Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan berbagai sektor dalam perekonomian Indonesia khususnya sektor riil yaitu UMKM yang nyaris tersungkur di berbagai sektor usaha. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi memang masih positif 2,83%, melambat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya saat Covid-19 belum menyerang. UMKM Sektor perdagangan besar dan kecil meupakan sektor yang paling terdampak Covid-19 ini. Di Provinsi Bengkulu pertumbuhannya bahkan mencapai minus 2,98% (y-o-y). Jumlah UMKM yang tersebar di Provinsi Bengkulu menurut Dinas Koperasi dan UKM mencapai sekitar 44 Ribu, artinya sangat banyak masyarakat pelaku usaha yang terpukul oleh pandemi Covid-19.


