Jl. H. Adam Malik No. 271 KM 8
Kec. Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Bengkulu 38225

SP-22/WPB.09/2025

 

Dukungan Fiskal untuk Sensus Ekonomi 2026 di Bengkulu :  Wujud Komitmen APBN Bagi Kemajuan Bengkulu

 

Bengkulu, 7 Juli 2026 - Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dilingkup Provinsi Bengkulu merupakan agenda strategis nasional untuk menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir sebagai landasan perumusan kebijakan pembangunan. 

Mengusung tagline #MencatatEkonomiIndonesia, SE2026 bertujuan menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, khususnya terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, ekonomi digital, dan ekonomi lingkungan. Data yang dihasilkan diharapkan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.    Perlu diketahui juga bahwa SE2026 tidak berkaitan sama sekali dengan penarikan atau pendataan pajak.

Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu memberikan dukungan fiskal sebesar Rp7,07 Miliar melalui pengelolaan APBN yang efektif dan akuntabel yang disalurkan melalui 4 (empat) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), yaitu KPPN Bengkulu,  KPPN Curup,  KPPN Manna, dan KPPN Mukomuko.

Sebagai instrumen fiskal negara, APBN tidak hanya berfungsi sebagai alat alokasi anggaran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menghasilkan data berkualitas yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan. Dukungan pembiayaan terhadap pelaksanaan SE2026 merupakan investasi pemerintah dalam memperkuat sistem statistik nasional sehingga kebijakan ekonomi yang dihasilkan semakin tepat sasaran, efektif, dan responsif terhadap dinamika perekonomian.

Bagi Provinsi Bengkulu, pelaksanaan SE2026 memiliki nilai strategis yang sangat besar karena  data yang dihasilkan akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur, karakteristik, serta potensi sektor usaha di seluruh wilayah Bengkulu, mulai dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga usaha berskala besar. Informasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pengembangan sektor unggulan daerah, meningkatkan daya saing UMKM, memperluas kesempatan kerja, serta menarik investasi yang sesuai dengan potensi ekonomi lokal. Selain itu, hasil SE2026 akan mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih terarah, penyusunan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengalokasian sumber daya pemerintah secara lebih efektif. 

Data SE2026 akan memperkuat kualitas perencanaan fiskal baik di tingkat pusat maupun daerah. Bagi Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, data ekonomi yang semakin komprehensif akan menjadi salah satu referensi dalam mengawal pelaksanaan APBN di daerah, melakukan analisis ekonomi regional, serta memberikan rekomendasi kebijakan fiskal yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Keberhasilan SE2026 memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat. Partisipasi aktif seluruh pelaku usaha dalam memberikan data yang benar dan lengkap akan menghasilkan statistik ekonomi yang berkualitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dalam bentuk kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu mengapresiasi langkah BPS Provinsi Bengkulu yang terus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Melalui sinergi yang erat antara pengelolaan fiskal negara dan penyediaan data statistik berkualitas, diharapkan pembangunan ekonomi Bengkulu ke depan semakin berbasis bukti (evidence-based policy), mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah menuju Bengkulu yang lebih maju dan berkelanjutan.

         

Hak Cipta Kantor Wilayah DJPb Provinsi Bengkulu
JL. H. Adam Malik No. 271 Km.8
Kec. Gading Cempaka, Kota Bengkulu
Bengkulu 38225
Tel: (0736) 5511-232

IKUTI KAMI

     

 

Search