- Regional
- Dilihat: 2462
Bersinergi, KPPN Solok dan Satuan Kerja
Liputan sosialisasi peraturan baru di KPPN Solok
Solok, djpbn.kemenkeu.go.id – Untuk mencegah permasalahan pada pengelolaan keuangan negara, KPPN Solok mensosialisasikan beberapa peraturan terbaru Ditjen Perbendaharaan. Acara yang digelar pada hari Selasa (25/6), bertempat di Gedung Serba Guna KPPN Solok tersebut dihadiri oleh semua satuan kerja (satker) di wilayah kerja KPPN Solok. Sosialisasi dilaksanakan dalam dua tahap, pagi dan siang.
Sosialisasi ini merupakan bentuk kerja nyata KPPN Solok sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/PMK.01/2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Acara tersebut sebagai wadah untuk berdiskusi bersama satker untuk menghidari permasalahan-permasalahan yang timbul di kemudian hari.
“(Sosialisasi-red) ini merupakan amanah dari peraturan Menteri Keuangan,” kata Kepala KPPN Solok, Sri Murtini saat membuka acara.
“sebagai wadah berdiskusi bersama satker agar tidak timbul masalah di kemudian hari,” lanjut orang nomor satu di KPPN Solok itu.
Secara sepintas ia menjelaskan bahwa tentang peran baru KPPN di dalam peraturan tersebut. Di antara peran baru itu adalah tugas pembinaan dan bimbingan teknis pengelolaan perbendaharaan, fungsi customer service, supervisi teknis SPAN dan helpdesk SAKTI. Selanjutnya ada tugas lain yaitu pemantauan standar kualitas layanan KPPN dan penyediaan layanan perbendaharaan, pemantauan pengendalian intern, pengelolaan risiko, kepatuhan terhadap kode etik dan disiplin, dan tindak lanjut hasil pengawasan, serta perumusan rekomendasi perbaikan proses bisnis.
Acara dipandu oleh tiga narasumber yakni Aris Ananto, Kepala Seksi Pencairan Dana, Afrizon Jani, Pelaksana pada seksi Pencairan Dana, dan Nina Ariandini selaku Penyuluh Perbendaharaan.
Acara berlangsung tertib dan lancar. Para pemangku kepentingan dari satuan kerja juga antusias mendengarkan pemaparan. Di kelompok siang, acara sosialisasi yang dimulai pukul 14.00 WIB pun tidak jauh berbeda. Para peserta tidak kehilangan semangat mereka. Beberapa diantaranya mengajukan pertanyaan-pertanyaan teknis terkait implementasi peraturan tersebut.
Pemaparan yang paling banyak memancing pertanyaan satuan kerja adalah Perdirjen nomor 22/PB/2013 terkait perjalanan dinas. Senada dengan surat S-2056/MK.5/2013 tentang Langkah-Langkah dalam Peningkatan Akuntabilitas dan Transparansi Belanja Perjalanan Dinas, terdapat hal teknis terkait perlakuan akun perjalanan dinas dalam kota yang semula berada dalam akun 521119 atau akun 521219. Perjalanan dinas yang semula terkandung dalam akun itu kemudian dikeluarkan dalam akun tersendiri yakni akun 524xxx. Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa satuan kerja KPPN Solok yang mengalami kendala teknis. Dengan demikian, KPPN Solok berinisiatif untuk segera memberikan sosialisasi terkait perjalanan dinas tersebut.
Acara dikemas dengan interaktif, bukan hanya sekedar paparan dari narasumber layaknya kuliah umum. Di sela-sela acara, panitia memberikan intermezo untuk mengaktifkan kembali konsentrasi yang menurun. Dengan begitu, perhatian peserta tetap terjaga dan output dapat tercapai dengan maksimal.
Oleh : Nurhidayati – kontributor KPPN Solok
Editor : Bambang Kismanto
Foto oleh Aries Munandar











Kegiatan dikemas dalam sebuah acara yang santai, diisi dengan pengarahan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur untuk memompa semangat para petugas satker, talk show antara perwakilan petugas pengantar SPM dan petugas Front Office (FO) KPPN diselingi dengan hiburan musik. Dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada petugas pengantar SPM terfavorit dan petugas FO KPPN Surabaya I terfavorit.
