Liputan Pembekalan Pegwai Lulusan Tugas Belajar Tahun 2012
Jakarta, perbendaharaan.go.id &ndash Sebanyak 80 orang pegawai Ditjen Perbendaharaan yang telah lulus dan menyelesaikan tugas belajar melalui program beasiswa akan kembali bertugas di lingkungan Ditjen Perbendaharaan. Pegawai tersebut sebanyak 33 orang lulusan S1 Dalam Negeri, 41 orang lulusan S2 Dalam Negeri, 1 orang lulusan S2 dual degree, 4 orang lulusan S2 Luar Negeri dan 1 orang S3 Luar Negeri.
Untuk mendapat informasi terkini mengenai perkembangan organisasi Ditjen Perbendaharaan dan mempersiapkan SDM lulusan program beasiswa Ditjen Perbendaharaan kembali ke dunia kerja, Ditjen Perbendaharaan memberikan pembekalan kepada para pegawai lulusan beasiswa internal Ditjen Perbendaharaan, sejak 17 s.d 19 September 2012 di Treasury Learning Center (TLC).
Menurut Kepala Subbagian Pengembangan Kompetensi Tonny W. Poernomo, kegiatan ini dilakukan untuk mempersiapkan SDM lulusan program beasiswa Ditjen Perbendaharaan kembali ke dunia kerja. Menurutnya, para pegawai lulusan tugas belasar perlu beradaptasi kembali dengan perkembangan organisasi saat ini.. Hal itu disebabkan dunia kerja memiliki banyak perbedaan baik dari sisi lingkungan, kebiasaan, dan etos kerja yang cukup signifikan.
Sementara itu, Plt. Kepala bagian Pengembangan Pegawai Ludiro menyampaikan, para pegawai lulusan tugas belajar seyogyanya mempunyai komitmen untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan dalam dunia kerja, sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap penyelesaian permasalahan yang ada di dalam organisasi Ditjen Perbendaharaan. Ia menambahkan, bahwa tentu saja hal itu bisa terlaksana jika para pegawai mempunyai komitmen dan integritas yang tinggi terhadap Ditjen Perbendaharaan.
Kegiatan tersebut menyajikan materi pembahasan seputar perkembangan tugas pokok dan fungsi Ditjen Perbendaharaan. Masing-masing Direktorat lingkup Ditjen Perbendaharaan menyampaikan isu terbaru kepada para lulusan tugas belajar.
Selain materi teknis pekerjaan, para lulusan tugas belajar juga mendapat materi capacity building.   Materi tersebut dikemas secara outdor activity melalui permainan-permainan.
Oleh: Novri H.S. Tanjung &ndash Media Center Ditjen Perbendaharaan










Menghadapi penilaiaan KPPN Sidoarjo telah mempersiapan berbagai macam inovasi antara lain Forum Kerjasama Kemitraan (FKK), Kartu Konfirmasi Kebenaran Setoran Penerimaan Negara (K3SPN). &ldquoJuga dalam kesehariannya para pegawai menerapkan formula pelayanan 7s, Senyum, salam, sapa, sigap, sopan, santun dan sukses&rdquo kata kepala KPPN Sidoarjo Sidrojul Munir dalam presentasinya. 





Proses penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Tata Cara Pelaksanaan APBN yang telah berlangsung sejak tahun 2005,kini telah memasuki tahap akhir dan diharapkan peraturan itu dapat diundangkan menjadi peraturan pemerintah pada akhir tahun ini.
Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo Rina Robiati menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini bertujuan untuk memberikan reward atas keberhasilan dan usaha yang telah dijalankan oleh masing-masing instansi pemerintah baik Instansi Vertikal maupun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam pelaksanaan dan pertanggungjawaban APBN. &ldquoKami berharap penyelenggaraan Treasury Awards Tahun 2012 ini dapat memperbaharui semangat dan komitmen para penyelenggara keuangan Negara di semua satker Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk terus melakukan usaha peningkatan transparansi dan akuntabilitas di bidang pengelolaan keuangan negara melalui akuntansi dan pelaporan keuangan,&rdquo ungkapnya.
Salah satu kategori khusus yang baru diberikan di tahun ini adalah penyerapan anggaran Semester I Tahun Anggaran 2012. Penghargaan untuk kategori ini diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan semangat satker dalam mengelola APBN sehingga anggaran yang dikelolanya dapat terserap dengan baik dan dapat dengan cepat dirasakan multiplier effect-nya oleh masyarakat.
