Liputan Grand Launching Layanan Unggulan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kaltim
Samarinda, perbendaharaan.go.id - Sejak digulirkannya reformasi birokrasi di kementerian keuangan, Ditjen Perbendaharaan seolah tiada henti melakukan inovasi-inovasi di segala bidang terutama di bidang pelayanan. Layanan Unggulan Kanwil adalah salah satu inovasi terbaru yang diciptakan yang dilandasi semangat pengabdian untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Ditetapkannya Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu dari 20 Kanwil yang menjadi pilot project layanan unggulan adalah merupakan suatu kehormatan dan amanah yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Berbagai pembenahan telah dilakukan secara komprehensif terutama yang menyangkut aspek-aspek pelayanan, antara lain meliputi kesiapan pusat layanan, SDM, aplikasi layanan unggulan, hardware dan jaringan.
Sebagai bentuk pengukuhan, Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan menetapkan tanggal 6 Mei 2010 sebagai grand launching layanan unggulan Kanwil. Bagi Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Provinsi Kaltim sebenarnya upaya melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat telah dilakukan jauh-jauh hari sebelum ditetapkan sebagai kanwil layanan unggulan. Namun demikian, grand launching kanwil layanan unggulan adalah merupakan penegasan dan cara untuk memproklamirkan diri sebagai kanwil yang memiliki layanan yang prima dan lebih baik dari sebelumnya. Kanwil dengan konsep layanan unggulan diwujudkan dalam kecepatan, kepastian, transparan, kesederhanaan bisnis proses, dan tanpa biaya dalam layanan terkait dengan perbendaharaan negara adalah merupakan janji layanan yang diberikan kepada stakeholder.
Grand Launching Layanan Unggulan Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Timur, para Kepala Kanwil lingkup Kementerian Keuangan, para Kepala KPPN lingkup Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur, unsur Muspida Provinsi Kalimantan Timur, pihak Perbankan Pemerintah, dan para Kuasa Pengguna Anggaran/Satker lingkup Provinsi Kalimantan Timur.
Bertempat di Aula Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur, tepat pada tanggal 6 Mei 2010, acara grand launching kanwil layanan unggulan diawali dengan pembukaan dan pembacaan sambutan Menteri Keuangan yang dibacakan oleh Pjs. Kepala Kanwil DJPBN Provinsi Kalimantan Timur, Wiwieng Handayaningsih, dalam sambutannya Menteri Keuangan mengajak segenap jajaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk terus mengawal reformasi birokrasi dan melakukan inovasi-inovasi baru dalam hal pelayanan kepada masyarakat. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Gubernur Kalimantan Timur, H. Awang Farouk Ishak. Dalam sambutannya, Gubernur sangat mengapresiasi Kementerian Keuangan dalam melakukan reformasi birokrasi terutama dalam inovasi-inovasi di bidang pelayanan , “reformasi birokrasi kementerian keuangan telah on the right track dan menjadi teladan bagi instansi lain”, tegasnya.
Selepas memberikan sambutannya, tepat pukul 11.30 WITA Gubernur Kalimantan Timur meresmikan Kanwil DJPBN Provinsi Kalimantan Timur sebagai kanwil layanan unggulan yang ditandai dengan pemencetan tombol peresmian.
Pada kesempatan itu pula, Gubernur yang didampingi oleh Pjs. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kaltim beserta para tamu undangan berkenan untuk melakukan peninjauan langsung ke Pusat Layanan Kanwil. Beliau menyempatkan diri untuk mengisi buku tamu di pusat layanan yang berbasis elektronik, serta berdialog dengan petugas front office. Beliau sangat terkesan dengan kebersihan, bisnis proses serta sarana dan prasarana yang ada di pusat layanan kanwil, dan beliau sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan peran serta Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Provinsi Kaltim beserta jajarannya dalam pembangunan wilayah Kalimantan Timur.
Selepas peninjauan pusat layanan, acara grand launching kanwil layanan unggulan pada Kanwil DJPBN Provinsi Kalimantan Timur berakhir dan ditutup dengan acara ramah tamah dan makan siang bersama Gubernur beserta para tamu undangan, dan para pegawai Kanwil DJPBN Provinsi Kalimantan Timur. Semoga perubahan-perubahan yang dilakukan Direktorat Jenderal Perbendaharaan selalu mendapat ridho Tuhan YME.
Oleh : Meda Febriana A – Kontributor Samarinda











Sementara itu Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Propinsi Sumatera Selatan berpesan agar kepada KPA dalam proses pencairan dana APBN disesuaikan dengan perencanaan. “Agar tidak terjadi penumpukan pada akhir tahun anggaran,” pesannya. “Di samping itu, saya menghimbau supaya KPA melakukan pertanggungjawaban dengan baik dan tepat waktu dana APBN. Termasuk di dalamnya membuat Laporan Keuangan dan Rekonsiliasi Laporan SAI dengan SAU dalam mendukung penyusuanan LKPP Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” lanjut beliau.
