Jakarta,djpbn.kemenkeu.go.id- Menteri Keuangan, Sri Mulyani, memberikan apresiasi kepada Ditjen Perbendaharaan atas inisiatifnya untuk menumbuhkan minat di bidang literasi.
“Saya Senang karena ada Inisiatif yang disebut Literasi dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan adalah yang menularkan pengetahuan dan pengalaman ke perguruan tinggi dan sekolah-sekolah,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani, ketika menyampaikan arahan dalam acara refleksi Hari Bakti Perbendaharaan 2018 di Jakarta (19/1).
Menurut Sri Mulyani, Kementerian Keuangan masih sangat perlu untuk melakukan sosialisasi dan pemahaman APBN kepada masyarakat. Perlunya sebuah komunikasi publik tentang peran APBN kepada masyarakat melalui media agar rakyat pengetahuan terkait APBN meresap ke masyarakat menjadikan Hari Bakti Perbendaharaan 2018 diselenggarakan dengan mengusung tema “Tingkatkan Literasi Perbendaharaan untuk Menggemakan Pembangunan”.
“Literasi dan membagi pengetahuan dan pemahaman menjadi sangat penting untuk dilakukan. Saya ingin semua jajaran Kementerian Keuangan menjadi duta besar untuk menyampaikan hal itu kepada masyarakat,” tambah Sri Mulyani.
Dalam kurun empat belas tahun usia Ditjen Perbendaharaan terbentuk, moment ditetapkannya Undang-Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara pada tanggal 14 Januari 2004 tiap tahun diperingati sebagai Hari Bakti Perbendaharaan.
Perayaan Hari Bakti Perbendaharaan ini menjadi momentum bagi jajaran Ditjen Perbendaharaan untuk melakukan refleksi dan introspeksi atas segala kerja keras dan capaian yang diperoleh, serta melihat hal-hal yang masih harus diraih di masa depan.
“Semoga ini bisa menjadi pendorong bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara, bagi rakyat dan seluruh masyarakat, sebagaimana slogan kami, DJPb mengawal APBN Membangun Negeri,” papar Direktur Jenderal Perbendaharaan, Marwanto Harjowiryono. (DR)