Liputan Penyambutan Delegation Members of Federal Treasury of Russia
Jakarta, perbendaharaan.go.id &ndash Indonesia patut berbangga. Reformasi birokrasi yang sedang dilakukan khususnya di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan dinilai berhasil. Hal ini tercermin dari dipilihnya Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan, Republik Indonesia sebagai tempat studi banding oleh Federal Treasury of Russia.
Senin, 27 September 2010, Direktorat Jenderal Perbendaharaan kedatangan tamu penting. Bertempat di Gedung Prijadi Praptosuhardjo II, komplek Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktur Jenderal Perbendaharaan, Herry Purnomo, menyambut delegasi dari pemerintah Rusia. Tamu sebanyak enam orang yang tergabung dalam rombongan Federal Treasury of Russia, direncanakan akan melakukan studi banding tentang reformasi pengelolaan keuangan yang dilakukan di Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
&ldquoDulu kita (Direktorat Jenderal Perbendaharaan, red) melakukan kunjungan ke Rusia untuk belajar tentang perbendaharaan. Kini giliran mereka yang belajar kepada kita mengenai reformasi yang sudah kita lakukan,&rdquo kata Herry Purnomo, Direktur Jenderal Perbendaharaan di Jakarta, pada saat sambutan pembukaan Pembekalan Pejabat Eselon III Baru Angkatan II Tahun 2010 kemarin, setelah acara penyambutan delegasi Rusia. &ldquoKita perlu membuka hubungan dengan negara lain, agar kita tidak seperti katak dalam tempurung. Merasa puas dengan pencapaian kita sendiri,&rdquo lanjut beliau.
Dipilihnya hubungan dengan pemerintah Rusia karena di masa lalu negeri itu mempunyai banyak kemiripan dengan Indonesia. &ldquoDi Rusia, waktu dulu, kalau pemerintah sudah membuat sebuah keputusan, maka tak seorangpun boleh membantah. Sama dengan di negeri kita di jaman yang sama,&rdquo ungkap Herry Purnomo, &ldquoJadi kita jangan pernah merasa sendiri, masih banyak negara lain yang bersama kita, berjuang membangun sistem agar menjadi lebih baik,&rdquo lanjut beliau.
Delegasi dari Rusia dipimpin oleh Tarasov Matvey, Head of the Department of Methodology of the Federal Treasury. Lima orang yang bersamanya adalah, Gurovich Andrey, Head of Adminitrative Department Semenova Ekaterina, Deputy Head of Financial Forecasting and Single Treasury Account Department Guralnikov Sergey, Head of Regional Treasury Department in Krasnodar Region Zaripov Marat, Head of Regional Treasury Department in Tatarstan dan Furgalsky Felix, Expert of Regional Treasury Department in Moscow Region.
Rombongan tersebut diterima oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan, Herry Purnomo didamping oleh Direktur Transformasi Perbendaharaan, Paruli Lubis, Direktur Sistem Manajemen Investasi, Anandy Wati, dan Direktur Pelasanaan Anggaran, Tri Buwono Tunggal serta beberapa pejabat eselon III di lingkungan kantor pusat Direktorat Jenderal Perebendaharaan. Selama sehari delegasi dari Rusia tersebut belajar bagaimana sistem perbendaharaan diterapkan di Indonesia, termasuk reformasi sistem perbendaharaan dan reformasi birokrasi yang telah berhasil dilaksanakan di negeri ini.
Untuk jalinan keakraban, Direktur Jenderal Perbendaharaan, Herry Purnomo, memberikan cenderamata kepada delegasi Rusia yang diterima langsung oleh pimpinan rombongan, Tarasov Matvey. Sebaliknya Tarasov Matney pun menyerahkan sebuah souvenir kepada Herry Punomo.
Dipilihnya Direktorat Jenderal Perbendaharaan sebagai tempat studi banding oleh pemerintah Rusia dalam pengelolaan keuangan negara tentu menjadi sebuah kebanggaan. Memberikan makna yang sangat dalam bagi perjalanan reformasi pada organisasi terbesar kedua di Kementerian Keuangan ini. &ldquoKita tidak sendirian, kita tidak tertinggal dari negara lain,&rdquo kata Herry Purnomo saat menginformasikan kedatangan tamu penting tersebut pada pembekalan pejabat eselon  III kemarin di Jakarta.
