Kotabumi (Lampost.co)--Penyaluran Dana Desa di wilayah kerja KPPN Kotabumi sampai akhir Mei 2023 ini menunjukkan pertumbuhan positif 3,44% yoy dan telah terealisasi sebesar Rp265,7 miliar atau 38,31% dari total pagu anggaran Rp693,6 miliar.
Kepala KPPN Kotabumi Muhammad Syaifuddin Luthfi mengatakan beberapa faktor pendukung angka pertumbuhan dan peningkatan kinerja anggaran tersebut dipengaruhi adanya percepatan penyaluran melalui akselerasi realisasi penggunaan Dana Desa tahap sebelumnya. Juga pemenuhan dokumen persyaratan penyaluran oleh Pemda.
Ia menyebutkan kinerja anggaran tertinggi pada realisasi Dana Desa terdapat pada Kabupaten Tulangbawang Barat dengan prosentase realisasi sebesar 45,07% atau Rp37,5 miliar dan tumbuh 4,99% yoy, pada Kabupaten Mesuji realisasi telah mencapai 41,83% atau sebesar Rp36,9 miliar dengan angka pertumbuhan signifikan yaitu 15,17% yoy. Kabupaten Lampung Utara telah terealisasi sebesar Rp81,4 miliar atau 40,68% mengalami kontraksi pertumbuhan 2,75% yoy. Selanjutnya pada Kabupaten Way Kanan telah terealisasi 34,67% atau Rp66,7 miliar tumbuh 8,69% yoy, dan pada Kabupaten Tulangbawang terealisasi 33,29% atau sebesar Rp43,1 miliar juga mengalami kontraksi pertumbuhan hingga 1,93%.
Dana Desa yang disalurkan terdiri dari Dana Desa Reguler (Non-BLT) dan Dana Desa dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dana Desa Non BLT telah disalurkan kepada 797 Desa dari 5 Kabupaten pada Tahap I dengan nilai Rp210,3 miliar dan 148 Desa dari 3
kabupaten dengan nilai Rp28,5 miliar di Tahap II.
Selanjutnya, kata Luthfi, untuk penyaluran BLT Dana Desa pada Triwulan I telah tersalurkan kepada 797 desa dari 5 Kabupaten kepada 78.513 Keluarga Penerima Manfaat sebesar Rp23,5 miliar, dan 148 Desa dari 2 Kabupaten kepada 11.007 Keluarga Penerima Manfaat sebesar Rp3,3 miliar pada Triwulan II.
Secara total jumlah desa penerima penyaluran pada wilayah Kerja KPPN Kotabumi dari 5 Kabupaten Mitra Kerja berjumlah 798 Desa, dengan rincian pada Kabupaten Lampung Utara sebanyak 232 desa, Kabupaten Tulangbawang 147 desa, Kabupaten Way Kanan 221 desa, Kabupaten Mesuji 105 desa, dan Kabupaten Tulangbawang Barat 93 desa.
Berdasarkan penetapan status desa tahun 2023 oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,dan Transmigrasi, untuk desa di wilayah kerja KPPN Kotabumi, terdapat 16 desa dengan status tertinggal, 571 desa dengan status berkembang, dan terdapat 196 desa maju. Desa dengan predikat status sebagai desa mandiri berjumlah 15 desa, yaitu 4 desa di Kabupaten Tulangbawang, 1 desa di Kabupaten Tulangbawang Barat, dan 10 desa di Kabupaten Way Kanan. (*)
Kontributor : Senopati Al Islami
Sumber : https://m.lampost.co/amp/kinerja-anggaran-dana-desa-kppn-kotabumi-tumbuh-3-44-yoy.html










Kegiatan dibuka oleh MC, Sdri. Rima Selma Indrianti dan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Bapak Senopati Al Islami dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta. Pada kesempatan tersebut Bapak M.S. Luthfi selaku Kepala KPPN Kotabumi menyampaikan sambutan. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada para KPA mitra kerja yang telah berkenan hadir untuk mengikuti kegiatan Workshop Evaluasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2022, Sosialisasi Zero Retur dan dan Langkah-Langkah Strategis Pelaksanaan Anggaran 2023. Dalam sambutannya Bapak M.S Lutfi menyampaikan Belanja Pemerintah Pusat pada APBN Tahun 2022 yang mencapai Rp728 Milyar dari total pagu Rp2,33 Triliun dana APBN yang dikelola oleh KPPN kotabumi terdiri dari Rp422 Milyar Belanja Pegawai, 257 Belanja Barang dan 49 Milyar Belanja Modal, yang telah mencapai realisasi 97,50% dengan angka pertumbuhan 8,80%. Realisasi Belanja Pemerintah Pusat perjenis belanja masing masing telah mencapai prosentase 98,88%, untuk Belanja Pegawai, 94,51% untuk Belanja Barang dan 98,30% untuk Belanja Modal dengan total SP2D yang diterbitkan sebanyak 14.899 SP2D.











