
Bengkulu, 22 Mei 2026 – Sebagai perwujudan peran Regional Chief Economist dan Financial Advisor di daerah , Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Kegiatan Asistensi Pengelolaan BLUD dalam Rangka Penajaman Data Fiskal Regional. Kegiatan strategis ini menjadi wadah koordinasi esensial yang melibatkan BPJS Kesehatan, BPKP Provinsi Bengkulu, Pemerintah Daerah, dan jajaran pengelola BLUD RSUD.
Diketahui bahwa sebagian besar pendapatan BLUD RSUD di Provinsi Bengkulu sangat bergantung pada klaim BPJS Kesehatan, di mana kerap terjadi kendala administratif yang berdampak pada stabilitas likuiditas rumah sakit. Untuk itu, Kanwil DJPb mengambil peran proaktif memfasilitasi asistensi teknis dan diskusi panel guna membahas tata kelola keuangan, pengelolaan cash flow, hingga mitigasi masalah klaim pending atau dispute.

Melalui pendampingan ini, pemahaman pengelola BLUD terkait regulasi pengajuan klaim, pengendalian internal, dan penggunaan belanja yang bersumber dari klaim BPJS Kesehatan semakin meningkat. Agenda ini tidak hanya bermanfaat strategis dalam penguatan analisis fiskal, namun juga membuktikan komitmen nyata Kanwil DJPb Bengkulu dalam mendukung penguatan akuntabilitas BLUD agar keberlanjutan dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat tetap terjaga optimal.


