Liputan acara evaluasi pencairan APBN TA.2010 dan penganugerahan KPPN Jambi award
Jambi, djpbn.kemenkeu.go.id – Tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Itulah tekad KPPN Jambi dalam proses pencairan APBN. Untuk mewujudkan tekad tersebut, KPPN Jambi mengevaluasi proses pencairan APBN 2010 sekaligus memberikan penghargaan kepada satuan kerja (satker) dengan penyerapan DIPA terbaik, Kamis, 27 Januari 2011, di Restoran Bumi Pasundan, Jambi.
Hadir dalam acara tersebut adalah para kuasa pengguna anggaran/pejabat pembuat komitmen dari 295 satker yang dilayani oleh KPPN Jambi di tahun anggaran 2011.
“Evaluasi pencairan dana sangat dibutuhkan untuk mengetahui kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh satker dan KPPN Jambi, sekaligus memberikan solusi nyata guna penyempurnaan di tahun anggaran 2011,” kata Arief Rahman Hakim, Kepala KPPN Jambi.
“Enam poin penting yang perlu mendapat perhatian serius dari satker dalam pencairan dana APBN tahun anggaran 2010 yaitu belum optimalnya realisasi/penyerapan DIPA , banyaknya kesalahan pencantuman nama/nomor rekening pada SPM atau lampirannya, keterlambatan satker dalam mempertanggungjawabkan dana TUP, banyaknya ralat SPM/Surat Setoran Bukan Pajak (SSBP), rendahnya kepatuhan satker dalam menyampaikan perkiraan penarikan dana, keterlambatan satker dalam melakukan rekonsiliasi dan penyampaian LPJ bendahara,” papar Arief Rahman Halim di hadapan para peserta.
“Penyerapan dana DIPA TA.2010 lebih rendah dibanding tahun anggaran 2009,” katanya lagi.. “Belanja modal terjadi penurunan yang signifikan yaitu dari 96.88% turun menjadi 87.52% atau senilai 91,7 milyar rupiah, suatu angka yang cukup potensial dalam membantu perkembangan ekonomi daerah. Penekanan kedua adalah menyangkut waktu penarikan belanja di luar belanja pegawai yaitu sebesar 44% dilakukan pada triwulan ke-IV atau senilai 709,7 milyar rupiah. Padahal seandainya penarikan dilakukan lebih awal, akan memberikan dampak lebih baik terhadap perkembangan atau pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, KPPN Jambi meresmikan penggunaan website untuk menyempurnakan pelayannya. Masyarakat secara terbuka dapat mengaksesnya melalui alamat www.kppnjambi.org. Website tersebut tidak hanya menyajikan data peraturan, informasi dan aplikasi namun juga menghadirkan fitur baru E-rekon/LPJ Bendahara dan upload AFS untuk perkiraan penarikan dana. Di dalamnya juga ada informasi penggunaan sms center agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder. Konsultasi on-line juga disediakan untuk satker yang perlu bantuan jarak jauh. Kemudahan-kemudahan yang dihadirkan diharapkan dapat lebih memotivasi satker agar lebih cepat lagi menyampaikan laporan keuangannya dan tidak ada lagi batasan waktu dan tempat dalam menikmati layanan yang diberikan KPPN Jambi.
Di samping dua hal tersebut, untuk memotivasi para pimpinan satker, KPPN Jambi memberikan penghargaan kepada mereka yang berprestasi.
Sebelum memimpin penganugerahan KPPN Jambi Award, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, yang diwakili oleh Kepala Bagian Umum, M. Priutomo Rasyid menyatakan bahwa penyerapan dana yang kurang optimal tidak sejalan dengan program yang dikembangkan pemerintah daerah, yaitu menjadikan Jambi Emas (Ekonomi Maju, Adil-Aman, dan Sejahtera). Penerbitan DIPA TA.2011 yang sudah lebih awal dan disampaikan sebelum TA.2011 bergulir tidak akan memberikan manfaat yang optimal jika tidak dibarengi perubahan pola kerja . Dana APBN akan lebih memberi kontribusi jika diserap lebih awal. Di akhir sambutannya, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi memberikan apresiasi dan dukungan terhadap apa yang telah dilakukan oleh KPPN Jambi.
Penghargaan terbagi dalam tiga kategori, kategori akurasi perencanaan dan capaian realisasi DIPA, pembuatan dan penyamaian perkiraan penarikan dana dan laporan pertanggungjawaban satker. Para penerima penghargaan itu secara lengkap adalah sebagai berikut.
Kategori akurasi perencanaan dan capaian realisasi DIPA. Terbaik pertama, Badan Kesbangpol dan Linmas Provinsi Jambi, disusul berturut-turut sebagai terbaik kedua sampai ke lima, Bappeda Provinsi Jambi, Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kab. Muaro Jambi, Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kab. Muaro Jambi dan Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kota Jambi.
Kategori pembuatan dan penyampaian perkiraan penarikan dana, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan KB Provinsi Jambi menduduki peringkat pertama. Disusul oleh UPTD Balai Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (BPTT) Jambi dan Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kab. Muaro Jambi.
Kategori pelaksanaan rekonsiliasi keuangan dan laporan pertanggungjawaban satker, predikat terbaik menjadi milik Balai Taman Nasional Berbak. Berturut-turut diikuti oleh Kantor Kementerian Agama Kab. Batanghari, Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi, Pengadilan Agama Muara Bulian, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi, Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Provinsi Jambi, Dinas Koperasi UMKM Provinsi Jambi, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kab. Muaro Jambi, Stasiun Meteorologi Sultan Thaha Jambi, Badan Pusat Statistik Kab. Batanghari, dan Madrasah Aliyah Negeri 3 Batanghari.
Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan pakta integritas antara kepala KPPN dengan para kuasa pengguna anggaran.
Oleh : Nugroho – Kontributor KPPN Jambi
Editor : Bambang Kismanto – Media Center Perbendaharaan