
Kegiatan rapat dibuka dengan kata sambutan oleh Ibu Lasmaria Manurung selaku Kepala KPPN Jakarta II, beliau kemudian menyampaikan informasi terkini terkait keikutsertaan dalam kegiatan Focus Group Discussion Persiapan Penilaian Zona Integritas Nasional Tahun 2021 yang diadakan oleh Sekretariat Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Kepala KPPN Jakarta II menyampaikan bahwa progress dalam pembangunan ZI menuju WBBM sudah mencapai 90%, sisanya merupakan bagian yang penting yaitu penilaian oleh TPN. Diharapkan bagi seluruh pegawai KPPN Jakarta II agar selalu kompak dan bersemangat dalam menyambut penilaian.
Pembahasan berikutnya yaitu terkait hasil dan tindak lanjut FGD persiapan penilaian ZI Nasional, pembahasan tsb sebagai berikut:
1) Gambaran terkini pelaksanaan penilaian oleh TPN. Mekanisme penilaian dimulai dari pengusulan unit kerja yang akan dinilai ke TPN, fase ini sudah dilakukan dengan terbitnya Nota Dinas Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor ND-254/PB/2021. Berikutnya ialah Evaluasi Pendahuluan oleh TPN lalu dilakukan survei pengguna layanan yang dilakukan secara online. Kemudian dilanjutkan ke fase observasi evaluator ke lapangan baik on site atau online. Fase terakhir ialah clearance unit kerja ke KPK dan Ombudsman RI;
2) Berikutnya ialah materi sharing dari unit kerja lain yang pernah dinilai oleh TPN periode sebelumnya yakni KPPN Madiun. Materi tersebut berisi strategi dan pengalaman yang bisa dicontoh untuk KPPN Jakarta II;
3) Pembahasan berikutnya berupa strategi dalam mempersiapkan list responden, responden harus dari satker yang memiliki hubungan yang sangat baik dengan KPPN Jakarta II. Kemudian membangun intimacy dengan satker lewat pelayanan yang sigap dan prima agar saat pelaksanaan survei dapat mendapatkan nilai maksimal;
4) Pembahasan berikutnya berkaitan dengan menghadapi field evaluation oleh Tim Penilai Nasional. Kepala KPPN Jakarta II mengingatkan kembali kepada para pegawai agar selalu memberikan pelayanan dengan prima untuk menunjukkan bahwa KPPN Jakarta II bersungguh-sungguh mewujudkan birokrasi yang berintegritas dan melayani. Kepala sub Bagian Umum diminta untuk lebih memperhatikan sarana dan prasarana lingkup kantor agar saat observasi lapangan semua berjalan dengan baik dan lancar;
5) Kepala KPPN Jakarta II menyatakan bahwa yang terpenting dalam mempersiapkan penilaian ialah komunikasi baik sesama pegawai ataupun antara pegawai dan stakeholder, oleh karena itu akan dibentuk tim untuk koordinasi internal dan dibuat grup WhatsApp dengan satker yang masuk dalam list responden sebagai media komunikasi.


