Oleh: Fahmi Trisnadi, Bagian Sumber Daya Manusia Sekretariat DJPb
Kereta MRT Jakarta melaju cepat meninggalkan stasiun ASEAN, mengantarkan saya dan penumpang dari berbagai sudut kota menuju tujuan masing-masing. Di dalam gerbong, sebagian orang asyik menatap ponsel, sementara yang lain hanya diam, menikmati pemandangan gedung-gedung tinggi yang membentang di luar jendela.
Pemandangan kota yang terus berkembang dan penuh dinamika ini menunjukkan bagaimana pengembangan infrastruktur yang terencana dan pengelolaan keuangan negara yang baik dapat mempercepat pertumbuhan. Namun, juga merefleksikan pertumbuhan ekonomi yang tidak selalu merata antara kota dan pedesaan, pusat dan daerah, core dan periphery. Seperti halnya jalur MRT yang masih terbatas, tantangan dalam pengelolaan keuangan subnasional atau keuangan daerah di kawasan ASEAN juga masih jauh dari selesai. Kesenjangan antarwilayah masih ada, dan tantangan alokasi sumber daya menimbulkan ketimpangan dalam pembangunan infrastruktur, meninggalkan banyak wilayah yang jauh tertinggal dari arus kemajuan.