Bolango, Djadid Al Katiri dalam sambutannya, &ldquoSaya sangat yakin metode penilaian yang dilakukan tim penilai benar-benar obyektif dan akurat&rdquo. &ldquoIni terbukti, selain mendapat Treasury Award Tahun 2012 sebagai terbaik pertama kategori pelaporan keuangan Semester I TA 2012 dan terbaik kedua kategori pelaporan keuangan TA 2011 untuk UAPPA-W instansi vertikal, BP DAS Bone Bolango juga meraih peringkat pertama Laporan Keuangan Terbaik se-Kementerian Kehutanan&rdquo, tegas beliau. Pernyataan Kepala BP DAS Bone Bolango tersebut semakin meningkatkan kepercayaan para undangan yang hadir terhadap metode penilaian tim penilai Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo.
hun 2012 secara sukses mampu menghadirkan konsep baru yang belum pernah terbayangkan sebelumnya, sehingga menginspirasi para anggota panitia lainnya untuk mengusulkan berbagai ide dan gagasan yang patut dipertimbangkan mengenai gambaran konsep acara untuk tahun-tahun berikutnya. 
Berdasarkan pengamatan terhadap proses restrukturisasi pinjaman berdasarkan PMK No.120/PMK.05/2008 masih ditemukan banyak kendala dalam penyelesaian pinjaman tersebut yang mengakibatkan progress restrukturisasi utang PDAM berjalan lambat. Untuk itu, telah dilakukan perubahan regulasi/peraturan untuk penyelesaian piutang negara PDAM maupun Pemerintah Daerah dengan diterbitkannya PMK No.114/PMK.05/2012. Secara garis besar perubahan pada PMK No.114/PMK.05/2012 antara lain mencakup hal-hal sebagai berikut: penyederhanaan proses restrukturisasi utang PDAM, perampingan struktur komite restrukturisasi utang PDAM, bersifat wajib bagi PDAM yang sampai saat ini masih memiliki tunggakan, penyelesaian utang PDAM yang sebelumnya tidak dapat terjaring melalui PMK sebelumnya dan penyesuaian dengan kondisi terkini.
rsebut kemudian dilanjutkan dengan penyampain materi oleh para nara sumber yaitu Noor Faisal Achmad, SE.Ak. Msc, PhD, kasubdit pelaksanaan penerusan pinjaman dan pemberian pinjaman daerah Dit. SMI yang memaparkan tentang substansi PMK No.114/PMK.05/2012. Kemudian, Materi selanjutnya disampaikan oleh Noviansyah dari Ditjen Kekayaan Negara yang memaparkan tentang pengeloloaan piutang negara, I Nyoman Satriana, Ak.MM Direktur Pengawasan BUMD BPKP yang memaparkan tentang penilaian kinerja dan kesehatan PDAM dan diakhiri oleh penyampaian materi tentang penyusunan Business Plan oleh Ir.Joko Nursito, MM.MP Kasubdit Investasi Dit.Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.
Dari 42,2 % total penyerapan anggaran Satker/SKPD di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, penyerapan terbesar adalah belanja bantuan sosial mencapai 71,1%, belanja barang sebesar 22,6%, dan belanja modal sebesar 6,3% sebagaimana terlihat pada grafik berikut ini :
rkait dengan adanya Dana Keistimewaan yang akan diterima oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai konsekuensi logis telah disahkannya Undang Undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rapat paripurna DPR R.I. pada hari Kamis tanggal 30 Agustus 2012.
&ldquoJadi saya mengharapkan bagi para pegawai yang belum memenuhi standar kompetensi yang telah ditentukan, tidak perlu cemas, tetap bekerja sesuai dengan posisinya dan harap untuk lebih mempersiapkan diri lagi untuk mengikuti assessment ulang&rdquo, papar Tata menjelaskan lebih rinci.
Pada acara tersebut para pegawai yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan sharing mengenai pekerjaan sehari-hari dan lingkup tata organisasi dengan moderator langsung Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat.
gus saat tiba dilokasi.
Untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan, sementara pelayanan KPPN Rangkasbitung dipindahkan ke aula. Sebagian dokumen yang basah karena tekena dampak bencana terpaksa dijemur. 