Acara dapat berjalan dengan baik dengan mengoptimalkan tenaga lokal, yaitu Dede Priatna – Kasi Pencairan Dana dan Gunawan – Kasi Bank KPPN Poso. Cuaca yang agak terik tidak menyurutkan semangat para peserta untuk mengikuti satu demi satu games yang dikemas dalam kompetisi per kelompok.
Dalam sambutan saat membuka kegiatan ini, Kepala Bagian Umum, Muhtar Salim, selaku Plh. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kalsel menyampaikan bahwa sesuai PMK 169/PMK.01/2012 Kanwil Ditjen Perbendaharaan selain menjalankan fungsi pembinaan, koordinasi dan supervisi memiliki fungsi baru sebagai representasi Kementerian Keuangan di daerah dalam pengelolaan fiskal. Hal ini tentunya mengandung konsekuensi perubahan kultur budaya kerja yang sangat menantang, dimana pada awalnya pekerjaan lebih didominasi pekerjaan yang bersifat klerikal administratif, maka ke depannya akan beralih kepada pengembangan kemampuan SDM untuk melakukan analisis dan kajian. Tugas-tugas baru yang memerlukan kemampuan analisa tersebut diantaranya adalah penyusunan kajian fiskal regional dan monev dalam rangka spending reviu APBN maupun APBD.
Sesi berikutnya berturut-turut dipaparkan oleh Joko Sumedhi yang mengupas Unit Kepatuhan Internal dan kepegawaian, disusul oleh Arief Koesetyawan yang menyampaikan materi tentang potensi fraud dan conflict of interest, serta Eko Setiyo Utomo yang membahas kepatuhan bank dalam menjalankan transaksi rekening kas negara. Pada sesi akhir, Kepala KPPN Sampit menyampaikan solusi atas penyerapan satker dan arahan terkait dengan pekerjaan KPPN Sampit. Sesudah itu acara dilanjutkan dengan makan malam. Agar lebih berkesan, pegawai KPPN membakar sendiri ikan, udang, jagung, ketela dan pisang di pinggir pantai Sei Bakau. Nikmat sekali, karena yang mengerjakan pegawai KPPN Sampit sendiri.
Sesi berikutnya berturut-turut dipaparkan oleh Joko Sumedhi yang mengupas Unit Kepatuhan Internal dan kepegawaian, disusul oleh Arief Koesetyawan yang menyampaikan materi tentang potensi fraud dan conflict of interest, serta Eko Setiyo Utomo yang membahas kepatuhan bank dalam menjalankan transaksi rekening kas negara. Pada sesi akhir, Kepala KPPN Sampit menyampaikan solusi atas penyerapan satker dan arahan terkait dengan pekerjaan KPPN Sampit. Sesudah itu acara dilanjutkan dengan makan malam. Agar lebih berkesan, pegawai KPPN membakar sendiri ikan, udang, jagung, ketela dan pisang di pinggir pantai Sei Bakau. Nikmat sekali, karena yang mengerjakan pegawai KPPN Sampit sendiri.
Pelatihan ini bertujuan untuk melatih para pegawai, pramubakti, dan satpam KPPN Banjarmasin dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada para stakeholder.
harapkan” tegas Yudi. Berbagai metode dan contoh kongkrit beliau paparkan, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung standar pelayanan di BRI, dengan menghadirkan Security, Frontliner, dan, Costumer Service dari BRI Cabang Pangeran Samudera. Satpam, Petugas FO, dan Petugas CSO KPPN Banjarmasin diberi kesempatan untuk mempraktikkan pelayanan pada KPPN Banjarmasin dan kemudian dinilai kekurangan dan kelebihannya.
Pada pagi hari, acara diawali dengan sambutan Kepala KPPN Kuningan, Eriswan. Dalam sambutannya ia menekankan pentingnya kerjasama antara seluruh pegawai KPPN Kuningan dalam meningkatkan kinerja. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam melatih kerjasama dan kekompakan seluruh pegawai KPPN Kuningan”. Demikian pesannya.
ngan tempat permainan yang terpisah, masing-masing tim tidak ada yang bisa meiru strategi lawan. Hikmah yang dapat dipetik dari beberapa permainan tersebut yakni kerjasama antar anggota tim, pemimpin yang bisa mengkomando dan kesabaran dalam mencapai tujuan. Seluruh permainan dapat berhasil dimainkan hingga pukul 11.30 WIB. Setelah Ishoma, acara dilanjutkan dengan seminar motivasi yang menghadirkan motivator Dra. Yetty Nteseo, M.Eng.Sc. 

