Oleh: Dina Rizky Ramadhani, Pegawai pada KPPN Singkawang & Nita Safira, Pranata Humas pada Sekretariat DJPb
Pangan bukan sekadar urusan dapur, melainkan fondasi kedaulatan dan stabilitas sebuah negara. Indonesia, dengan lebih dari 280 juta penduduk, setiap hari dihadapkan pada tantangan memenuhi kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Presiden Soekarno pernah mengingatkan, “Persoalan perut adalah soal hidup dan matinya suatu bangsa.” Pernyataan ini menegaskan bahwa pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga soal kedaulatan, keadilan sosial, dan arah politik bangsa.
Namun, di balik kerentanan itu, Indonesia juga menyimpan potensi luar biasa, mulai dari keanekaragaman hayati tropis, lahan subur, hingga bonus demografi yang bila dikelola dengan visi jangka panjang, dapat menjadikan ketahanan pangan bukan hanya target, melainkan keunggulan strategis bangsa di masa depan.













