- Regional
- Dilihat: 3230
Siap Asessment, Siap Lulus 100 Persen
Liputan Kegiatan Asssement Calon Pelaksana KPPN Percontohan di KPPN Karawan
Sebanyak 28 dari 32 pelaksana KPPN Karawang mengikuti kegiatan assessment yang diselenggarakan oleh Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan, pada tanggal 7 – 8 April 2012, di Aula KPPN Karawang. Kegiatan assessment ini merupakan salah satu tahapan dalam pembentukan KPPN percontohan tahap VI, VII dan VIII.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Bagian Administrasi Kepegawaian , Ludiro,SE,MM. Dalam pengarahannya, Ludiro menjelaskan bahwa kegiatan assessment ini bukanlah semata-mata ditujukan karena adanya rencana pembentukan KPPN percontohan, melainkan assessment merupakan bagian dari penataan Sumber Daya Manusia dalam reformasi birokrasi, yang memang harus tetap dilaksanakan.
Kepala KPPN Karawang, Damirah Sukayati,SE., dalam sambutannya berpesan agar para pegawai bersungguh-sungguh dalam mengikuti assessment ini, sehingga dapat lulus 100%. “Seluruh pegawai KPPN Karawang harus bisa lulus assessment calon pelaksana KPPN percontohan,” ujarnya. “Siap semua?” lanjutnya bertanya kepada peserta assessment. Kemudian, terdengar jawaban lantang dari seluruh peserta assessment “Siaaap”. Pegawai KPPN Karawang memang telah mempersiapkan diri selama satu bulan penuh untuk mengikuti kegiatan assessment ini. Setiap minggu dilakukan kegiatan Gugus Kendali Mutu (GKM) yang membahas materi hard competency, serta dibentuk kelompok belajar untuk membahas materi soft competency.
Kegiatan Assessment hari pertama dengan materi soft competency dimulai sejak pagi dan berakhir pada siang hari. Sedangkan di hari kedua dengan materi hard competency dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari tersebut berjalan dengan lancar, tanpa hambatan apapun. Para pegawai memiliki motivasi untuk terus-menerus belajar, mengembangkan diri, dan mengikuti detail setiap perkembangan organisasi, termasuk perkembangan SPAN. Seluruh peserta assessment berharap mendapatkan hasil yang memuaskan dari kegiatan ini, dan tetap bisa menjadi bagian dari organisasi Ditjen Perbendaharaan.
Oleh: Kontributor KPPN Karawang











Pada bagian lainnya, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan juga menyampaikan Surat Direktur Jenderal Perbendaharan Nomor S-2627/PB/2012 tanggal 21 Maret 2012 tentang Pemotongan Anggaran T.A. 2012 untuk ditindaklanjuti oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan seluruh KPPN lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan.
melalui mekanisme Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dari pelaksana LPSE GKN Makassar. Materi lain yang tak kalah pentingnya adalah pemberian materi aplikasi tentang Karwas uang makan, Tunjangan guru, profesi dan aplikasi Realisasi per jenis belanja yang disampaikan oleh pelaksana KPPN Makassar II.
Rapat Koordinasi yang diselenggarakan pertama pada Tahun Anggaran 2012 ini diikuti sebanyak 53 peserta yang merupakan para pejabat eselon II, III dan IV Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Aceh baik yang berugas di Bagian/Bidang maupun KPPN di seluruh Provinsi Aceh.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing kepala KPPN mengenai Persiapan Menuju KPPN Percontohan dan Go Live SPAN serta Rencana Penyerapan DIPA 2012 masing-masing Satuan Kerja . Keesokan harinya rakor dilanjutkan dengan evaluasi kinerja masing-masing Bidang/KPPN. Sesi tersebut dilakukan diskusi pembahasan permasalahan pelaksanaan anggaran tahun 2011 dalam rangka memberikan rekomendasi untuk perbaikannya dan langkah-langkah persiapan pelaksanaan anggaran 2012 berkaitan dengan percepatan penyerapan dan ketepatan penarikan dana dari Satuan Kerja Kementerian Negara/Lembaga.
mengingat ada beberapa supervisor/operator Bank/Pos Persepsi yang baru bertugas menangani penerimaan negara. Hal ini juga menjadi perhatian bagi KPPN Batam karena bagaimanapun pelaksanaan penerimaan negara harus berjalan lancar meskipun petugas Bank/Pos sedang berhalangan ataupun terdapat petugas baru.
Sosialisasi diadakan dalam 2 (dua) angkatan. Angkatan pertama jam 09.00 s.d. 12.00 diperuntukkan bagi satker mitra kerja KPPN Medan I. Materi disampaikan oleh Warnoto dan Ruben Fabian Posma (KPPN Medan I) serta Suyono dan R. Effie Maulani (Kanwil). Angkatan kedua jam 12.00 s.d. 16.00 untuk Satker mitra kerja KPPN Medan II. Materi disampaikan oleh Kurniawan Santoso dan Edison M.P. Siahaan (KPPN Medan II) serta materi tambahan dari Kanwil. Berperan sebagai moderator adalah Ma’ruf, Kepala Subbagian Dukungan Teknis. Pembawa acara adalah Nurhawani. Pemateri pertama, Warnoto, memaparkan gambaran umum KPPN Mobile. Tujuan KPPN Mobile untuk mendekatkan, meningkatkan, dan mempercepat kualitas pelayanan kepada stakeholders. Keunggulan dan kemudahan apabila terjadi kesalahan tulis atau kurang lampiran maka Satker akan dengan cepat memperbaiki karena lokasi KPPN Mobile dekat dengan Satker. Hambatan yang mungkin akan terjadi agar dipahami Satker antara lain : Arus listrik tiba-tiba padam, hilangnya komunikasi antara KPPN Mobile dengan KPPN Induk, terik panas matahari, hujan lebat, dan angin kencang.
pinan UAPPA-W, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi D.I. Yogyakarta mengingatkan setidaknya ada tiga tantangan besar yang harus dihadapi oleh kementerian/ lembaga maupun Bendahara Umum Negara termasuk Pemerintah Daerah dalam beberapa waktu ke depan.
Beliau juga menjelaskan bahwa saat ini sudah dilaunching, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 238 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Sistem Akuntansi Pemerintah (PUSAP). Diharapkan dengan adanya PUSAP, akan menjadi acuan bagi Pemrintah pusat maupun daerah dalam menyusun Sistem Akuntansi baik Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat maupun Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah. Dengan adanya pengaturan yang baru ini, diharapkan akan dapat disusun Laporan Keuangan Konsolidaisan antara Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dengan Seluruh Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dan bisa dihasilkan Laporan Statistik Pemerintah (Government Financial Statistic).
Sosialisasi diadakan dari pukul 09.00 WIB s.d 17.00 WIB. Materi disampaikan oleh Kepala KPPN Sekayu, Kepala Seksi Verak, Kepala Seksi Pencairan Dana, Pelaksana dari Seksi Verak, dan Pelaksana dari Seksi Pencairan Dana. Pemateri pertama adalah Kepala KPPN Sekayu yang gambaran besar mengenai Kebijakan Umum Fungsi Pelaksanaan Anggaran yang efektif dan efisien, dan sekilas mengenai Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN). 

