Liputan Sosialisasi Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Belanja Negara serta Workshop Aplikasi SPM dan SAKPA untuk Satker Tentara Nasional Indonesia Wilayah Kerja KPPN Banjarmasin
Banjarmasin, djpbn.kemenkeu.go.id. - Riuh pekik yel-yel “Keuangan TNI… Aman, Tepat, Akuntabel…” terdengar dari aula KPPN Banjarmasin, Selasa (30/7). Suasana tampak berbeda dari biasanya. Puluhan prajurit berseragam dan berbadan tegap memenuhi ruangan bernuansa biru itu. Sesekali terdengar suara “siap dan!” mengikuti intruksi dari pria yang menenteng tongkat komando di lengan kanannya. Demikian suasana Sosialisasi Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Belanja Negara serta Workshop Aplikasi SPM dan SAKPA untuk Satker Tentara Nasional Indonesia Wilayah Kerja KPPN Banjarmasin.
Dalam sambutan pembuka, Kepala KPPN Banjarmasin, Aris Saputro memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah memenuhi undangan dengan tepat waktu. Bahkan, Komandan Korem 101/ANT Banjarmasin datang langsung menghadiri acara tersebut. “Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada saudara-saudara karena telah memenuhi undangan kami. Ini adalah wujud sinergi dan keseriusan Kementerian Keuangan dan TNI dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang tepat, aman dan akuntabel”. Demikian disampaikan Kepala KPPN Banjarmasin disambut tepuk tangan para peserta.
“Keputusan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Pertahanan Nomor 67/PMK.05/2013 dan 15 Tahun 2013 akan segera diimplementasikan. Saudara-saudara tidak perlu ragu dengan perubahan ini. KPPN Banjarmasin siap membimbing Pengelola Keuangan dan operator sampai bisa”. Lanjut orang nomor satu di KPPN Banjarmasin itu.
Sosialisasi yang bertujuan memberi informasi yang komprehensif mengenai mekanisme tata cara pelaksanaan Anggaran Belanja Negara ini, dihadiri oleh para Pejabat Pengelola Keuangan (KPA, PPK, PP-SPM, dan Bendahara/Pekas) ditambah dua orang operator dari satker TNI wilayah kerja KPPN Banjarmasin, yaitu: Korem 101/ANT Banjarmasin, Rindam VI/MLW Banjarbaru, Denzipur Banjarbaru, Lanud Syamsuddin Noor Banjarbaru, dan Lanal Banjarmasin.
Acara dimulai pada pukul 08.30 s.d. 16.30 yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi Paparan yaitu Substansi Peraturan Bersama Menteri Keuangan No. 67/PMK.05/2013 dan Menteri Pertahanan No. 15 Tahun 2013 oleh Anang Dwie Kurniawan (Kepala Seksi MSKI) dan Bagan Akun Standar oleh Rahmad Riyanto (Kepala Seksi Pencairan Dana), kemudian dilanjutkan dengan sesi Aplikasi yaitu workshop Aplikasi SPM dan SAKPA oleh tim Instruktur KPPN Banjarmasin.
Danrem 101/ANT, Kolonel (Inf) Suharjono, sebelum bertanya mengenai sistem dan prosedur pengelolaan anggaran mengatakan “TNI sangat serius menanggapi perubahan pengelolaan keuangan ini. Oleh karena itu kami berterima kasih telah diundang dan dibekali hal-hal yang baru”.
Meski puasa, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Berbagai pertanyaan teknis dan kendala yang dihadapi mereka layangkan kepada narasumber. Diskusi dan saling berbagi informasi antar peserta mengenai proses bisnis pembentukan satker di internal TNI pun terjadi. Hal ini dimaklumkan karena peserta berasal dari tiga satuan yang berbeda, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
“Dengan sistem pengelolaan keuangan yang baru ini, kami ditargetkan meraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) tahun depan” ungkap Mayor Edhi Purwanto, Pa Pekas Bjm, di sela acara.
Oleh : Alam Haris Harjuni –Kontributor Banjarmasin Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan




