Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id, - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tinjau perkembangan penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id, - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tinjau perkembangan penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id, - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) selaku unit vertikal Direktorar Jenderal Perbendaharaan di seluruh Indonesia siap menyalurkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji/Pensiun/Tunjangan ke-13 untuk tahun anggaran 2018.
Pemberian THR tahun 2018 bertujuan untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri yang pembayarannya dilaksanakan pada bulan Juni 2018. Sementara, pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan ke-13 bertujuan untuk membantu pegawai dalam menghadapi tahun ajaran baru, dan pembayarannya dilaksanakan pada bulan Juli 2018.

Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id, - Ditjen Perbendaharaan mengintegrasikan indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA) ke dalam aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN) agar seluruh Kementerian Negara/Lembaga (K/L) dan satuan kerja (Satker) dapat melihat hasil kinerja pelaksanaan anggarannya melalui aplikasi OM. Launching integrasi IKPA ke dalam aplikasi OM SPAN ini dilaksanakan Rabu (16/05) di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan.
Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id, - Proses pengendalian internal merupakan salah satu aspek penentu opini terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada LKPP 2016 diraih karena faktor pengendalian internal pemerintah yang baik.

Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id, - Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (Dewas BLU) yang terdiri dari unsur Pejabat Kementerian Keuangan perlu melepaskan diri dari terbelenggu secara kaku oleh pola birokrasi. Seperti yang dipaparkan oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, BLU merupakan organisasi publik yang (idealnya) minim dari belenggu birokrasi dan campur tangan politik.

Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id, - Pada kegiatan pelantikan para pejabat eselon III lingkup Kementerian Keuangan di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (09/05), sebanyak 129 orang pejabat Ditjen Perbendaharaan turut dilantik.

Jakarta, djpbn.kemenkeu.go.id, - Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono mengatakan bahwa inisiatif pembentukan jurnal ilmiah bermula dari keinginan untuk me-record berbagai kebijakan terkait fiskal, perbendaharaan, dan keuangan negara. “Heavy-nya kalau bisa ke Treasury, karena belum ada lembaga Treasury lain di Indonesia sehingga nantinya tulisan yang ada bisa dijadikan pembelajaran dan referensi dalam pengambilan keputusan pada masa depan,” ungkap Marwanto dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Sinergi dalam Meningkatkan Kualitas Jurnal Ilmiah Direktorat Jenderal Perbendaharaan: Indonesian Treasury Review (ITRev)” di Gedung Jusuf Anwar, Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan, Jakarta, Rabu (09/05).

Magelang, djpbn.kemenkeu.go.id - Kepuasan stakeholders menjadi tujuan kita sebagai pelayan masyarakat yang telah berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik demi kelancaran pencairan setiap rupiah dana APBN bagi kesejahteraan masyarakat.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, peningkatan kinerja setiap individu pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan harus dilakukan secara terus-menerus. Hal itu mengemuka dalam arahan Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono pada kunjungan kerja di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Magelang, Jumat (4/5).
Ia mengungkapkan, disiplin dan loyalitas setiap pegawai perlu ditingkatkan supaya pekerjaaan yang diamanahkan dapat selesai tepat waktu dan pelayanan yang diterima stakeholders ketika mencairkan dan mempertanggungjawabkan dana APBN bisa maksimal. Dengan demikian stakeholder merasa puas terhadap pelayanan yang diterima karena proses pencairan dana menjadi lancar.
“Ini adalah bagian dari tugas kita bersama, kita mendapat amanah untuk menyelesaikan tugas mencairkan dana APBN sampai dengan paripurna,” tambahnya.
Selain meningkatkan disiplin dan loyalitas dalam bekerja, Marwanto juga mengingatkan meskipun SPAN dan SAKTI sekarang sangat mendukung kelancaran dan kemudahan dalam melayani stakeholders, setiap pegawai harus tetap berhati-hati dalam menggunakannya sebagai pengelola aplikasi.
“Kalau tidak dilakukan pengecekan setiap hari, bila terdapat selisih atau kesalahan itu akan terbawa dalam masa tertentu dan akan menyulitkan ketika dilakukan audit proses bisnis di dalamnya,” demikian pesan Marwanto kepada seluruh pejabat dan pegawai yang hadir. [DK]