Oleh : Bambang Kismanto, Sugeng Wistriono dan Tino A. Prabowo &ndash Media Center Perbendaharaan









Seiring gerak organisasi yang cukup dinamis, pejabat eselon III diarahkan untuk mampu membagi waktu antara pelaksanaan tupoksi dengan perumusan pengembangan konsepsi organisasi yang sangat dinamis. &ldquoKita tidak boleh beku hanya melihat tupoksi, tapi kita juga harus kreatif bahwa nanti akan ada kebijakan dari pusat yang harus dilaksanakan, yang bisa saja belum terwadahi dalam tupoksi.&rdquo Ujar Herry Purnomo.
Selain itu, Direktorat PKN telah berupaya untuk melakukan peremajaan data referensi yang selanjutnya digunakan oleh sistem MPN. Salah satu sumber penting data referensi adalah data Kode Bank, Kode Cabang Bank, Nomor Rekening Kas Negara pada Bank/Pos Persepsi, kode Akun terkait penerimaan negara, dan data lainnya. Selanjutnya diperlukan pula update data yang kini berada pada KPPN-KPPN.
Selain itu, pada saat ini terdapat 101 satker dari berbagai kementerian/lembaga yang telah ditetapkan sebagai satker yang menerapkan PK BLU, dan adanya kemungkinan di masa mendatang akan semakin banyak lagi satker menerapkan PK BLU. Kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa kantor pusat khususnya Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU tidak dapat secara sendiri menangani keseluruhan tupoksinya karena cakupan layanan yang semakin luas. Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas, Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN perlu diberi peran yang lebih luas dalam rangka pembinaan mitra kerja satker BLU di wilayah masing-masing. Pembinaan yang akan dilaksanakan oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN mencakup peningkatan kinerja keuangan, penyusunan akuntansi dan pelaporan, serta pendampingan bagi satker yang sedang mempersiapkan untuk menjadi satker BLU.
Selain dihadiri oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan, acara buka bersama ini dihadiri para direktur, pejabat eselon 3, eselon 4 dan para pelaksana kantor pusat DJPBN. Sementara hadir sebagai penceramah adalah Ustadz H. Faisal Muhammad Ali Nurdin, Lc, MA, dosen Universitas Tazkiyah Bogor.
mensosialisasikan PP 53 (pengganti PP 30) mengenai Disiplin PNS kepada seluruh pegawai dan mensosialisasikan pembinaan KPPN kepada seluruh KPPN dilingkup wilayah kerjanya.
&rdquoKegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan media informasi menggunakan internet,&rdquo kata Muslih, Kasubbag Pengelolaan Basis Data dan Sarana Pengembangan, Bagian Pengembangan Pegawai, Sekretariat Ditjen Perbendaharaan saat melaporkan kegiatan lomba website, Senin, 23/8 lalu di Jakarta. &rdquoDi samping itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menstandarisasikan website Kanwil dan KPPN,&rdquo lanjutnya lagi.
Kanwil &ndash red) di daerah bisa lebih meningkat lagi kualitas pengelolaan maupun kuantitas beritanya,&rdquo kata Sahat M.T. Panggabean, Kepala Bagian Pengembangan Pegawai saat memberikan sambutan dalam pembukaan bimtek. &rdquoJangan sampai meng-update beritanya itu satu tahun sekali,&rdquo lanjutnya.  
Dalam ulasannya terhadap website KPPN Blitar yang memenangkan kompetisi ini, Romi mengatakan bahwa website KPPN Blitar memiliki desain yang interaktif. &ldquoDari segi konten, website KPPN Blitar kaya akan berita, dinamis dan penempatannya disajikan dengan prioritas yang sangat baik,&rdquo kata Romi Satria Wahono. &ldquoKonten yang ditawarkan pada halaman pertama sangat kaya namun tidak menghilangkan aspek user friendly pada navigasi,&rdquo sambungnya.

