Yogyakarta, perbendaharaan. go.id - KPPN Wates ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan Soft Launching KPPN Percontohan Tahap VI untuk wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin, (1/10). Acara tersebut sebagai tindak lanjut dari Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-163/PB/2012 tentang Penetapan KPPN Percontohan di Lingkungan Ditjen Perbendaharaan Tahap VI.
Dipilihnya kota Wates yang mempunyai julukan “The Jewel of Java” sebagai tempat dilaksanakannya Soft Launching KPPN Percontohan Tahap VI,memberikan makna tersendiri bagi para pegawai KPPN Wates. Hal ini terlihat dari semangat dan antusiasme para pegawai beberapa bulan terakhir untuk menyiapkan KPPN Wates hingga layak disebut sebagai KPPN Percontohan baik dari segi sarana prasarana, sumber daya manusia, maupun proses bisnis, dibalas dengan kepercayaan sebagai lokasi Soft Launching KPPN PercontohanTahap VI. Kepercayaan itu pula lah yang memberikan motivasi bagi seluruh pegawai KPPN Wates untuk rela mengorbankan waktu liburnya sebelum acara dimulai, untuk bahu membahu mempersiapkan segala sesuatu demi suksesnya acara dimaksud.
Acara yang dihadiri oleh seluruh Kepala Satuan Kerja dalam wilayah pembayaran KPPN Wates serta jajaran Pimpinan Bank Mitra kerja KPPN Wates berlangsung dalam suasana yang meriah dan penuh kekeluargaan. Tepat pukul 10.00 WIB rangkaian acara dimulai dan diawali dengan tampilan video dan slide show tentang Nilai-nilai Kementerian Keuangan, sejarah singkat KPPN Wates, capaian kinerja, dan profil kantor. Hal ini dimaksudkan agar para undangan mengetahui secara jelas tentang perjalanan sejarah KPPN Wates dan perubahan-perubahan mendasar yang telah dilakukan hingga akhirnya di-launching menjadi KPPN Percontohan.
Kepala KPPN Wates, Lili Khamiliyah mengawali acara dengan memberikan sambutan dan menyampaikan sekilas sejarah perjalanan KPPN Wates mulai dari awal berdiri sampai dengan ditetapkan menjadi KPPN Percontohan. Lebih lanjut Lili Khamiliyah menghimbau agar apa yang telah diperjuangkan oleh para pimpinan pendahulu hingga wajah KPPN Wates menjadi baik seperti saat ini, dapat terus dipertahankan, dipelihara, dan ditingkatkan pada seluruh aspek. Disamping itu juga dikatakan bahwa jauh sebelum penetapan sebagai KPPN Percontohan, KPPN Wates dan KPPN Wonosari telah mengimplementasikan SOP KPPN Percontohan pada tahun 2010 yang lalu. Tak lupa, ia juga menyampaikan Janji Layanan KPPN Wates yang mempunyai motto SMART (Semangat, Melayani, Amanah, Ramah dan Tulus) serta himbauan anti gratifikasi.
Sambutan berikutnya oleh Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten KulonProgo, Ir. Bambang Tri Budi Harsono, yang mewakili Satuan Kerja yang menyampaikan kesannya yang cukup baik atas pelayanan yang di berikan oleh KPPN Wates, antara lain lokasi kantor yang strategis, sarana dan prasarana yang lengkap, kenyamanan ruang front office, serta dukungan sumber daya manusia yang mumpuni dalam membantu kelancaran proses pencairan dana dan penyusunan laporan keuangan.
Selanjutnya Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta, Hendro Baskoro dalam sambutannya menjelaskan secara filosofis pembentukan KPPN Percontohan Tahap I s.d Tahap V yang sudah dirintis sejak tahun 2007. Launching KPPN Percontohan Tahap VI ini merupakan bagian dari proses reformasi birokrasi di Ditjen Perbendaharaan yang never ending dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, kualitas layanan publik didasarkan atas 4 (empat) hal yaitu perubahan paradigma layanan, pemanfaatan kemajuan teknologi informasi, pemenuhan tuntutan publik untuk pelayanan yang lebih baik, dan dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang profesional. Dalam kesempatanitu pula, Hendro Baskoro kembali menyinggung tentang prinsip-prinsip layanan KPPN Percontohan, yaitu Pelayanan satu tempat (one stop service), adanya kepastian waktu penyelesaian (certainty), bisnis proses yang sederhana, pemanfaatan teknologi informasi, memberikan informasi secara real time, transparan dan akuntabel, serta meminimalisir kontak dengan stakeholders (minimizing contact person).
Secara simbolis peresmian KPPN PercontohanTahap VI ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov DIY, Hendro Baskoro, yang didampingi oleh Kepala KPPN Yogyakarta, Kepala KPPN Wates dan Kepala KPPN Wonosari serta para undangan. Usai pengguntingan pita, selanjutnya Hendro Baskoro didampingi Kepala KPPN Wates mengajak seluruh hadirin untuk meninjau ruangan Front Office KPPN Wates. Di ruangan ini, seluruh fasilitas dan layanan yang diberikan oleh KPPN Wates dijelaskan secara rinci oleh Kepala KPPN Wates, Lili Khamiliyah. Beliau juga meminta petugas Front Office SPM mevisualisasikan proses penerimaan SPM hingga menjadi SP2D, serta petugas Front Office Rekon untuk mevisualisasikan rekonsiliasi laporan keuangan bulanan Satker (UAKPA) sampai proses rekonsiliasi selesai.
Sebagai akhir acara, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas diresmikannya KPPN Wates dan KPPN Wonosari sebagai KPPN Percontohan Tahap akhir. Semoga dengan predikat baru ini diharapkan dapat menjadikan titik awal bagi KPPN Wates dan KPPN Wonosari untuk menjadi pelayan masyarakat yang tidak berhenti berinovasi dan terus meningkatkan kinerjanya dengan tetap memegang teguh Nilai-nilai Kementerian Keuangan (Integritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan dan Kesempurnaan).
Kontributor: Imam Tri Wibowo dan AmaliaPratiwi, KPPN Wates.