SP-25/WPB.09/2025
Kawal Mutu Pendidikan, Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu Pastikan Kelancaran Penyaluran Dana BOS Tahun 2026 ke Seluruh Pemda
BENGKULU, 20 Juli 2026 – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung peningkatan kualitas dan aksesibilitas pendidikan di Provinsi Bengkulu. Hal ini diwujudkan melalui akselerasi kinerja penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu. Sampai dengan hari ini, DJPb terus mengawal penyaluran dana BOS reguler dengan total pagu mencapai lebih dari Rp417,4 miliar yang disalurkan untuk 11 Pemerintah Daerah (Pemda) di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bengkulu.
Kinerja Alokasi dan Penyaluran per Pemerintah Daerah
Berdasarkan data detail alokasi Transfer ke Daerah (TKD), kinerja alokasi dan penyaluran dana BOS di Provinsi Bengkulu menunjukkan progres yang sangat positif. Pagu tertinggi dikelola oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan alokasi sebesar Rp140.833.770.000 yang diperuntukkan guna mendukung operasional pendidikan menengah (SMA/SMK/SLB) di seluruh penjuru Bengkulu.
Sementara itu, untuk tingkat Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab atas pendidikan dasar (SD dan SMP), Kota Bengkulu mencatatkan alokasi pagu terbesar yakni senilai Rp52.825.000.000. Selanjutnya, kinerja penyaluran terus didorong untuk kabupaten-kabupaten lainnya dengan rincian pagu sebagai berikut:
- Kabupaten Bengkulu Utara : Rp42.410.220.000
- Kabupaten Rejang Lebong : Rp36.511.400.000
- Kabupaten Mukomuko : Rp28.818.300.000
- Kabupaten Seluma : Rp26.326.400.000
- Kabupaten Bengkulu Selatan : Rp22.102.700.000
- Kabupaten Kaur : Rp19.171.300.000
- Kabupaten Kepahiang : Rp17.639.620.000
- Kabupaten Bengkulu Tengah : Rp15.744.740.000
- Kabupaten Lebong : Rp15.048.520.000
Kelancaran penyaluran ini merupakan hasil sinergi yang solid antara Pemda dan empat Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di wilayah kerja Kanwil DJPb Bengkulu yaitu KPPN Bengkulu, KPPN Manna, KPPN Curup, dan KPPN Mukomuko. Mekanisme penyaluran dana BOS saat ini dilakukan pemindahbukuan secara langsung dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke rekening masing-masing satuan pendidikan. Terobosan ini terbukti efektif memangkas birokrasi, memastikan dana cair lebih cepat, dan mencegah keterlambatan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Selain dana BOS reguler, Kanwil DJPb Bengkulu juga mencatatkan penyaluran Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD dengan total pagu lebih dari Rp28 miliar, di mana Kota Bengkulu (Rp5,12 miliar) dan Kabupaten Bengkulu Utara (Rp4,02 miliar) menjadi penerima terbesar. Dukungan juga diberikan melalui BOP Kesetaraan dengan alokasi se-Bengkulu mencapai lebih dari Rp13 miliar untuk memastikan akses pendidikan non-formal dan kejar paket tetap berjalan optimal.
Kebermanfaatan BOS: Investasi Nyata untuk SDM Bengkulu
Kehadiran dana BOS memiliki nilai kebermanfaatan yang sangat krusial bagi ekosistem pendidikan di daerah. Dana ini menjadi "napas" bagi sekolah dalam memenuhi berbagai kebutuhan operasional seperti penyediaan buku teks dan alat tulis, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, kegiatan evaluasi pembelajaran, hingga pengembangan perpustakaan.
Di samping itu, BOS juga memberikan jaminan bagi kesejahteraan tenaga pendidik, karena sebagian dananya dialokasikan untuk pembayaran honorarium guru non-ASN yang telah berdedikasi tinggi mengajar para tunas bangsa. Dengan penyaluran BOS yang lancar dan tepat waktu, beban biaya pendidikan yang harus ditanggung oleh orang tua murid dapat ditekan seminimal mungkin. Hal ini bermuara pada penurunan angka putus sekolah dan terciptanya pemerataan akses pendidikan yang berkualitas di seluruh pelosok Provinsi Bengkulu.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardana menegaskan dan mengimbau kepada seluruh Pemerintah Daerah serta para Kepala Sekolah agar terus menjaga prinsip akuntabilitas, transparansi, dan ketepatan sasaran dalam pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah ini.
