SP-2/WPB.09/2026
APBN Tancap Gas di Awal 2026: Ekonomi Bengkulu Menggeliat, Inflasi Terkendali, dan Kesejahteraan Warga Meningkat
BENGKULU, 27 Februari 2026 – Memasuki awal tahun 2026, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) regional Bengkulu menunjukkan kinerja impresif sebagai pelindung daya beli masyarakat dan stimulus pertumbuhan ekonomi di Bumi Rafflesia. Realisasi hingga 31 Januari 2026 membuktikan bahwa desain kebijakan fiskal yang ekspansif sengaja diciptakan untuk memompa likuiditas secara efektif ke dalam perekonomian daerah sejak awal tahun.
Fondasi Ekonomi Makro yang Solid dan Inklusif
Kehadiran APBN terbukti sangat krusial dalam menjaga fondasi ekonomi masyarakat Bengkulu. Peran APBN sebagai peredam guncangan (shock absorber) terbukti efektif menekan angka inflasi bulan Januari di Bengkulu pada level 4,8%. Angka inflasi daerah tersebut lebih baik dan lebih terkendali dibandingkan inflasi nasional yang berada di angka 5,11%. Intervensi APBN juga sukses menciptakan lapangan kerja, sehingga Tingkat Pengangguran Terbuka berada jauh di bawah angka nasional, yakni hanya 3,37%. Pertumbuhan ekonomi yang dicapai juga semakin inklusif, tercermin dari membaiknya angka ketimpangan atau Gini Ratio di posisi 0,339.
Akselerasi Belanja Negara dan Inovasi Pro-Rakyat
Mesin penggerak ekonomi daerah melalui instrumen belanja langsung menunjukkan akselerasi yang luar biasa. Realisasi Belanja Negara mencapai Rp1.377,83 miliar atau 10,34% dari target. Angka ini tumbuh positif sebesar 9,59% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan bahwa APBN langsung tancap gas di awal tahun. Belanja Modal dari Pemerintah Pusat melonjak drastis hingga 124,94% dibandingkan tahun lalu karena kesuksesan pembukaan blokir anggaran dengan cepat, sehingga pembangunan fisik bisa segera dinikmati masyarakat. Terdapat inovasi kebijakan yang sangat pro-rakyat, di mana Tunjangan Profesi Guru kini disalurkan langsung dari Kas Negara ke rekening para guru, memotong rantai birokrasi. Hingga Februari, Rp144,05 miliar dana tunjangan telah masuk ke rekening 17.788 guru di Bengkulu, yang langsung mendongkrak perputaran ekonomi lokal. APBN juga menginvestasikan Rp173,23 miliar di Bengkulu untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjangkau 270.541 siswa, balita, dan ibu hamil/menyusui. Program MBG ini berhasil menciptakan multiplier effect bagi UMKM lokal dengan melibatkan 471 supplier dan 114 Satuan Pelayanan.
Lonjakan Ekspor dan Penerimaan Negara yang Tangguh
Di tengah fluktuasi harga komoditas utama, roda perekonomian Bengkulu terbukti tangguh. Pendapatan Negara berhasil terkumpul sebesar Rp149,6 miliar. Pajak Penghasilan (PPh) Non-Migas mampu tumbuh 16,83%, membuktikan menguatnya basis aktivitas ekonomi masyarakat di luar sektor komoditas utama seperti sawit dan batu bara. Sektor Kepabeanan dan Cukai mencatatkan lonjakan fantastis hingga 22.047%, mencapai Rp1,03 miliar. Peningkatan ini tidak lepas dari kelancaran arus logistik setelah kedalaman alur Pelabuhan Pulau Baai ditingkatkan menjadi 6,5 meter. Kelancaran pelabuhan tersebut membuat volume ekspor Bengkulu menembus 8.283,4 Metric Ton dengan nilai Rp13,68 miliar. Di sisi perlindungan masyarakat, fungsi pengawasan sukses melakukan 21 penindakan terhadap barang ilegal, mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp319,13 juta.
Dukungan Penuh untuk Wirausaha Mandiri
APBN juga merangkul para pelaku UMKM agar semakin berdaya saing di awal tahun ini. Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah tersalurkan secara masif sebesar Rp315,61 miliar kepada 4.066 debitur. Lebih dari 72% penyaluran KUR tersebut mengalir tepat sasaran ke sektor produktif, seperti pertanian. Bagi usaha ultra mikro yang tidak terjangkau layanan perbankan, kredit UMi hadir dan telah tersalurkan hingga Rp844,5 Juta.
Kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah menjadi kunci utama keberhasilan ini. Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan terbaik, profesional, tanpa biaya, serta menjaga Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) demi kesejahteraan seluruh masyarakat Bengkulu.
Selengkapnya Press Release APBN KiTo Provinsi Bengkulu s.d. 31 Januari 2026 dapat diakses pada: https://www.youtube.com/watch?v=pi7Us-aGLmY&t=361s











