- Nasional
- Dilihat: 3863
Kementerian Negara/ Lembaga, Pemerintah Daerah Dan Kementerian Keuangan Sepakati Upaya Perbaikan Laporan Keuangan
Liputan Penutupan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Tahun 2012
Jakarta, perbendaharaan.go.id &ndash Direktur Jenderal Perbendaharaan Agus Suprijanto secara resmi menutup kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan, Rabu (12/9), di Aula Mezanin Kementerian Keuangan. Setelah melalui pembahasan maraton baik di tingkat komisi maupun rapat pleno, Rakernas ini berhasil merumuskan rekomendasi-rekomendasi yang bersifat strategis dan teknis dalam upaya memperbaiki kualitas akuntansi dan laporan keuangan pemerintah.
Agus Suprijanto mengatakan, perlunya komitmen pimpinan di lingkungan kementerian negara/ lembaga, pemerintah daerah, dan kepemimpinan yang mengarahkan dengan baik dan konsisten (consistent leadership) dalam rangka pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel untuk mewujudkan dan meningkatkan laporan keuangan yang berkualitas. Agus juga menambahkan, &ldquoperlunya penyusunan rencana kerja secara jelas dengan target yang terarah dan terukur pada setiap tahapan dalam rangka pencapaian kualitas laporan keuangan yang baik.&rdquo
Sementara itu, Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2012 ini telah menghasilkan kesepakatan bersama antara Kementerian Negara/Lembaga dan Kementerian Keuangan. Berdasarkan pembahasan dan kajian terhadap realisasi anggaran belanja pemerintah, rendahnya penyerapan anggaran lebih banyak disebabkan oleh kurangnya kualitas penyusunan jadwal pelaksanaan kegiatan, kurangnya perhatian atasan langsung dan aparat pengawasan internal terhadap kualitas rencana penyerapan anggaran. Pada tahap penyusunan, rencana penyerapan anggaran belum dikaitkan dengan rencana pelaksanaan kegiatan dan pada tahap pelaksanaannya tidak dilakukan monitoring dan evaluasi antara rencana dan realisasinya.
Kesepakatan Rakernas juga mengingatkan kembali bahwa pejabat publik mendapat amanah dan kepercayaan dari masyarakat untuk menggunakan sumber daya publik dalam membangun bangsa. Oleh karena itu, pejabat publik dituntut untuk mengelola sumber daya tersebut secara transparan dan akuntabel serta memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan, sehingga Laporan Keuangan yang dihasil dapat dijadikan sebagai salah satu sarana dalam pengambilan keputusan. Para pejabat pengelolan keuangan diminta melakukan penyusunan, penyelesaian, dan monitoring pelaksanaan rencana tindak lanjut terhadap temuan pemeriksaan dan permasalahan yang ada, serta koordinasi dengan pihak terkait dalam pelaksanaan tindak lanjut tersebut.
Agus Suprijanto memotivasi para pengelola keuangan untuk dapat berbuat lebih baik lagi. &ldquoKita yakin bahwa beberapa rekomendasi tersebut di atas bila kita jalankan dengan serius akan membawa perbaikan yang signifikan dalam peningkatan kinerja pengelolaan keuangan pemerintah RI secara keseluruhan,&rdquo tegasnya.
 
Oleh: Novri dan Tino &ndash Media Center Ditjen Perbendaharaan








Ditjen Perbendaharaan kali ini membahas isu strategis terkini. Persiapan pembentukan KPPN Percontohan di seluruh unit KPPN di Indonesia menjadi salah satu agenda pembahasan. Agus Suprijanto mengharapkan hasil assessment dari beberapa wilayah telah memenuhi kriteria yang diinginkan. Dengan demikian, pemetaan SDM kedepan akan jauh lebih mudah.
Dikatakan Boediono pula pada tahun 1930-an Jerman merupakan negara yang demokratis akhirnya jatuh ketangan Hitler karena masalah keuangan negaranya amburadul. Penyebabnya waktu itu, kata Wapres, beban utang yang luar biasa karena pemerintahnya harus bayar kerugian akibat perang dunia I.
