- Regional
- Dilihat: 3507
KPPN Medan I Siap Mengemban Amanah Baru<br>
Liputan Launching KPPN Mobile KPPN Medan I
Medan, djpbn.kemenkeu.go.id - “Di KPPN Mobile tidak ada Kepala Kantor dan tidak ada Kepala Seksi, akan tetapi ada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Mengawasi,” pesan Kepala KPPN Medan I saat melepas bus KPPN Mobile, pada acara peresmian KPPN Mobile KPPN Medan I, Senin (23/4). “Kawan-kawan tetaplah bersemangat, berikanlah pelayanan yang excellent. Sebarkanlah senyum dan salam persaudaraan bagi semua satker yang kalian layani,” tambahnya.
Hari itu, adalah hari bersejarah bagi KPPN Medan I. untuk pertama kalinya melakukan ekspansi pelayanan menjemput bola. Bekerjalah semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan kepada satker. Hiasi diri dengan niat baik serta akhlak terpuji. Semua pegawai Medan I harus siap mengemban amanah baru ini”, lanjutnya.
Diawali dengan doa bermohon kepada Yang Maha Kuasa agar dalam pelaksanaan tugas selalu dalam lindungan-Nya. Lambaian tangan Kepala KPPN Medan I dan rekan-rekan mengiringi keberangkatan KPPN Mobile. Suara mobil-pun menderu menyusuri jalan menuju service point Polres Binjai di Kotamadya Binjai yang berjarak 25 Km dari Kota Medan dan ditempuh kurang lebih 60 menit. Disepanjang jalan melalui Kota Medan terlihat berbagai macam pemandangan yang menambah riang dan keakraban petugas KPPN Mobile.
Berhubung Kapolres Binjai sedang ada tugas. Kedatangan petugas KPPN Mobile diterima oleh Wakapolres Binjai, Kompol Aries Setia Budi, S.IK. Wakapolres Binjai menyambut baik adanya KPPN Mobile dan mengucapkan terima kasih karena keberadaan KPPN Mobile akan sangat membantu kelancaran penerbitan SPM/SP2D. Suasana pagi yang cerah dan kicauan burung bersahutan menambah semangat dengan harapan semoga menjadi awal yang baik bagi perjalanan KPPN Mobile ke depannya.
Operasional KPPN Mobile sebelum keberangkatan sudah melalui berbagai uji coba baik dengan data dummy maupun data riil satker yang saat itu datang ke KPPN. Lokasi uji coba di halaman Gedung Keuangan Negara Medan dan dipandu oleh teman-teman dari Kantor Pusat pada tanggal 18 dan 19 April 2012. Uji coba berhasil dengan sedikit kendala pada lambatnya pengiriman data melalui email. Hal ini akan menjadi perhatian Kepala Kanwil untuk memilih bentuk sarana tercepat dalam proses pengiriman data.
Jadwal operasional KPPN Mobile Kanwil DJPBN Provinsi Sumatera Utara adalah setiap hari Senin untuk KPPN Medan I, setiap hari Selasa dan Rabu bagi KPPN Medan II, dan setiap hari Kamis yang bertugas KPPN Tebing Tinggi. Jadwal itu sudah melalui survey dan identifikasi Service Point Satuan Kerja di wilayah pembayaran KPPN masing-masing.
Launching operasional pertama yang bertugas adalah KPPN Medan I dengan personel Ruben Fabian Posma, Suharto, dan Arisandy Joan Hardiputra. Petugas dari Kanwil adalah Rahmat Kurniawan dan Bambang Irawady. Petugas KPPN Mobile dari KPPN harus berkompeten dalam hal menerima SPM baik Belanja Pegawai maupun Belanja Non Pegawai, Rekonsiliasi, Konfirmasi Surat Setoran, serta sebagai Customer Service. Sementara dari Kanwil mempunyai keahlian dalam mengemudi dan seluk-beluk jaringan listrik maupun internet.
Jadwal dibuat perbulan dan diinformasikan kepada satker seminggu sebelum hari keberangkatan. Informasi KPPN Mobile melalui surat dan SMS Gateway. Jadwal petugas diusulkan oleh Kepala KPPN yang bersangkutan dan Surat Tugas dibuat oleh Kepala Kanwil.
Sore hari sekitar jam 16.15 KPPN Mobile tiba di KPPN Induk. Petugas KPPN Mobile tampak masih menunjukkan wajah yang ceria. Pertanda KPPN Mobile membawa berkah tersendiri. Dengan semangat bekerja sebagai ibadah, panasnya suasana di dalam mobil tidak menjadikan sebagai penghalang. Menjelang pulang tenda mobil tidak bisa ditutup kembali. Petugas dengan sigap memperbaikinya dengan senang hati.
Pengalaman pertama semoga menjadi inspirasi dan motivasi bagi pelaksanaan operasional selanjutnya. Tentunya dengan niat dan semangat untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada stakeholders. Ditjen Perbendaharaan selalu berkomitmen untuk meningkatkan kinerja organisasi dan menyempurnakan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pengabdian tiada henti dan tanpa pamrih untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dengan amanah baru, semangat terpacu, penyerapan anggaran melaju, semoga keberkahan menyertai selalu.
Oleh : Warnoto – Kontributor KPPN Medan I
Editor: Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan











Karena mempunyai tanggung jawab moral dan perhatian yang cukup besar agar seluruh pegawai KPPN Batam dapat berhasil dalam proses Assessment, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau Harry Basar Hutapea disertai Kepala Bagian Umum turun langsung pada tanggal 12-13 April memberikan motivasi, mengarahkan dan memberi gambaran kepada seluruh pegawai KPPN Batam agar dapat berhasil dalam Assessment.
