
BENGKULU – Partisipasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada gelaran Festival Tabut 2026 berbuah manis. Sejak dibuka pada 16 Juni lalu hingga pelaksanaannya yang akan berakhir pada 25 Juni 2026 mendatang , stand pameran Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu sukses menarik perhatian pengunjung dan mencatatkan rata-rata omzet penjualan lebih dari Rp3.000.000 per harinya.
Tingginya antusiasme masyarakat sejalan dengan minat para pelaku usaha lokal. Tercatat, terdapat total 23 UMKM yang mendaftar untuk berpartisipasi di stand ini yang terdiri dari 2 UMKM binaan dan 21 UMKM mitra. Guna mengakomodasi UMKM binaan dan UMKM mitra tersebut, Kanwil DJPb menyiapkan 4 meja UMKM dalam 1 stand secara bergiliran.
Untuk memaksimalkan pemberdayaan UMKM, mekanisme operasional dirancang menggunakan sistem rotasi atau shift. Selain UMKM binaan yang beroperasi penuh dari pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB , terdapat juga rotasi pengisian meja untuk UMKM pada sesi siang (10.00 s.d. 17.00 WIB) dan sesi malam (17.30 s.d. 22.00 WIB).
Stand Kanwil DJPb difokuskan sebagai etalase produk kering dan kerajinan unggulan daerah. Masyarakat yang berkunjung dapat memborong beragam produk menarik, di antaranya:
- Kuliner Kering dan Kemasan: Kacang tojin, sirup kalamansi, jahe bubuk, kue tat, kacang kribo, hingga sajian rice bowl dan kopi khas Bengkulu
- Kerajinan Lokal dan Kriya: Batik basurek, kreasi manik akrilik, kerajinan rajut, kerajinan kawat bulu, hingga tas dari hasil pengolahan limbah.

Selain menjadi pusat perbelanjaan produk lokal unggulan dan kerajinan estetis, kehadiran stand ini turut berfokus pada edukasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kanwil DJPb kepada masyarakat. Bahkan, jika produk UMKM terbatas, pihak penyelenggara menerapkan kebijakan sharing booth untuk menjaga tampilan stand tetap menarik.
Mengingat rangkaian acara Festival Tabut masih akan berlangsung hingga 26 Juni 2026, masyarakat Bengkulu diundang untuk terus datang, berbelanja, dan mendukung pertumbuhan UMKM lokal di stand Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu.


