Jl. H. Adam Malik No. 271 KM 8
Kec. Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225

RUPA-RUPA BENGKULU

 

 

BUNGA RAFFLESIA

Rafflesia arnoldii dikenal sebagai bunga terbesar di dunia dengan diameter yang dapat mencapai lebih dari satu meter. Bunga ini tumbuh secara alami di hutan tropis Bengkulu dan memiliki ciri khas berupa aroma menyengat yang digunakan untuk menarik serangga penyerbuk. Selain Rafflesia arnoldii, beberapa jenis rafflesia lain juga ditemukan di hutan Bengkulu seperti Rafflesia gadutensis, Rafflesia hasseltii, Rafflesia kemumu, dan Rafflesia bengkuluensis. Keberadaan Rafflesia menjadi simbol kekayaan alam Bengkulu sekaligus daya tarik wisata dan penelitian botani di Indonesia.

 

BATIK BESUREK

Batik Besurek merupakan kain batik khas Bengkulu yang memiliki ciri utama berupa motif kaligrafi Arab yang dipadukan dengan ragam corak flora, fauna, serta ikon daerah seperti Rafflesia sebagai identitas budaya lokal. Nama “Besurek” berasal dari bahasa Bengkulu yang berarti “bersurat” atau “bertuliskan”, merujuk pada motif huruf Arab yang menghiasi kain tersebut. Batik Besurek menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Bengkulu yang sering digunakan dalam acara adat, pemerintahan, maupun kegiatan resmi daerah.

 

ALAT MUSIK DOL

Dol merupakan alat musik tradisional khas Bengkulu yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pemukul khusus. Dol memiliki bentuk menyerupai beduk dengan ukuran besar dan menghasilkan suara ritmis yang kuat serta khas. Alat musik ini biasanya digunakan dalam berbagai upacara adat, pertunjukan seni, dan kegiatan budaya masyarakat Bengkulu. Keberadaan Dol menjadi bagian penting dari warisan budaya daerah yang terus dilestarikan secara turun-temurun hingga saat ini.

 

FESTIVAL TABOT

Festival Tabot merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan pada bulan Muharram untuk mengenang wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Karbala. Festival ini diisi dengan berbagai kegiatan adat, pertunjukan seni, arak-arakan, tabuhan Dol, serta prosesi budaya khas Bengkulu. Tabot sendiri berbentuk bangunan menyerupai menara yang dihias dengan ornamen berwarna-warni dan diarak oleh masyarakat. Festival Tabot menjadi salah satu daya tarik budaya dan pariwisata yang mencerminkan kekayaan tradisi masyarakat Bengkulu.

  

PARIWISATA

 

PANTAI PANJANG

Pantai yang membentang sekitar 7 km di pesisir Samudra Hindia dengan hamparan pasir putih yang luas, ombak yang khas, serta deretan pohon cemara dan pinus di sepanjang kawasan pantai. Pantai Panjang menjadi tempat favorit masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati pemandangan laut, olahraga ringan, serta dikenal memiliki pemandangan matahari terbenam yang indah di tepi pantai.

Lokasi: Kota Bengkulu (https://maps.app.goo.gl/fwpLmAuEQTjMBfL39?g_st=aw)

 

BENTENG MARLBOROUGH

Benteng peninggalan Inggris yang dibangun pada awal abad ke-18. Benteng ini memiliki arsitektur khas kolonial berbentuk kura-kura dengan dinding kokoh, meriam pertahanan, serta menghadap langsung ke pesisir Kota Bengkulu. Benteng Marlborough menjadi salah satu situs sejarah dan destinasi wisata penting yang mencerminkan jejak kolonial dan perkembangan sejarah Bengkulu.

Lokasi: Kota Bengkulu (https://maps.app.goo.gl/fwpLmAuEQTjMBfL39?g_st=aw)

 

RUMAH PENGASINGAN BUNG KARNO

Rumah bersejarah tempat Ir. Soekarno menjalani masa pengasingan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1938–1942 di Bengkulu. Rumah ini menyimpan berbagai peninggalan yang berkaitan dengan kehidupan Bung Karno selama berada di Bengkulu. Kini, Rumah Pengasingan Bung Karno menjadi museum dan destinasi wisata sejarah yang menggambarkan perjuangan Bung Karno sebelum Indonesia merdeka.

Lokasi: Kota Bengkulu (https://maps.app.goo.gl/tvwRRd57rBPLkQbz9?g_st=aw)

 

 

 

         

Hak Cipta Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bengkulu
JL. H. Adam Malik No. 271 Km.8
Kec. Gading Cempaka, Kota Bengkulu
Bengkulu 38225
Tel: (0736) 5511-232

IKUTI KAMI

   

 

Search