Liputan Rakorwil Kanwil DItjen Perbendaharaan Prov. DKI Jakarta
Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id - Implementasi SPAN menjadi tantangan kepada seluruh jajaran Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. DKI Jakarta sebagai wilayah pertama piloting SPAN dilaksanakan. “Dengan berlakunya system pelayanan yang terintegrasi dengan SPAN, diharapkan kerjasama, konsolidasi dan komunikasi, baik internal antara Kanwil dan KPPN maupun dengan eksternal yaitu Direktorat Transformasi Perbendaharaan dan Direktorat Jenderal Anggaran serta Satuan Kerja harus harmonis dan tetap terjaga” pesan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. DKI Jakarta Hendro Baskoro saat pembukaan rakorwil Kanwil Ditjen Perbendaharaan DKI Jakarta (23/05).
Dalam pelaksanaan SPAN sangat penting untuk menjaga kejelasan informasi dan adanya kepastian. Terutama dalam proses pencairan dana, mitra kerja harus mendapatkan kepastian mengenai penyelesaian SPM yang diajukan kepada KPPN. Sisi teknis yang dilakukan dengan professional memberikan kesan prudent . Tidak kalah penting dari sisi
Teknis dan SOP yaitu Sumber Daya Manusia(SDM) yang paham bagaimana men-deliver service excellent. “setiap unit layanan di lingkup kanwil DJPBN DKI Jakarta segera melakukan internalisasi kepada stafnya masing-masing secara terus menerus untuk melakukan perbaikan atas service excellence agar kepuasan mitra kerja tetap terjaga” tegas Hendro Baskoro.
Rakor yang dilaksanakan dalam 3 hari ini juga diisi dengan diskusi mengenai tiga hal menarik yaitu; yaitu bisnis Porses, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia. Salah satu dari hasil diskusi adalah dibentuk tim task force yang beranggotakan pejabat kanwil dan seluruh KPPN. Tim tersebut bertugas untuk mewadahi koordinasi antara kanwil dan KPPN, Direktorat Transformasi Perbendaharaan dan Direktorat Jenderal Anggaran guna memberikan informasi layanan yang jelas dan pasti kepada mitra kerja.
Kegiatan pengembangan kapasitas (capacity building) bagi seluruh peserta sebagai penutup dari rakor. Kegiatan yang bersifat kebersamaan bertujuan membangun sinergi dan tim yang tangguh adalah sebuah upaya menyegarkan kembali kedudukan pegawai sebagai aktor utama dalam suksesnya sebuah pelayanan.
Oleh: Kontributor Kanwil Ditjen PBN Prov. DKI Jakarta












