- Regional
- Dilihat: 2125
MENINGKATKAN SINERGI MENYONGSONG IMPLEMENTASI SPAN DAN AKUNTANSI BERBASIS AKRUAL
Liputan Rakor Kanwil Ditjen PBN Prov. Sulawesi Tenggara
Kendari, djpbn.kemenkeu.go.id,- Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dengan tema “Menuju Modernisasi Pengelolaan APBN melalui SPAN dan Akuntansi Berbasis Akrual” pada tanggal 31 Oktober s.d. 2 November 2014, di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Rakorwil dibuka secara resmi pada tanggal 31 Oktober 2014 oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Marni Misnur dan dihadiri para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara. Pada acara pembukaan tersebut hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, Sudjiton, serta Kapolres Wakatobi, Hotlan Damanik yang turut menyampaikan materi “Tindakan Pidana Pencucian Uang” kepada para peserta rakorwil.
Dalam rakorwil tersebut dibahas permasalahan dan isu-isu terkini serta langkah-langkah strategis yang harus dilakukan dalam rangka persiapan implementasi SPAN dan akuntansi berbasis akrual pada Tahun 2015 yang dibagi dalam empat komisi yaitu Komisi A yang membahas pelaksanaan anggaran pusat dan daerah (APBN dan APBD), Komisi B yang membahas pelaksanaan akuntansi berbasis akrual pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Komisi C yang membahas pelaksanaan supervisi, kepatuhan internal dan SPAN serta Komisi D yang membahas dukungan operasional. Dari hasil pembahasan tersebut, disepakati beberapa kesimpulan dan rekomendasi diantaranya (i) perlunya solusi untuk mencegah terjadinya pagu minus dan mekanisme penyelesaiannya, (ii) Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tenggara dan KPPN akan bersinergi untuk menyelenggarakan sosialisasi akuntansi berbasis akrual dan bimtek sistem aplikasi instansi berbasis akrual, (iii) perlunya beberapa perbaikan peraturan, SOP dan aplikasi terkait pelaksanaan tugas di KPPN, dan (iv) perlunya peningkatan fungsi dukungan operasional agar lebih efektif dan efisien.
Untuk semakin meningkatkan kebersamaan seluruh pegawai dihari berikutnya dilaksanakan capacity building yang dipandu oleh tim dari Kantor Pusat. Oleh: Kontributor Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov Sulawesi Tenggara











Pada saat koordinasi tersebut, Bapak Ander juga berpesan kepada seluruh bank/pos yang hadir termasuk kepada KPP Pratama Sekayu untuk tidak bosan-bosannya menyarankan kepada Wajib Pajak/Wajib Bayar/Wajib Setor untuk memanfaatkan layanan MPN-G2 dalam menyetorkan kewajibannya. Hal ini disebabkan Bank/Pos Persepsi mitra kerja KPPN Sekayu telah lama siap menerima setoran penerimaan negara melalui MPN G-2, namun wajib pajak/wajib bayar/wajib setor masih banyak yang enggan berpindah ke layanan MPN G-2. Di akhir acara rapat koordinasi tersebut, Bapak Ander memberikan piagam penghargaan kepada Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu sebagai Bank Persepsi Mitra Kerja KPPN Sekayu dengan Kinerja Terbaik Tahun Anggaran 2014 setelah mendapatkan nilai tertinggi atas penilaian kinerja bank/pos persepsi yang dilakukan KPPN Sekayu untuk periode Januari sampai dengan Oktober 2014. Pada saat penyerahan piagam, Bapak Ander berpesan agar Bank Sumsel Babel Sekayu selaku Bank Persepsi dapat terus meningkatkan prestasi dan mempertahankannya.
Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali tersebut juga berpesan agar mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah dicapai. Untuk akhir tahun anggaran perlu dimonitor terkait rekonsiliasi agar tidak terjadi perbedaan antara KPPN dengan satuan kerja (satker). “Perhatikan masalah dispensasi dan jaminan!” kata Manuaba, “supaya tidak ada wan prestosi,” lanjutnya. 

