- Nasional
- Dilihat: 4022
Sekilas Dari Kanwil Propinsi Jawa Tengah: Upaya Peningkatan Kualitas LKPP Tahun 2009
Semarang, perbendaharaan.go.id. Menghadapi tutup tahun anggaran 2009 dan mempersiapkan penyusunan LKPP Tahun 2009, Bidang Akuntansi dan Pelaporan (AKLAP) Kanwil DJPB Propinsi Jawa Tengah melakukan kegiatan rekonsiliasi data internal, baik data pagu maupun data realisasi, antara 3 pihak yaitu bidang AKLAP, bidang PA (baik PA I maupun PA II), dan seluruh KPPN di wilayah kerja Kanwil Propinsi Jawa Tengah. Dengan dilakukannya rekonsiliasi ini diharapkan bisa diyakini validitas data sebagai bahan penyusunan LKPP yang tentunya turut berkontribusi terhadap kualitas LKPP secara keseluruhan.
Masih terkait dengan upaya peningkatan kualitas LKPP khususnya LKPP yang dihasilkan oleh satker, di mana pencatatan Barang Milik Negara (BMN) masih merupakan suatu kendala bagi satker, maka Bidang AKLAP berinisiatif untuk mengumpulkan seluruh Kasie Vera berikut satu orang stafnya dari 15 KPPN yang berada di wilayah kerja Kanwil DJPB Propinsi Jawa Tengah untuk diberikan pelatihan mengenai Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN). Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa Seksi Vera KPPN adalah merupakan tumpuan tempat bertanya bagi satker-satker di wilayah kerja KPPN.
Kedua kegiatan ini dikemas menjadi satu acara yaitu "Pelatihan SIMAK BMN dan Rekonsiliasi Data Internal Lingkup Kanwil Propinsi Jawa Tengah" yang diadakan di Hotel Metro Semarang selama tiga hari yaitu dari tanggal 15 sampai dengan 17 Desember 2009. Acara ini, yang dibuka secara resmi oleh Kakanwil DJPB Propinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Bagian Umum - Gardjito AS, diikuti oleh 30 orang yang terdiri dari 15 orang Kasie Vera dan 15 orang pelaksana di Seksi Vera dari seluruh KPPN di wilayah kerja Jawa Tengah. Dalam laporan pembukaannya, Kabid AKLAP Kanwil Propinsi Jawa Tengah - R. Wiwin Istanti - selaku ketua panitia pelatihan menjelaskan bahwa acara ini dimaksudkan sebagai ajang bertukar pikiran terkait penyusunan LKPP tahun 2009, ajang bertukar ilmu terkait SIMAK BMN, maupun ajang diskusi untuk membahas langkah-langkah penyusunan LKPP tahun 2009 termasuk mencocokkan data pagu dan realisasi (antara bidang AKLAP, bidang PA dan KPPN). Dengan tercapainya kesamaan pemahaman antara KPPN dan Bidang AKLAP Kanwil tentunya akan mendukung terwujudnya LKPP yang berkualitas.








Semangat pengorbanan! Itulah yang ingin ditunjukkan oleh jajaran pimpinan di Departemen Keuangan. Tentunya semangat itu terinspirasi dari keikhlasan Ibrahim yang rela menyembelih Ismail atas perintah Illahi. Itulah peristiwa dalam sejarah islam yang paling dikenang bahkan disakralkan menjadi salah satu prosesi ibadah haji.
Acara ini dihadiri oleh Pejabat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen, Kanwil Propinsi Jawa Tengah, Bank mitra kerja KPPN Sragen, Seluruh Kuasa Pengguna Anggaran dalam wilayah pembayaran KPPN Sragen, dan perwakilan dari KPPN Surakarta. Dalam sambutannya Sekda Kab Sragen Bapak Koeshardjono menyampaikan bahwa sebagai bangsa yang merdeka, bersatu dan berdaulat kadang kita lupa untuk memegang amanah. Oleh karena itu Sekda Kab. Sragen menyampaikan ucapan selamat dan terimakasih kepada KPPN Sragen yang melaksanakan SOP KPPN Percontohan untuk mencapai kemandirian bangsa dengan sistem kerja yang profesional, transparan dan akuntabel.
Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan pakta integritas antara Satuan Kerja dengan KPPN Sragen, penandatanganan pakta integritas ini dilakukan secara simbolis oleh Bapak Noor Hidayat S.H. Selaku Kepala KPPN Sragen dan Bapak Komisaris Polisi Benny Bawansel, SIK. Wakil Kepala Polres Sragen. Dengan penandatangan pakta integritas ini KPPN Sragen beserta satuan kerja diwilayah kerjanya telah berkomitmen untuk bekerja dengan baik menuju pelayanan prima.
Dengan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Umum Kanwil XIII Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Bapak Gardjito, acara tersebut berlangsung lancar. Dalam sambutannya, Bapak Gardjito menegaskan bahwa KPPN Pekalongan telah menguatkan komitmennya untuk melayani stakeholders secara prima. Karenanya, lanjut beliau, seluruh mitra KPPN Pekalongan harus mau dan mampu membantu mewujudkan hal tersebut yang salah satu caranyanya yakni dengan tidak memberi gratifikasi dalam segala bentuknya.

