
Bengkulu – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu menyelenggarakan Diseminasi Hasil Joint Research Semester I Tahun 2026 secara daring melalui Microsoft Teams pada Selasa (28/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Regional Chief Economist (RCE) yang bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, dan pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam mendorong peningkatan kualitas tata kelola sektor kesehatan di Provinsi Bengkulu.
Mengusung tema "Analisis Peran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sektor Kesehatan dalam Mendukung Efisiensi Fiskal, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Perekonomian Regional di Provinsi Bengkulu", penelitian yang dilaksanakan bersama Local Expert tersebut menghasilkan berbagai temuan strategis dan rekomendasi kebijakan guna memperkuat kinerja BLUD sekaligus mendukung efisiensi fiskal daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Kesehatan, Pimpinan instansi RSUD dan Puskesman berstatus BLUD, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Bengkulu.

Membuka kegiatan, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Ismail, yang mewakili Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, menyampaikan bahwa hasil penelitian diharapkan tidak berhenti sebagai luaran akademis semata, tetapi dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan serta pembinaan BLUD di daerah. Melalui forum diseminasi ini, Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu juga mendorong terjadinya diskusi konstruktif mengenai tantangan dan peluang pengelolaan BLUD sektor kesehatan. Materi yang disampaikan mencakup analisis kinerja keuangan BLUD, tata kelola kelembagaan, kontribusi terhadap efisiensi fiskal daerah, dampaknya terhadap produktivitas tenaga kerja dan perekonomian regional, hingga rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah daerah.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu dalam mendukung penguatan kapasitas pemerintah daerah melalui penyediaan kajian berbasis data dan evidence-based policy. Hasil penelitian diharapkan mampu menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja BLUD, memperkuat pengelolaan keuangan yang akuntabel, serta menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, akademisi, dan para pemangku kepentingan, Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu optimistis tata kelola BLUD sektor kesehatan di Provinsi Bengkulu akan semakin efektif, efisien, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.


