Jakarta, perbendaharaan.go.id - Tanggal 30 Oktober 1946 Pemerintah Republik Indonesia untuk pertama kalinya mengedarkan Oeang Republik Indonesia (ORI) dan menyatakan uang NICA dan uang Javache Bank sudah tidak berlaku lagi. ORI menjadi kebanggaan dari seluruh rakyat bangsa Indonesia, menjadi lambang kedaulatan bangsa Indonesia dan wujud kepercayaan diri bangsa Indonesia. Semangat perjuangan diawal kemerdekaan itu mengilhami prestasi gemilang disaat ini untuk mewujudkan kemajuan dalam pengelolaan keuangan negara.
Setelah menempuh pembahasan yang alot dari tahun 2006 sampai tahun 2011, Undang-undang mata uang NKRI akhirnya diterbitkan. Mata uang NKRI mempertegas Rupiah telah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Bertepatan dengan terbentuknya pemerintahan baru, hari uang tahun 2014 mengambil tema &ldquodengan semangat baru, kita selaraskan gerak kerja kemenkeu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan&rdquo . &ldquoBersama dengan elemen pemerintahan lainya , kementerian keuangan akan berkoordinasi dalam keselarasan gerak langkah menuju kesejahteraan rakyat yang berkeadilan&rdquo kata Menteri Keuangan Bambang P.S. Brojonegoro dalam pidatonya.
Sesaat lagi Asean Economic Community (AEC) 2015, negara Indonesia harus memiliki setrategi jitu untuk meningkatkan daya saing nasional. Pada tahun 2015, apabila AEC tercapai, maka ASEAN akan menjadi pasar tunggal dan berbasis produksi tunggal dimana terjadi arus barang, jasa, investasi, dan tenaga terampil yang bebas, serta arus modal yang lebih bebas diantara Negara ASEAN. Dengan terbentuknya pasar tunggal yang bebas tersebut maka akan terbuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan pangsa pasarnya di kawasan ASEAN.
Pada kesempatan yang sama Menteri Keuangan menyematkan tanda jasa Satyalencana Karya Satya 30, 20 dan 10 tahun mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil. Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono menjadi salah satu penerima tanda jasa Satyalencana Karya Satya 30 tahun. Beberpa kantor vertikal Ditjen Perbendaharaan mendapatkan penghargaan. KPPN Amlapura mendapatkan penghargaan sebagai Kantor Pelayanan Percontohan (KPPc) Terbaik di Lingkungan Kementerian Keuangan, KPPN Yogyakarta dan KPPN Balikpapan mendapatkan peringkat dua dan tiga KPPc. Menteri Keuangan juga memberikan penghargaan kepada kantor-kantor yang termasuk dalam Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di Lingkungan Kementerian Keuangan tahun 2014. KPPN Semarang II dan KPPN Bangko merupakan penyandang gelar Wilayah Bebas dari Korupsi dari 12 unit kerja yang mendapatkannya.
Oleh : Media Center Ditjen Perbendaharaan








Output dari BIOS dimanfaatkan oleh para stakeholders BLU diantaranya Kementerian Keuangan terutama Direktorat PPK BLU dan Kanwil Ditjen Perbendaharaan, kementerian teknis, dan pihak internal BLU sendiri. Informasi BIOS digunakan sebagai dashboard kinerja layanan dan keuangan sehingga bermanfaat untuk pengambilan keputusan oleh pihak manajemen.
Dalam sambutannya Marwanto menegaskan bahwa Change Agent diharapkan menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik di Instansi masing-masing, &ldquoSampai dengan saat ini berarti Direktorat Jenderal Perbendaharaan memiliki tambahan Change Agent baru sebanyak 62 Orang, dimana nantinya Change Agent baru tersebut diharapkan akan menjadi pionir sekaligus penggerak perubahan yang dimulai dengan mind-shifting terhadap pola kerja dan peng-implementasian Nilai-Nilai Kementerian Keuangan di lingkungan Ditjen Perbendaharaan,&rdquo ucap Marwanto.
Kerjasama pertukaran data antara Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Prov. Sulawesi Selatan (sulsel) dan BI Sulsel merupakan mempunyai posisi strategis. Kanwil Ditjen Perbendaharaan saat ini mempunyai amanah sebagai representasi Kementerian Keuangan di daerah. Sebagai treasury manager semua data dan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran negara masuk dalam database Ditjen Perbendaharaan. Data dan Informasi ini perlu diolah dan diperkaya dengan data-data external seperti dari Bank Indonesia dan BPS sehingga menghasilkan informasi yang lebih akurat. &ldquopertukaran data ini dapat meningkatkan kapasitas SDM kedua belah pihak dibidang statistic, bidang ekonomi dan treasury &rdquo tambah Kakanwil Sulsel Alfiker Siringoringo.
lain itu akan datang&rdquo kata Dirjen Perbendaharaan Marwanto Harjowiryono. Sinergi diantara pegawai dan saling bantu membantu melaksanakan tugas dapat mempermudah pekerjaan sehari-hari. 

