini merupakan konteks yang paling relevan dalam aplikasi konsep politik luar negeri bebas aktif Indonesia guna menciptakan perdamaian abadi antara Rusia dan Ukraina. Momentum Presidensi G-20 ini hanya terjadi sekali setiap generasi 20 tahun sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberi nilai tambah bagi Indonesia, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat internasional sebagai negara yang mampu menciptakan perdamaian dunia, salah satunya dengan meredakan konflik Rusia dan Ukraina.

 *Disclaimer: tulisan ini merupakan opini pribadi dan tidak mewakili sikap atau pandangan organisasi.

--------

1 JPNN, Atalanta vs Sampdoria: Antar La Dea Pesta Gol, Bomber Rusia Lakukan Selebrasi Anti-Perang", https://www.jpnn.com/news/atalanta-vs-sampdoria-antar-la-dea-pesta-gol-bomber-rusia-lakukan-selebrasi-anti-perang, diakses 22 Oktober 2022.

2 Sportstar.id, Bintang Atalanta Ruslan Malinovskyi Kirim Pesan Menyentuh untuk Perang Rusia dan Ukraina, https://www.sportstars.id/read/bintang-atalanta-ruslan-malinovskyi-kirim-pesan-menyentuh-untuk-perang-rusia-dan-ukraina-o837Ds, diakses 22 Oktober 2022.

3 Antara, Lini masa invasi Rusia di Ukraina, https://www.antaranews.com/berita/2895069/lini-masa-invasi-rusia-di-ukraina-jelang-bulan-keempat, diakses 22 Oktober 2022.

4 Gramedia, Garis Waktu dan Kronologi Penyebab Invasi Rusia ke Ukraina, https://www.gramedia.com/literasi/invasi-rusia-ke-ukraina/, diakses 22 Oktober 2022.

5 Dihimpun dari https://kbbi.web.id/ perihal definisi: politik, luar negeri, bebas, aktif, diakses 22 Oktober 2022.

6 Mohammad Hatta adalah orang pertama yang meletakkan dasar-dasar politik luar negeri Indonesia. Dasar-dasar politik luar negeri ini pertama kali dikemukakannya di depan Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP) pada tanggal 2 September 1948, dalam pidatonya yang berjudul “Mendayung di Antara Dua Karang”. Saat itu Mohammad Hatta menjabat sebagai perdana menteri. Pernyataan dari Mohammad Hatta lebih lanjut dijabarkan dalam artikel yang berjudul Indonesia Foreign Policy dan Indonesia between the power bloc yang dimuat dalam majalah Foreign Affairs tahun 1953 dan 1958.

7 Kompas, Mengapa Air dan Minyak Tidak Bisa Menyatu?, https://www.kompas.com/skola/read/2019/12/11/200909569/mengapa-air-dan-minyak-tidak-bisa-menyatu?page=all, diakses 23 Oktober 2022.

8 Vmedis, Macam-Macam Emulgator yang Bisa Kamu Pelajari, https://vmedis.com/macam-macam-emulgator/, diakses 23 Oktober 2022.

9 Majalah Farmasetika, Mengenal Emulgator, Zat Pemersatu Minyak dan Air, https://farmasetika.com/2020/04/28/mengenal-emulgator-zat-pemersatu-minyak-dan-air-dalam-sediaan-kosmetik/, diakses 23 Oktober 2022.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

 

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

 

Search