"Kami berharap dana yang telah disalurkan ke rekening sekolah ini dapat segera direalisasikan pemanfaatannya secara bijak dan berintegritas. Kanwil DJPb Bengkulu akan terus mengawal agar APBN benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi antara Kementerian Keuangan, Pemda, dan instansi pendidikan adalah kunci utama untuk mencetak generasi muda Bengkulu yang unggul, cerdas, dan berdaya saing di masa depan."
Lampiran Rincian BOS, BOP PAUD, dan BOP Kesetararaan Per 20 Juli 2026
- Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
|
Pemerintah Daerah |
Pagu |
Realisasi |
Persentase |
|
Provinsi Bengkulu |
Rp140.833.770.000 |
Rp69.013.410.000 |
49,00% |
|
Kota Bengkulu |
Rp52.825.000.000 |
Rp26.049.000.000 |
49,31% |
|
Kab. Bengkulu Utara |
Rp42.410.220.000 |
Rp20.723.110.000 |
48,86% |
|
Kab. Rejang Lebong |
Rp36.511.400.000 |
Rp17.993.200.000 |
49,28% |
|
Kab. Mukomuko |
Rp28.818.300.000 |
Rp14.126.000.000 |
49,02% |
|
Kab. Seluma |
Rp26.326.400.000 |
Rp12.909.450.000 |
49,04% |
|
Kab. Bengkulu Selatan |
Rp22.102.700.000 |
Rp10.802.850.000 |
48,88% |
|
Kab. Kaur |
Rp19.171.300.000 |
Rp9.403.150.000 |
49,05% |
|
Kab. Kepahiang |
Rp17.639.620.000 |
Rp8.593.560.000 |
48,72% |
|
Kab. Bengkulu Tengah |
Rp15.744.740.000 |
Rp7.704.870.000 |
48,94% |
|
Kab. Lebong |
Rp15.048.520.000 |
Rp7.294.260.000 |
48,47% |
- Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD
|
Pemerintah Daerah |
Pagu |
Realisasi |
Persentase |
|
Kota Bengkulu |
Rp5.127.300.000 |
Rp2.517.300.000 |
49,10% |
|
Kab. Bengkulu Utara |
Rp4.026.300.000 |
Rp1.971.900.000 |
48,98% |
|
Kab. Mukomuko |
Rp3.329.100.000 |
Rp1.621.800.000 |
48,72% |
|
Kab. Bengkulu Selatan |
Rp3.146.100.000 |
Rp1.531.800.000 |
48,69% |
|
Kab. Rejang Lebong |
Rp2.727.900.000 |
Rp1.322.700.000 |
48,49% |
|
Kab. Seluma |
Rp2.304.700.000 |
Rp1.148.200.000 |
49,82% |
|
Kab. Kaur |
Rp1.995.300.000 |
Rp976.500.000 |
48,94% |
|
Kab. Kepahiang |
Rp1.891.100.000 |
Rp929.300.000 |
49,14% |
|
Kab. Bengkulu Tengah |
Rp1.831.900.000 |
Rp878.200.000 |
47,94% |
|
Kab. Lebong |
Rp1.647.100.000 |
Rp794.500.000 |
48,24% |
- Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Kesetaraan
|
Pemerintah Daerah |
Pagu |
Realisasi |
Persentase |
|
Kota Bengkulu |
Rp4.563.100.000 |
Rp2.061.250.000 |
45,17% |
|
Kab. Bengkulu Utara |
Rp1.459.300.000 |
Rp707.150.000 |
48,46% |
|
Kab. Lebong |
Rp1.351.200.000 |
Rp653.100.000 |
48,33% |
|
Kab. Rejang Lebong |
Rp1.327.200.000 |
Rp618.600.000 |
46,61% |
|
Kab. Kepahiang |
Rp1.168.300.000 |
Rp539.150.000 |
46,15% |
|
Kab. Kaur |
Rp846.200.000 |
Rp400.600.000 |
47,34% |
|
Kab. Mukomuko |
Rp810.800.000 |
Rp360.400.000 |
44,45% |
|
Kab. Seluma |
Rp689.500.000 |
Rp299.750.000 |
43,47% |
|
Kab. Bengkulu Tengah |
Rp624.700.000 |
Rp289.850.000 |
46,40% |
|
Kab. Bengkulu Selatan |
Rp522.800.000 |
Rp216.400.000 |
41,39% |



