- Regional
- Dilihat: 3176
“Belajar SPAN Ga Perlu SPANeng”
Liputan Sosialisasi SPAN 2011
Yogyakarta, djpbn.kemenkeu.go.id - “Dengan SPAN banyak hal bisa diselesaikan” itulah jargon yang diusung Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I.Yogyakarta Hendro Baskoro dalam melakukan kegiatan Sosialisasi SPAN sepanjang tahun 2011. Banyak kegiatan telah dilaksanakan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I.Yogyakarta dalam rangka persiapan implementasi SPAN, baik melalui Survey Kesiapan Perubahan (SKP), Gugus Kendali Mutu (GKM), maupun Sosialisasi. Dalam berbagai kegiatan tersebut, Hendro Baskoro selalu menekankan agar seluruh pegawai serius untuk mengikuti perkembangan SPAN sehingga kapanpun SPAN diimplementasikan jajaran Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I.Yogyakarta selalu siap untuk memantapkan langkah menuju implementasi SPAN.
Tak henti-hentinya Duta SPAN Unit dengan penuh semangat memberikan penjelasan dan pemahaman tentang SPAN melalui media sosialisasi. Sosialisasi pun digelar secara marathon dari tanggal 13 & 20 September, 11 & 12 Oktober, serta 29 & 30 November 2011 dengan materi Overview SPAN, Aplikasi SAKTI, Infrastuktur SPAN, dan Strategi Masa Transisi SPAN. Tak kalah pentingnya, di penghujung akhir tahun 2011, tepatnya pada hari Minggu tanggal 18 Desember 2011, untuk me-refresh materi SPAN yang telah disosialisasikan oleh Duta SPAN Unit, kegiatan sosialisasi SPAN kali ini dilakukan dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu Kuis SPAN dipadukan dengan outbound.
Disaat orang lain masih bersantai menikmati kelengangan Minggu pagi, tepatnya pukul 06.00 WIB, rombongan outbound sudah berangkat dari kantor menuju Magelang. Kegiatan outbound dimulai sekitar pukul 08.00 sd 12.00 WIB diawali dengan Ice Breaking Games untuk mencairkan suasana peserta, dilanjutkan dengan berbagai permainan lain, seperti : Go For It, Laser Trap, Tong Bolong, Marbel Run, yang bersifat membangun komunikasi, strategi, komitmen, dan kebersamaan dalam mencapai keberhasilan dan kesuksesan.
Walaupun terik matahari cukup menyengat di daerah Magelang, namun para pegawai tetap semangat sehingga capai dan lelah pun tak dirasa lagi, yang ada hanya bahu membahu menyelesaikan setiap tugas/game yang diberikan. Itulah Semangat SPAN!! Setelah berbenah diri dan ishoma, untuk menyegarkan ingatan pegawai tentang SPAN dilanjutkan dengan Kuis SPAN, berbagai hadiah pun melayang kepada pegawai yang bisa menjawab kuis. “Ternyata belajar SPAN ga perlu SPANeng” komentar salah seorang peserta.
Acara ditutup tepat pukul 14.00 WIB oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I.Yogyakarta ditandai dengan penyematan PIN SPAN sebagai tanda kesiapan seluruh jajaran pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I.Yogyakarta dalam menyambut implementasi SPAN. Dalam kesempatan ini pula, Kepala Kanwil berharap agar kebugaran hari ini dapat menjadi penambah semangat pegawai menyongsong implementasi SPAN 2012. “SPAN Siapa Takut, SPAN Maju Terus, Ayo Sukseskan SPAN…” . Salam Perubahan dari Kanwil Jogja.
Oleh : Tjahjo Purnomo, kontributor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I.Yogyakarta











Pada kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua, Bjardianto Pudjiono melaporkan kepada Gubernur Papua bahwa jumlah DIPA 2012 lingkup Provinsi Papua yang diselesaikan yaitu 693 DIPA dengan jumlah Rp9.111.609.085.000,-. Selain alokasi tersebut. alokasi APBN 2012 berupa Dana Transfer untuk Provinsi/Kabupaten/Kota di Papua sejumlah Rp24.191.667.110.800,- dengan rincian DBH Pajak Rp1.368.436.448.532,-, DBH SDA Rp771.424.409.268,-, DAU Rp15.062.396.245.000,-, DAK Rp2.002.611.760.000,-, Dana Otsus Rp3.833.402.135.000,-, Dana Tambahan Infrastruktur Rp571.428.571.000,-, Dana Penyesuaian Rp581.967.542.000,-. Total APBN yang dialokasikan untuk Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota se-Papua Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp33.303.276.195.800,-.