Dalam acara yang berlangsung sederhana namun khidmat ini, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, S. Bambang Suroso menyampaikan sambutan Menteri Keuangan dalam acara Peresmian Layanan Unggulan Kanwil Ditjen Perbendaharaan. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa Ditjen Perbendaharaan sebagai pengelola APBN mempunyai peranan yang sangat strategis dalam meningkatkan kondisi perekonomian negara. Dengan demikian peningkatan kinerja yang disertai perubahan mindset adalah mutlak bagi seluruh jajaran Ditjen Perbendaharaan. Sasaran peningkatan kinerja tersebut adalah terwujudnya kehandalan sistem administrasi pendapatan negara, kelancaran penyaluran dana APBN yang didukung terlaksananya cash management yang optimal, serta diperolehnya laporan keuangan pemerintah dengan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).
Acara dilanjutkan dengan penekanan tombol secara bersama-sama oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Pimpinan Bank Indonesia Surabaya, Perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur, Kepala Biro Keuangan Pemprov Jawa Timur dan Kepala Bidang Keuangan Polda Jawa Timur sebagai simbol diresmikannya Layanan Unggulan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan satker memahami perlunya perencanaan penarikan dana, baik bulanan, minggunan maupun harian. Sehingga pemerintah dapat menyediakan dana yang cukup untuk keperluan satker. KPPN Wamena selama ini telah melakukan pembinaan satker secara rutin. “Mulai tahun 2010 ini mengalami perubahan format,” kata Junaedi, Kepala KPPN Wamena. “Untuk kegiatan yang bersifat penyampaian materi kebijakan, dilaksanakan dengan cara sosialisasi, sedang yang bersifat teknis melalui bimbingan teknis (bimtek),” lanjutnya. “Peserta untuk sosialisasi adalah para KPA dan bendahara, sementara untuk bimtek, ditujukan kepada operator yang menangani masalah keuangan,” terangnya lagi. Khusus untuk bimtek peserta dikelompokkan lagi berdasarkan maping/pemetaan kemampuan satker, agar proses pembelajaran bisa berjalan efektif and terjalin interaktif.
Materi yang disosialisasikan adalah: PMK 192/PMK.05/2009, Perdirjen-66/PB/2005, SAKPA2010, Bagan Akun Standar (BAS), GPP2010 dan Mekanisme Pencairan SP2D pada Bank Mitra Kerja KPPN Wamena. Acara yang digelar mulai pukul 09.00 sampai 17.00 itu berjalan lancar. Hampir seluruh peserta tetap bersemangat dan antusias mengikuti acara dari awal hingga akhir.
Untuk memudahkan satuan kerja dalam merencanakan penarikan dana, Ditjen Perbendaharaan meluncurkan aplikasi perencanaan kas yang diberi nama Aplikasi PERAN, medio tahun 2008.
mungkin ada tanpa perencanaan kas yang baik,” paparnya. “Perencanaan kas yang baik meliputi investasi atas idle cash dan operasional pemerintah,” lanjutnya.
Mengikuti semangat Kartini muda
Usia muda kantor percontohan, KPPN Semarang II sama seperti Kartini muda, mempunyai semangat dan berjuang terus meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada semua stakeholder. Tetap berada di barisan terdepan dalam program reformasi birokrasi Kementerian Keuangan.
Kepala Cabang PT Askes (Persero) Jember, Indah, sangat antusias dengan kegiatan bersama ini, dalam sambutannya beliau menyatakan kegiatan ini sekaligus sebagai media promotif bagi PT Askes (Persero) untuk menjelaskan pentingnya kesehatan bagi para peserta Askes dan bagaimana peserta bisa mendapatkan layanan kesehatan yang mudah dan murah.
Pembagian berbagai doorprize dari PT Askes (Persero) Cabang Jember bagi peserta Senam Sehat menjadi puncak acara dan closing yang sangat dinanti oleh para peserta senam.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Ferdinand Wenas, SH, MS, MM, memberikan apresiasi terhadap terobosan yang dilakukan pihak KPPN Tahuna. Beliau mengatakan, pendeklarasian SOP KPPN Percontohan ini sangat monumental karena KPPN Tahuna merupakan perintis dalam peningkatan pelayanan publik bagi semua instansi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan diharapkan hubungan kerja antara pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan KPPN Tahuna lebih bersinergi.