“virus perubahan” pada benak pegawai KPPN Batam. Cara penyampaian yang atraktif dan menarik ditambah pendekatan yang humanis, tidak terbantahkan energy positif yang beliau pamerkan menular keseluruh pegawai. Hal ini terlihat dari wajah-wajah ceria dan optimis seluruh pegawai KPPN Batam.
Dalam arahannya Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh, Achmad Saefudin menekankan kepada para pegawai tidak hanya memperhatikan masalah duniawi saja, namun juga jangan sampai melupakan urusan akhirat. Dalam kesempatan tersebut, dirinya kembali memberikan motivasi kepada para pegawai untuk tetap semangat dalam mengikuti tes assessment tersebut. Harapan beliau nantinya para pegawai lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh dapat lulus semuanya. Kemudian materi pembinaan mental disampaikan oleh Ustadz Umar Ismail, S. Ag. Ia mengajak para pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh untuk tetap sabar dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh Allah SWT. Selain itu, para pegawai diharapkan untuk senantiasa mengingat Allah baik dikala senang maupun susah, di keramaian maupun sendirian karena Allah SWT akan menolong umat-Nya yang selalu mengingat Tuhan-Nya.
Ustadz Umar Ismail menambahkan, cobaan adalah bukti kasih sayang Allah kepada umatnya, begitu juga assessment adalah salah satu bentuk perhatian pimpinan kepada para pegawai. Dengan cobaan diharapkan akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seseorang, dengan assessment diharapkan akan meningkatkan kualitas kinerja para pegawai.
Suasana Try Out dirancang mirip dengan situasi ujian yang sesungguhnya. Selama acara berlangsung, para peserta terlihat sangat antusias dalam mengerjakan semua soal-soal yang disampaikan hingga akhir acara pelaksanaan. Menurut para peserta, dari tiga jenis materi yang disampaikan, Psikotest merupakan materi yang paling sulit dan menyita waktu bagi hampir semua peserta. Apabila kita menilik kembali perkembangan jenis test yang dilakukan dari tahun 80-an hingga saat ini, materi psikotest ini merupakan salah satu materi yang baru bagi para pegawai yang latar belakang bukan penerimaan dari sarjana dan Prodip/STAN. Oleh karena itu, pada saat sesi penyampaian simulasi Psikotest, sebagian besar para pegawai merasa asing dengan jenis test tersebut. Namun hal tersebut tidak menghentikan semangat para pegawai untuk memahami materi psikotest yang disampaikan namun dijadikan sebagai tantangan bahwa semuanya bisa dipelajari asal ada kemauan. Berkat latihan yang dilaksanakan secara berulang-ulang, para peserta akhirnya dapat mengerti materi ini namun tetap diperlukan latihan yang lebih intensif.
Antusiasme yang sangat tinggi ditunjukkan oleh satker dilingkup KPPN Sungai Penuh dan para pegawai KPPN Sungai Penuh. Hal ini dikarenakan Satker mendapatkan pencerahan mengenai perkembangan reformasi pengelolaan keuangan Negara di bidang akuntansi dan pelaporan keuangan untuk menerapkan akuntansi berbasis akrual, sejalan dengan penerapan Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN).
“Mari kita bersama-sama bersinergi demi pencapaian akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah yang lebih baik di masa depan. Semoga Sosialisasi SAP ini dapat memberi kontribusi yang berharga bagi perbaikan akuntabilitas pengelolaan keuangan Negara” Sambungnya.
Pada kesempatan yang sama bu Lia, panggilan akrabnya, meminta kepada para peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti pembekalan dan terus berupaya agar berhasil lulus saat assessment. Bu Lia juga menyatakan bahwa pimpinan akan selalu memfasilitasi kemauan kuat para pegawainya tersebut dengan mengadakan belajar dan diskusi bersama selepas jam kantor. Nur Amalia pun mengungkapkan rencananya untuk membuat sebuah program latihan mengerjakan soal-soal assessment dengan mendatangkan tenaga pengajar yang berkompeten. “Saya yakin, bila bapak ibu semangatnya terus seperti ini, pasti nanti lulus semua”, tegasnya. Peserta pun mengamini pernyataannya itu.
Sementara itu, Ennoch Sindjang menegaskan bahwa diadakannya assessment adalah sebuah bukti bahwa Ditjen Perbendaharaan bersungguh-sungguh untuk berubah dalam upaya meningkat kinerjanya. Dan diselenggarakannya pembekalan merupakan sebuah bukti bahwa assessment yang dilakukan bukanlah asal-asalan atau karbitan. Di sini menunjukkan bahwa ada keinginan yang sangat kuat agar institusi ini digawangi oleh pegawai-pegawai yang benar-benar berkompeten melaksanakan tuganya.
Semua pegawai terlihat begitu ceria dan semangat mengikuti pembekalan dengan berbagai permainan yang berkaitan dengan sembilan standar kompetensi Pelaksana KPPN Percontohan. Kesepakatan meninggalkan paradigma lama terjadi untuk semua pegawai dan siap menuju perubahan menjadi pegawai KPPN Percontohan yang profesional dan memenuhi sembilan standar kompetensi. Selain itu para pegawai merasakan banyak manfaat dan pelajaran yang dapat diambil setelah pembekalan tersebut.

