Liputan Pembukaan Rapimtas Ditjen Perbendaharaan
Jakarta, perbendaharaan.go.id &ndash Direktorat Jenderal Perbendaharaan rencananya akan membatasi jumlah Surat Perintah Membayar (SPM) yang diajukan satuan kerja ke KPPN pada akhir tahun anggaran ini. Upaya itu ditempuh guna mencegah penumpukan penyerapan anggaran di akhir tahun. Hal tersebut disampaikan Dirjen Perbendaharaan Agus Suprijanto saat pembukaan Rapat Pimpinan Terbatas (Rapimtas) Ditjen Perbendaharaan, Kamis (13/9), di Kantor Pusat.
&ldquoNampaknya ini memang kejam, tapi ini demi kebaikan kita semua,&rdquo ujar Agus dihadapan para pejabat eselon II dan perwakilan eselon III Kantor Pusat.
Menurut Agus, pola penyerapan anggaran yang meledak di akhir tahun anggaran sangat tidak sehat dan berisiko tinggi. Untuk itu, Agus menyarankan agar Kepala KPPN mendiskusikan langkah strategis dengan mengumpulkan para satuan kerja dalam menghadapi sisa waktu tahun anggaran.
Rapimtas
Ditjen Perbendaharaan kali ini membahas isu strategis terkini. Persiapan pembentukan KPPN Percontohan di seluruh unit KPPN di Indonesia menjadi salah satu agenda pembahasan. Agus Suprijanto mengharapkan hasil assessment dari beberapa wilayah telah memenuhi kriteria yang diinginkan. Dengan demikian, pemetaan SDM kedepan akan jauh lebih mudah.
Terkait penataan organisasi, Rapimtas kali ini membahas perubahan struktur organisasi unit vertical Ditjen Perbendaharaan. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri, seiring transformasi kelembagaan yang tengah berjalan di Kementerian Keuangan. Optimalisasi peran Kanwil Ditjen Perbendaharaan kedepan menjadi tulang punggung organisasi Kementerian Keuangan. Kanwil Ditjen Perbendaharaan dalam waktu dekat akan menerima sebagian limpahan wewenang dari beberapa unit eselon I Kementerian Keuangan.
Sementara itu, Ditjen Perbendaharaan akan melepas wewenang pengesahan DIPA ke Ditjen Anggaran. Pengesahan DIPA tahun 2013 tidak lagi dilakukan Ditjen Perbendaharaan, melainkan akan dilakukan oleh Ditjen Anggaran. Dalam kesempatan Rapimtas ini, Dirjen Anggaran Herry Purnomo menjelaskan proses pengesahan DIPA tahun 2013 yang baru.
Selain itu, beberapa isu strategis lainnya turut menjadi pembahasan dalam kesempatan tersebut. Rapimtas akan berlangsung selama dua hari, 13 s.d 14 September 2012.
Oleh: Novri, Tino, Sugeng &ndash Media Center Ditjen Perbendaharaan








Dikatakan Boediono pula pada tahun 1930-an Jerman merupakan negara yang demokratis akhirnya jatuh ketangan Hitler karena masalah keuangan negaranya amburadul. Penyebabnya waktu itu, kata Wapres, beban utang yang luar biasa karena pemerintahnya harus bayar kerugian akibat perang dunia I.
Serang, di kota ini ketua dharma wanita beserta rombongan menyempatkan mengunjungi Taman Kanak-Kanak (TK) Artha Kencana yang berada tepat dibelakang Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Serang. Setibanya rombongan di tempat ini langsung disambut oleh meriah oleh murid dan guru-guru TK Artha Kencana tersebut, pada kesempatan ini Ibu nining beserta rombongan memberikan bantuannya kepada TK yang telah berdiri sejak KPPN Serang didirikan dimana TK ini mempunyai jumlah murid 46 siswa dan 7 orang tenaga pengajar yang semuanya sudah senior. &ldquoBaru kali ini TK kami dikunjungi oleh dhama wanita pusat, terima kasih atas perhatian yang telah diberikan kepada kami&rdquo demikian yang dikutip dari sambutan ketua Yayasan TK Artha Kencana pada penerimaan rombongan Dharma Wanita.