Serang, di kota ini ketua dharma wanita beserta rombongan menyempatkan mengunjungi Taman Kanak-Kanak (TK) Artha Kencana yang berada tepat dibelakang Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Serang. Setibanya rombongan di tempat ini langsung disambut oleh meriah oleh murid dan guru-guru TK Artha Kencana tersebut, pada kesempatan ini Ibu nining beserta rombongan memberikan bantuannya kepada TK yang telah berdiri sejak KPPN Serang didirikan dimana TK ini mempunyai jumlah murid 46 siswa dan 7 orang tenaga pengajar yang semuanya sudah senior. &ldquoBaru kali ini TK kami dikunjungi oleh dhama wanita pusat, terima kasih atas perhatian yang telah diberikan kepada kami&rdquo demikian yang dikutip dari sambutan ketua Yayasan TK Artha Kencana pada penerimaan rombongan Dharma Wanita.
Kemudian rombongan melanjutkan perjalanannya menuju Sekolah Kekhususan (SLB) Yayasan Pendidikan Padesan yang terletak Kabupaten Lebak tepatnya kecamatan Rangkasbitung. Ditempat ini Rombongan Dharma Wanita langsung disambut dengan meriah oleh siswa yang memiliki keterbatasan kemampuan dengan nyanyian dari alat musik angklung, para siswa begitu antusias dengan kedatangan rombongan dari Jakarta ini. Ketua Dharma Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan juga memberikan bantuannya melalui ketua yayasan sekolah tersebut untuk membantu kegiatan operasional sekolah tersebut. Dalam sambutannya ketua yayasan sekolah tersebut mengatakan bahwa baru kali ini sekolah kami dikunjungi oleh instansi pemerintah, apalagi pemerintah pusat. Besar harapan kami ini merupakan langkah awal untuk instansi yang lain agar dapat mengikuti seperti yang dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan. Pada kesempatan ini pula Ketua Yayasan memberikan kenang-kenanganya berupa replika menara Masjid Banten
Lama yang merupakan lambang dari Propinsi Banten, selain itu pada kesempatan ini para rombongan diajak berlatih berbicara dengan siswa sekolah tersebut menggunakan bahasa isyarat, sehingga para siswa merasa terhibur dengan kedatangan Dharma Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan.
Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan memberikan bingkisan yang didalamnya terdapat beberapa bahan makanan pokok yang diserahkan oleh Dharma Wanita Persatuan Ditjen Perbendaharaan kepada Seluruh Pegawai Honorer, Satpam, Supir dan Petugas Kebersihan dilingkungan Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan.
Direktorat SMI mengungkapkan, tujuan diadakannya FGD ini adalah untuk Menggali informasi terkait pelaksanaan kredit program skema subsidi bunga yang selama ini terjadi. Selain itu, Direktorat SMI bermksud menggali informasi permasalahan yang timbul dan penyebab kurang optimalnya pelaksanaan kredit program skema subsidi bunga. Dengan demikian, diharapkan masukan mengenai skema terbaik dalam pelaksanaan kredit program skema subsidi bunga ke depan bisa dicapai.
Kepala KPPN Palopo mengawali sambutannya dengan penjelasan tugas dan fungsi KPPN Palopo, &ldquoKPPN Palopo da-lam mengemban tugas melayanani satker-satker dari Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu Timur. Berkat kerja keras semua pihak, realisasi anggaran pada Semester I TA 2012 mencapai 45%. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, KPPN Palopo senantiasa berpedoman pada Nilai-Nilai Kementerian Keuangan&rdquo. Timo pun memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. &ldquoSaya berharap KPPN Palopo benar-benar siap menjadi KPPN Percontohan.&rdquo
Setelah itu, Timo mengadakan diskusi kepada para pegawai KPPN Parepare di Aula KPPN, dimulai dengan menyapa dan berkenalan satu persatu para pegawai, &rdquosaya ingin berkenalan satu persatu untuk mengetahui bidang tugas kalian selaku Pelayan Masyarakat yang berintegritas,&rdquo ucap Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI
Pada tahap Grand Final, peserta diuji kemampuannya untuk merancang bangun sebuah aplikasi dengan beberapa database, referensi, dan  parameter lainnya yang telah ditentukan. Jenis Aplikasi yang dapat pilih oleh peserta telah ditentukan oleh Tim Juri. Selanjutnya, Peserta mempersentasikan hasil karyanya dihadapan penguji. 

