Ambon, Perbendaharaan.go.id - Melanjutkan proses Internalisasi Nilai-Nilai Kementerian Keuangan, Ditjen Perbendaharaan melakukan kegiatan TOT Change Agent dan Value Gathering, 10 dan 11 Oktober 2014, di Ambon. Dirjen Perbendaharaan, Marwanto Harjowiryono membuka sekaligus memberikan ceramah umum Nilai-nilai kementerian Keuangan dihadapan para peserta kegiatan tersebut, yang berasal dari Peserta TOT Change Agent Wilayah Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.
Kegiatan ini dimulai dari Pelaksanaan TOT Change Agent yang dipandu oleh narasumber dari Change Agent Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan, peserta diberikan materi mengenai Internalisasi Nilai &ndash Nilai Kementerian Keuangan dan Program Budaya Kementerian Keuangan. Pada sesi akhir acara TOT Change Agent, Direktur Jenderal Perbendaharaan mengukuhkan 62 Peserta TOT Change Agent.
Dalam sambutannya Marwanto menegaskan bahwa Change Agent diharapkan menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik di Instansi masing-masing, &ldquoSampai dengan saat ini berarti Direktorat Jenderal Perbendaharaan memiliki tambahan Change Agent baru sebanyak 62 Orang, dimana nantinya Change Agent baru tersebut diharapkan akan menjadi pionir sekaligus penggerak perubahan yang dimulai dengan mind-shifting terhadap pola kerja dan peng-implementasian Nilai-Nilai Kementerian Keuangan di lingkungan Ditjen Perbendaharaan,&rdquo ucap Marwanto.
Keesokan harinya, acara dilanjutkan dengan kegiatan Value Gathering dengan menampilkan beberapa performance yang apik dan menarik dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Maluku, KPPN Ambon, dan KPPN Masohi diantaranya Mars SPAN, Tarian Katreji, Tarian Saureka-reka, dan Tarian Salsa. Selanjutnya, juga terdapat pemaparan simbolisasi Internalisasi pada tiap masing-masing instansi, dan pengukuhan Duta Nilai bagi Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Maluku, KPPN Ambon, dan KPPN Masohi.
Dalam ceramah Nilai &ndash Nilai Kementerian Keuangan pada acara value gathering, Dirjen Perbendaharaan berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk berubah ke arah yang lebih baik, &ldquoPerubahan adalah fenomena yang abadi, dengan adanya Change Agent diharapkan dapat merubah sesuatu dari yang tidak baik menjadi lebih baik di instansi masing-masing. Jadilah intan &ndash intan di unit Anda, ditiru bagi semua orang untuk menjadi lebih baik,&rdquo Ungkap Dirjen Perbendaharaan yang disambut aplaus seluruh peserta Value Gathering.
Pada akhir sambutannya, Dirjen Perbendaharaan berpesan kepada seluruh peserta yang hadir agar menjadi pribadi yang bernilai berlandaskan Nilai &ndash Nilai Kementerian Keuangan, &ldquoSeluruh peserta value gathering saya berpesan, Jadilah Insan Perbendaharaan yang mempunyai nilai, karena pribadi bernilai akan menghasilkan kinerja bernilai.&rdquo pungkas Dirjen Perbendaharaan mengakhiri ceramah umumnya.
Oleh : Imam Saroni, Novri HS Tanjung, dan Tino AW &ndash Tim Media Center Ditjen PBN











Kerjasama pertukaran data antara Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Prov. Sulawesi Selatan (sulsel) dan BI Sulsel merupakan mempunyai posisi strategis. Kanwil Ditjen Perbendaharaan saat ini mempunyai amanah sebagai representasi Kementerian Keuangan di daerah. Sebagai treasury manager semua data dan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran negara masuk dalam database Ditjen Perbendaharaan. Data dan Informasi ini perlu diolah dan diperkaya dengan data-data external seperti dari Bank Indonesia dan BPS sehingga menghasilkan informasi yang lebih akurat. &ldquopertukaran data ini dapat meningkatkan kapasitas SDM kedua belah pihak dibidang statistic, bidang ekonomi dan treasury &rdquo tambah Kakanwil Sulsel Alfiker Siringoringo.
lain itu akan datang&rdquo kata Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono. Sinergi diantara pegawai dan saling bantu membantu melaksanakan tugas dapat mempermudah pekerjaan sehari-hari.
Spending review dan Kajian Fiskal Regional merupakan tugas baru Ditjen Perbendaharaan yang membutuhkan koordinasi internal dan dengan pihak external. Peran Kanwil Ditjen Perbendaharaan menjadi lebih strategis dengan melakukan analisis terhadap aktifitas fiscal yang dilakukan di daerah. Hasil analisis tersebut dapat digunakan oleh pemerintah daerah sebagai salah satu alat untuk melihat lebih dalam terhadap pengelolaan keuangan daerahnya. Hubungan mutualisme inilah yang diharapkan tetap terjalin harmonis mendukung pelaksanaan tugas masing-masing
Sementara itu, Dirjen Perbendaharaan menyampaikan bahwa KPPN Khusus Penerimaan sebagai unit baru dihadapkan pada tantangan peningkatan penerimaan Negara dan peningkatan kualitas, akurasi dan validitas data penerimaan. Dirjen Perbendaharaan menambahkan, sebagai unit yang baru lahir, jajaran KPPN Khusus Penerimaan memegang kendali navigasi awal. &ldquoSaat ini jajaran KPPN Khusus Penerimaan ibarat akan memanah, pergeseran setiap derajatnya akan berpengaruh terhadap tercapai atau tidaknya target yang ditentukan nantinya,&rdquo ujar Marwanto.
"Acara penilaian Kantor Pelayanan Percontohan Kementerian merupakan "the truth moment" untuk mengetahui tingkat kepuasan atas pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan" ungkap Charmeida Tjokrosuwarno selaku ketua tim.
Selanjutnya, Sekretaris Ditjen Perbendaharaan, Haryana membuka acara pada kegiatan tersebut, sekaligus memberikan ceramah umum. &ldquoSungguh saya merasa sangat senang hadir di tengah-tengah Bapak/ Ibu Pejabat Eselon IV kegiatan pembekalan, calon pemimpin masa depan yang merupakan sebagai strategic partner dalam pengejawantahan visi, misi, strategi kebijakan Ditjen Perbendaharaan pada masing-masing unit Eselon II Ditjen Perbendaharaan.&rdquo Ungkap Sesditjen Perbendaharaan, Haryana.
Pada kesempatan ini, Sulaimansyah melaporkan perkembangan keuangan dan perekonomian daerah di Maluku Utara serta strategi-strategi apa yang telah dan akan diambil oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan pada khususnya untuk dapat lebih berperan meningkatkan perekonomian daerah sebagai perwujudan peran kanwil sebagai representasi Kementerian Keuangan di daerah. Selaku Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan di Provinisi Maluku Utara, Sulaimansyah juga menyampaikan profil Kementerian Keuangan di Provinisi Maluku Utara dimana terdapat 257 pegawai Kementerian Keuangan tersebar di 11 Kantor Vertikal Kementerian Keuangan. 