Kemudian rombongan melanjutkan perjalanannya menuju Sekolah Kekhususan (SLB) Yayasan Pendidikan Padesan yang terletak Kabupaten Lebak tepatnya kecamatan Rangkasbitung. Ditempat ini Rombongan Dharma Wanita langsung disambut dengan meriah oleh siswa yang memiliki keterbatasan kemampuan dengan nyanyian dari alat musik angklung, para siswa begitu antusias dengan kedatangan rombongan dari Jakarta ini. Ketua Dharma Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan juga memberikan bantuannya melalui ketua yayasan sekolah tersebut untuk membantu kegiatan operasional sekolah tersebut. Dalam sambutannya ketua yayasan sekolah tersebut mengatakan bahwa baru kali ini sekolah kami dikunjungi oleh instansi pemerintah, apalagi pemerintah pusat. Besar harapan kami ini merupakan langkah awal untuk instansi yang lain agar dapat mengikuti seperti yang dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan. Pada kesempatan ini pula Ketua Yayasan memberikan kenang-kenanganya berupa replika menara Masjid Banten
Lama yang merupakan lambang dari Propinsi Banten, selain itu pada kesempatan ini para rombongan diajak berlatih berbicara dengan siswa sekolah tersebut menggunakan bahasa isyarat, sehingga para siswa merasa terhibur dengan kedatangan Dharma Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan.
Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan memberikan bingkisan yang didalamnya terdapat beberapa bahan makanan pokok yang diserahkan oleh Dharma Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan kepada Seluruh Pegawai Honorer, Satpam, Supir dan Petugas Kebersihan dilingkungan Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan.
Direktorat SMI mengungkapkan, tujuan diadakannya FGD ini adalah untuk Menggali informasi terkait pelaksanaan kredit program skema subsidi bunga yang selama ini terjadi. Selain itu, Direktorat SMI bermksud menggali informasi permasalahan yang timbul dan penyebab kurang optimalnya pelaksanaan kredit program skema subsidi bunga. Dengan demikian, diharapkan masukan mengenai skema terbaik dalam pelaksanaan kredit program skema subsidi bunga ke depan bisa dicapai.
Kepala KPPN Palopo mengawali sambutannya dengan penjelasan tugas dan fungsi KPPN Palopo, &ldquoKPPN Palopo da-lam mengemban tugas melayanani satker-satker dari Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu Timur. Berkat kerja keras semua pihak, realisasi anggaran pada Semester I TA 2012 mencapai 45%. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, KPPN Palopo senantiasa berpedoman pada Nilai-Nilai Kementerian Keuangan&rdquo. Timo pun memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. &ldquoSaya berharap KPPN Palopo benar-benar siap menjadi KPPN Percontohan.&rdquo
Setelah itu, Timo mengadakan diskusi kepada para pegawai KPPN Parepare di Aula KPPN, dimulai dengan menyapa dan berkenalan satu persatu para pegawai, &rdquosaya ingin berkenalan satu persatu untuk mengetahui bidang tugas kalian selaku Pelayan Masyarakat yang berintegritas,&rdquo ucap Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI
Pada tahap Grand Final, peserta diuji kemampuannya untuk merancang bangun sebuah aplikasi dengan beberapa database, referensi, dan  parameter lainnya yang telah ditentukan. Jenis Aplikasi yang dapat pilih oleh peserta telah ditentukan oleh Tim Juri. Selanjutnya, Peserta mempersentasikan hasil karyanya dihadapan penguji.
Agus memberikan perhatian selanjutnya  terhadap hal penataan dan pengelolaan arsip di KPPN. Ia memberikan apresiasi kepada kantor  lingkup Ditjen Perbendaharaan yang sudah menerapkan  e-filling dalam pengelolaan arsip. Ia pun berharap hal itu bisa menjadi contoh bagi kantor lainnya di lingkup Kementerian Keuangan. 

