SP-11/WPB.09/2025
Ekonomi Bengkulu Tumbuh Kokoh: #UangKita Periode April 2026 Kerja Keras Pastikan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Terjaga
Bengkulu, 21 Mei 2026 – Selama April 2026, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus menunjukkan peran vitalnya sebagai pelindung ekonomi masyarakat di Provinsi Bengkulu. Hingga 30 April 2026, kinerja fiskal regional tercatat sangat positif, didorong oleh geliat ekonomi warga dan akselerasi belanja pemerintah yang fokus pada layanan publik serta penguatan daya beli.
Ekonomi Tumbuh, Harga-harga Stabil
Ekonomi Bengkulu pada Triwulan I 2026 berhasil tumbuh kuat di angka 4,72%. Hal ini dibarengi dengan tingkat inflasi yang sangat terkendali, yakni sebesar 3,23%. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Bengkulu karena menunjukkan bahwa daya beli warga tetap terjaga dan harga kebutuhan pokok di pasar masih terjangkau. Keberhasilan ini juga tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang positif, menandakan kesejahteraan sedulur petani di desa-desa semakin membaik.
Wujud Gotong Royong: Pendapatan Negara Meningkat
Pendapatan Negara di Bengkulu tumbuh signifikan sebesar 17,46% mencapai Rp846,68 Miliar. Kenaikan ini terutama didorong oleh penerimaan pajak yang tumbuh 20,36%, sebuah sinergi nyata dari masyarakat dan dunia usaha yang semakin sehat. Pajak dan PNBP yang dikumpulkan adalah wujud gotong royong warga. Satu catatan membanggakan hadir dari sektor ekspor. Volume ekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai melesat tajam, meningkatkan penerimaan Bea Cukai hingga ribuan persen. Ini menandakan komoditas unggulan Bengkulu semakin kompetitif di pasar dunia, yang pada akhirnya akan menciptakan lapangan kerja dan menghidupkan logistik lokal. Pendapatan negara ini kembali ke Bengkulu dalam bentuk pembangunan jalan, irigasi, hingga subsidi modal untuk UMKM.
Menyalurkan Manfaat #UangKita: Dari Infrastruktur hingga Makan Bergizi Gratis
Hingga akhir April, Belanja Negara telah disalurkan sebesar Rp4,71 Triliun. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat:
- Pembangunan Infrastruktur
Belanja modal melonjak 168,73%, digunakan untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat, jaringan irigasi Air Alas (Seluma) dan Majunto (Mukomuko) untuk petani, serta perbaikan jalan lintas Tais-Manna hingga batas Sumatera Selatan.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program unggulan ini telah menjangkau lebih dari 331 ribu siswa, balita, dan ibu hamil di Bengkulu dengan realisasi Rp408 Miliar. Selain memastikan gizi anak sekolah, program ini menghidupkan ekonomi melalui lebih dari 800 supplier bahan pangan lokal.
- Kesejahteraan Guru
Tunjangan Profesi Guru (TPG) kini disalurkan langsung dari Kas Negara ke rekening masing-masing guru tanpa perantara. Hingga April, Rp311,18 Miliar telah cair ke rekening hampir 20.000 guru di Bengkulu untuk memastikan pahlawan tanpa tanda jasa kita hidup sejahtera.
- Dukungan Kredit Usaha UMKM
Melalui program KUR dan UMi, APBN telah membantu permodalan bagi lebih dari 22.000 pengusaha kecil di Bengkulu dengan total dana mencapai Rp1,45 Triliun. Ini adalah motor penggerak ekonomi kerakyatan agar UMKM Bengkulu naik kelas.
- Pendidikan dan Kesehatan
Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp3,2 Triliun memastikan 359 ribu siswa mendapatkan bantuan BOS dan layanan kesehatan di Puskesmas melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tetap berjalan optimal.
Komitmen Pelayanan: Profesional, Akuntabel, Cepat, Amanah, Kolaboratif (PACAK)
Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu terus berkomitmen menjaga setiap rupiah #UangKita dengan integritas tinggi. Seluruh layanan yang diberikan kepada mitra kerja dan masyarakat dipastikan Gratis (Rp0,-).
Masyarakat diajak untuk terus mengawal penggunaan APBN. Dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel melalui semangat DJPb BENGKULU PACAK, APBN akan terus menjadi instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat di Bumi Merah Putih.



