SP-4/WPB.09/2025
APBN KiTa Bengkulu Q3 2025: Di Tengah Adaptasi Fiskal, Belanja Negara Tumbuh Agresif, Dorong Kesejahteraan Petani dan Percepatan Infrastruktur

Bengkulu, 29 Oktober 2025 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu merilis Laporan Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) regional hingga 30 September 2025. Laporan ini menunjukkan dualitas kinerja fiskal yang resilien: adaptasi besar pada sisi pendapatan akibat konsolidasi administrasi, diimbangi dengan akselerasi yang agresif pada Belanja Negara, terutama untuk investasi infrastruktur dan layanan publik.
Defisit APBN regional Bengkulu tercatat sebesar Rp8.678,82 M. Defisit yang signifikan ini dikelola secara bijaksana sebagai instrumen strategis pembangunan. Angka ini secara fundamental merefleksikan aliran dana bersih (Net Flow) dari Pemerintah Pusat ke Provinsi Bengkulu, yang difokuskan pada penguatan infrastruktur, layanan publik, dan pemberdayaan masyarakat, demi mewujudkan kemakmuran Bengkulu.
"Kinerja ekonomi Bengkulu menunjukkan resiliensi yang tinggi, didukung oleh daya beli petani yang luar biasa kuat, tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang jauh di atas nasional. Kementerian Keuangan memastikan APBN dikelola secara presisi untuk mengarahkan momentum positif ini menjadi kemakmuran yang merata," demikian pernyataan Kanwil DJPb Bengkulu.
"Kontraksi pendapatan bukanlah cerminan pelemahan ekonomi riil, melainkan adaptasi administrasi. Sementara itu, kami melihat Belanja Modal Kementerian/Lembaga (K/L) melonjak 37,93% (yoy). Ini adalah bukti komitmen Pemerintah Pusat untuk menginjeksi investasi pembangunan di Bengkulu, terlepas dari tantangan fiskal sementara."








