- Opini
- Dilihat: 2540
APBN untuk UMKM, Investasi bagi Ketahanan Ekonomi
Oleh: Ari Wibowo, Pegawai pada KPPN Klaten
Di tengah berbagai agenda besar pembangunan terdapat sektor yang sering disebut sebagai representasi denyut ekonomi negara berkembang yaitu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini sangat beralasan, karena sebagaimana diungkapkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sektor UMKM menyumbang 60% PDB serta berkontribusi terhadap 14,4% ekspor nasional. Tidak kalah penting, UMKM menyerap 97% tenaga kerja nasional dan merupakan jenis usaha yang relatif tahan banting dengan terpaan krisis. Hal ini menunjukkan UMKM memegang peran krusial dalam menopang ekonomi Indonesia.












