O P I N I

Disclaimer: “Tulisan ini merupakan opini pribadi penulis dan tidak mewakili pandangan instansi/organisasi manapun.

Treasury English Room: Sebuah Gagasan dalam Rangka Presidensi G20 Indonesia 2022 sebagai Momentum Menjadi Pengelola Perbendaharaan Negara yang Unggul di Tingkat Dunia

Oleh: Andi Dzul Ikhram Nur (Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Tenggara)

Bahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Berdasarkan data yang dihimpun oleh salah satu lembaga pendidikan ternama di Indonesia, Ruangguru, terdapat 400 juta penutur asli dan 2 miliar orang yang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Hal ini menandakan ada sekitar 2,4 miliar orang di dunia yang menggunakan bahasa Inggris. Menurut Richards dan Rodger, 1986, banyak penduduk di berbagai negara memakai bahasa Inggris sebagai alat komunikasi dalam berbagai pertemuan penting tingkat internasional. 

Penguasaan bahasa Inggris menjadi sangat penting karena hampir semua sumber informasi global dalam berbagai aspek kehidupan menggunakan bahasa Inggris. Untuk itu, dapat dikatakan bahwa bahasa Inggris merupakan kunci untuk menjadi insan yang unggul di tingkat dunia di berbagai sektor kehidupan. Penguasaan terhadap bahasa Inggris merupakan hal yang sangat urgen dalam pengembangan sumber daya manusia. Menguasai bahasa Inggris menjadi salah satu kunci untuk tampil terdepan. 

Namun demikian, penguasaan bahasa Inggris yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia masih cenderung rendah. Menurut Lembaga English First (EF), dalam hal EPI (English Proficiency Index) Indonesia termasuk negara yang penguasaan bahasa Inggrisnya cukup rendah. Hal itu berdasarkan riset yang dilakukan EF secara global. Pada 2018 lalu, Indonesia berada di posisi ke-51 dari ke-80 negara internasional yang termasuk dalam riset. Sementara dari 21 negara Asia, Indonesia ada pada peringkat ke-13.

Berdasarkan data di atas dapat diketahui bahwa bahasa Inggris merupakan suatu kebutuhan yang mana saat ini masyarakat Indonesia masih tergolong rendah dalam hal penguasaannya. Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak untuk dapat bersama-sama meningkatkan kemampuan penguasaan bahasa Inggris. Adapun semua pihak yang dimaksud termasuk organ pemerintah, dalam hal ini instansi pemerintah untuk dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris aparaturnya sehingga dapat memberikan layanan yang maksimal dan up-to-date kepada seluruh pemangku kepentingan dengan orientasi dasar informasi yang kuat dan memadai.  

 

Pemerintahan Berkelas Dunia

Penguasaan bahasa Inggris merupakan modal awal untuk menuju pemerintahan berkelas dunia.3 Dalam hal pemerintahan berkelas dunia, hal ini sudah digaungkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan melalui visi menjadi pengelola perbendaharaan negara yang unggul di tingkat dunia dalam rangka mendukung visi Kementerian Keuangan "Menjadi Pengelola Keuangan Negara untuk Mewujudkan Perekonomian Indonesia yang Produktif, Kompetitif, Inklusif, dan Berkeadilan". Hal ini sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-193/PB/2020 tanggal 29 Agustus 2020 tentang Rencana Strategis Direktorat Jenderal Perbendaharaan tahun 2020-2024. 

Marwanto Harjowiryono dalam bukunya Treasury Indonesia Modernisasi Pengelolaan Perbendaharaan Berkelas Dunia, menyampaikan bahwa kemampuan sumber daya manusia adalah penunjang seluruh proses bisnis yang ada pada setiap kantor. Sejalan dengan hal tersebut, Dirjen Perbendaharaan Hadiyanto pada sambutan acara Seminar dan FGD Perumusan Visi Misi dan Blueprint DJPb, mengemukakan tentang konsep New DJPb in Town yang dimaknai kemampuan membangun future practice, untuk merespons kondisi terkini agar fungsi treasury lebih baik lagi, mampu bekerja sesuai tantangan dan kebutuhan yang berdampak konkret kepada pengelolaan keuangan negara. 

Merespons kondisi terkini tentu saja tidak hanya dimaknai sebagai respons terhadap informasi lokal semata, tetapi juga informasi global yang sejatinya didominasi informasi dalam bahasa Inggris. Sebagai respon atas narasi di atas, diperlukan sebuah inovasi yang dapat mengembangkan kemampuan SDM yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam hal penguasaan kompetensi bahasa Inggris sehingga perwujudan visi menjadi pengelola perbendaharaan negara yang unggul di tingkat dunia dapat terpenuhi maksimal. Salah satu upaya yang dapat digunakan yaitu melalui Treasury English Room.  

    Treasury English Room merupakan sebuah gagasan yang dimaksudkan sebagai wadah pengembangan kemampuan bahasa Inggris pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan di seluruh Indonesia. Melalui Treasury English Room ini diharapkan para pegawai termasuk yang mendapatkan penempatan di daerah pelosok dapat melatih kemampuan bahasa Inggris-nya. Kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kerja serta dapat pula memberikan kemanfaatan bagi masyarakat sekitar. Sehingga keberadaan pegawai DJPb di daerah tidak hanya untuk memberikan pelayanan kepada satuan kerja. Dengan demikian, kehadiran DJPb di masyarakat akan semakin dirasakan oleh masyarakat dan hal ini sejalan dengan konsep New DJPb in Town.

Langkah-Langkah Strategis  

Survei kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki oleh pegawai merupakan hal yang perlu dilakukan di awal pelaksanaan Treasury English Room ini. Hal ini bertujuan agar mendapat gambaran kemampuan penguasaan bahasa Inggris pegawai dan mengetahui metode yang tepat dalam pengembangan kemampuan bahasa Inggris yang akan digunakan.

Selanjutnya, perlu pula ditentukan metode pengembangan kemampuan bahasa Inggris pegawai. Salah satunya yaitu melalui diskusi santai dengan mengangkat topik yang ringan dan mampu mengajak pegawai untuk berbicara dalam bahasa Inggris meskipun belum lancar. Metode ini lazim digunakan oleh berbagai English Club. Reward dapat diberikan kepada pegawai yang berhasil mengembangkan kemampuan bahasa Inggrisnya sehingga menjadi pemicu semangat yang efektif untuk para pegawai dapat meningkatkan kemampuan. 

Momentum G20

Pertemuan G20 pada tahun 2022 ini diselenggarakan di Indonesia. Dalam pertemuan yang melibatkan forum kerja sama multilateral dari sembilan belas negara utama dan Uni Eropa (EU) ini tentunya akan terdapat sharing informasi global yang disampaikan dalam bahasa Inggris. Untuk itu, Pertemuan G20 ini selayaknya juga menjadi momentum bagi kita untuk dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kita, dan salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan adalah melalui Treasury English Room. 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

 

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

 

Search