APBN tahun 2012 disusun dengan memperhatikan perkembangan ekonomi makro terkini dan prospeknya ke depan. Beberapa asumsi yang sudah disepakati adalah pertumbuhan ekonomi diharapkan sebesar 6,7%, inflasi sebesar 5,3 persen, dan Nilai tukar Rupiah diasumsikan sebesar Rp8.800,- per US Dollar. Pada tahun depan ditetapkan tingkat bunga Surat Perbendaharaan Negara 3 bulan sebesar 6,0%. Target Lifting minyak sebesar 950 ribu barel per hari, dan tingkat harga minyak diperkirakan 90,0 US Dollar per barel.
Alokasi Khusus (DAK) yang mengucur ke Kas Daerah, pemerintah daerah juga berhak atas dana APBN yang berkaitan dengan TP/UB untuk daerahnya termasuk juga dana APBN yang sifatnya dialirkan kepada satuan kerja vertikal. Lain daripada itu, kepala KPPN yang pernah menjabat sebagai Kepala Seksi di Direktorat Pelaksanaan Anggaran DJPBN itu juga ingin mempererat kerja sama dan silaturahmi dengan pemerintah daerah lingkup KPPN Tapaktuan.
penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2012 di KPPN Tapaktuan berjalan lancar.
Materi Pertama yang mengambil Tema Pentingnya Sinergi KPPN dengan Bank/Pos dalam Rangka Pelaksanaan menghadapi akhir tahun anggaran 2011 dipandu oleh Agus Effendi, Kepala Seksi Bank/Giro Pos. Agus Effendi menyampaikan hal-hal penting menyangkut penegasan kembali penentuan batas waktu bagi Bank Persepsi/Bank Devisa Persepsi/Pos Persepsi dalam rangka Penerimaan Negara di akhir tahun. Serlain itu juga, penentuan batas waktu bagi Bank Persepsi PBB dan BO III PBB dalam rangka Penerimaan PBB dan Pembagian PBB, ketepatan jam buka maupun tutup loket Penerimaan, penyampaian LHP, serta hak dan kewajiban-kewajiban Bank Persepsi/Bank Devisa Persepsi/Pos Persepsi dari batas waktu Pelimpahan Penerimaan Negara.
Menurut Kepala KPPN Batam Fauzi Syamsuri, DIPA tahun anggaran 2012 yang akan disalurkan melalui KPPN Batam adalah 118 DIPA, dengan jumlah pagu sebesar Rp926,84 miliar. Rinciannya, untuk Batam 85 DIPA dengan nilai pagu Rp711,66 miliar dan untuk Karimun 33 DIPA dengan nilai pagu Rp215,18 milyar. “Hal ini belum termasuk DIPA DBH PBB perkotaan dan pedesaan yang penyalurannya juga dilakukan melalui KPPN Batam,” paparnya.
Proses penyelesaian dan pengesahan DIPA di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung yang dimulai tanggal 1 s.d. 3 Desember 2011, merupakan bagian dari tahap akhir seluruh proses penyusunan APBN yang sekaligus adalah tahap awal pelaksanaan anggaran. Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung, menyerahkan DIPA TA 2012 kepada para Kuasa Pengguna Anggaran pada tanggal 22 Desember 2011 di Balai Keratun Provinsi Lampung. Di tahun 2012 ini, Provinsi Lampung mendapat dana APBN sebesar 18,33 trilyun rupiah, dari total belanja negara 1.435,4 triyun rupiah yang ditetapkan dalam APBN TA 2012, atau meningkat sebesar 19,85% dibanding dana yang diterima pada tahun anggaran 2011. Dana tersebut meliputi dana dalam DIPA Satker Kantor Pusat, DIPA Satker Kantor Daerah, DIPA Satker Dekonsentrasi, DIPA Satker Tugas Pembantuan, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Bagi Hasil Pajak, Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam, dan Dana Penyesuaian, terdiri atas 695 DIPA yang diberikan kepada .... Satker.
Untuk menghindari terjadinya permasalahan-permasalahan tersebut di masa datang, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung, meminta dukungan dan kerjasama kepada semua pihak terkait agar penyerapan anggaran Tahun Anggaran 2012 lebih baik lagi. Kakanwil Ditjen Perbendaharaan juga mengucapkan terima kasih kepada para Kuasa Pengguna Anggaran beserta jajarannya atas kerja keras dan dedikasinya selama proses penyusunan dan pengesahan DIPA sehingga DIPA dapat diserahkan tepat waktu sesuai rencana.
Acara pada hari itu dihadiri 90% Satuan Kerja yang diwakili oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Petugas Operator Sistem Aplikasi Kuasa Pengguna Anggaran (SAKPA). Acara dipandu oleh Bandung Sapardi.
penerimaan dan pengeluaran dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara atas uang yang dikelolanya. Berdasarkan data di KPPN Bau-Bau, LPJ Bendahara yang disampaikan masih belum sempurna sehingga diharapkan dengan acara sosialisasi tersebut setiap Bendahara Satuan Kerja dapat menyampaikan LPJ-nya secara akurat dan tepat waktu. 

