- Regional
- Dilihat: 4481
Bangun TEAMWORK, KPPN Klaten Adakan Outbond
Liputan Outbond KPPN Klaten
Klaten, perbendaharaan.go.id - Hari libur, tidak menyurutkan semangat para pegawai untuk mengabdi pada negara. Pelayanan prima yang dijanjikan saat reformasi birokrasi digulirkan, harus benar-benar terwujud. Dan salah satu kunci sukses mewujudkan service excellence adalah semangat kerja sama. Karena alasan itulah, Kamis, 13 Mei 2010, yang adalah hari libur, seluruh awak KPPN Klaten dari pegawai, satuan pengaman hingga cleaning service, mengikuti kegiatan outbond di Kopeng-Magelang, Jawa Tengah.
Mengambil tema “Membangun Teamwork Menuju Service Excellence”, kegiatan outbound ini bertujuan melatih para pegawai agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada. Dengan membentuk sikap professionalisme para pegawai yang didasarkan pada perubahan dan perkembangan traits (sifat mendasar) dari individu, maka kinerja pegawai diharapkan semakin lebih baik.Sifat mendasar tersebut adalah trust, belief, dan komitmen. Tiga sifat dasar inilah yang
dibangun dalam kegiatan outbond di Pegunungan Kopeng, Magelang. Pelatihan ini diharapkan pula mampu meningkatkan soft skill dan pengembangan sumber daya manusia/pegawai KPPN Klaten disamping sebagai sarana refreshing disela-sela kesibukan kantor.
Kegiatan dilaksanakan oleh provider dan dipandu para fasilitator yang berpengalaman, dengan memilih paket outbond games. Setiap jenis permainan memberikan banyak arti, baik dalam bentuk kerja sama tim maupun kepribadian masing-masing peserta sebagai bahan untuk intropeksi. Melalui permainan di dalam outbond tersebut, peserta dilatih untuk menghargai pendapat orang lain, mencari jalan keluar atas suatu masalah, berkoordinasi, komunikasi dan saling mempercayai, serta bagaimana cara mencapai sasaran dan tujuan.
Meski sempat diguyur hujan, kegiatan tetap dilanjutkan. Para peserta bersemangat mengikuti setiap game. Seluruh pegawai kompak membentuk kerjasam tim yang solid. Subuah event yang sangat menarik dan menghibur. Kekompakan tersebut diyakini akan berdampak baik bagi terwujudnya teamwork yang pada gilirannya service exellent dapat dipersembahkan oleh semua pegawai KPPN Klaten kepada seluruh mitra kerja.
Kontributor: Tim Kreatif KPPN Klaten
Editor: Bambang Kismanto-Media Center Perbendaraan








Dalam paparannya, Haryanto, mengatakan bahwa kunci untuk mencapai service excellence pada sebuah institusi adalah pertama, adanya komitmen kualitas layanan pada semua lini (top-down and bottom up), kedua, adanya keterlibatan semua pihak dalam proses melayani, ketiga, adanya keseimbangan dalam memberikan layanan, adanya konsistensi atau pemeliharaan atas hasil layanan baik yang telah dicapai. Disamping itu, sikap egaliter atau kesetaraan juga sangat diperlukan untuk memberikan efek positif dan rasa saling menghargai. Dengan sikap itu jalinan komunikasi akan terbangun dengan penuh rasa empati yang rasional, obyektif namun tetap ada jarak dan semua pihak tetap dapat berpikir jernih.
Sosialisasi ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas antara Kepala KPPN Serui dan Kuasa Pengguna Anggaran. Pakta Integritas berisi pernyataan dari Kuasa Pengguna Anggaran untuk mendukung reformasi birokrasi (Ditjen Perbendaharaan) Kementerian Keuangan, dengan tidak memberikan atau menjanjikan memberikan imbalan/upeti/sejenisnya berupa apapun secara langsung maupun tidak langsung kepada pejabat/pegawai KPPN Serui atas layanan yang diberikan dan/atau pelaksanaan tugas KPPN Serui. Dengan ditandatanganinya Pakta Integritas, diharapkan akan terwujud pelayanan yang bersih, berwibawa, serta bebas korupsi sehingga akan meningkatkan citra di masyarakat atas institusi KPPN pada khususnya dan Kementerian Keuangan pada umumnya.
Grand Launching Layanan Unggulan yang dilaksanakan serentak di 20 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut Reformasi Birokrasi di Kementerian Keuangan RI yang telah dirintis sejak tahun 2007. Dalam sambutan Menteri Keuangan yang dibacakannya, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah, menerangkan bahwa konsep unggulan tersebut diharapkan memberikan kontribusi signifikan untuk mengubah persepsi masyarakat selama ini terhadap stigma birokrasi pemerintah yang lamban, berbelit-belit, tidak ada unsur kepastian, bahkan masih mengenakan pungutan . Persepsi kedepan, dengan layanan unggulan ini adalah layanan yang cepat, sederhana, menjamin adanya kepastian, serta bebas pungutan. Peresmian ini menjadi bukti bahwa jajaran kementerian keuangan tidak pernah berhenti berbenah diri, terus melakukan inovasi dalam rangka mensukseskan reformasi birokrasi.
Grand Launching Layanan Unggulan Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur, para Kepala Kanwil lingkup Kementerian Keuangan, para Kepala KPPN lingkup Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur, unsur Muspida Provinsi Kalimantan Timur, pihak Perbankan Pemerintah, dan para Kuasa Pengguna Anggaran/Satker lingkup Provinsi Kalimantan Timur.
Sementara itu Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Propinsi Sumatera Selatan berpesan agar kepada KPA dalam proses pencairan dana APBN disesuaikan dengan perencanaan. “Agar tidak terjadi penumpukan pada akhir tahun anggaran,” pesannya. “Di samping itu, saya menghimbau supaya KPA melakukan pertanggungjawaban dengan baik dan tepat waktu dana APBN. Termasuk di dalamnya membuat Laporan Keuangan dan Rekonsiliasi Laporan SAI dengan SAU dalam mendukung penyusuanan LKPP Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” lanjut beliau.
Dalam acara yang berlangsung sederhana namun khidmat ini, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, S. Bambang Suroso menyampaikan sambutan Menteri Keuangan dalam acara Peresmian Layanan Unggulan Kanwil Ditjen Perbendaharaan. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Ditjen Perbendaharaan sebagai pengelola APBN mempunyai peranan yang sangat strategis dalam meningkatkan kondisi perekonomian negara. Dengan demikian peningkatan kinerja yang disertai perubahan mindset adalah mutlak bagi seluruh jajaran Ditjen Perbendaharaan. Sasaran peningkatan kinerja tersebut adalah terwujudnya kehandalan sistem administrasi pendapatan negara, kelancaran penyaluran dana APBN yang didukung terlaksananya cash management yang optimal, serta diperolehnya laporan keuangan pemerintah dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).
Acara dilanjutkan dengan penekanan tombol secara bersama-sama oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Pimpinan Bank Indonesia Surabaya, Perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Keuangan Pemprov Jawa Timur dan Kepala Bidang Keuangan Polda Jawa Timur sebagai simbol diresmikannya Layanan Unggulan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur.

